Najamudin Petta Solong
Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesesuaian Indikator dan Kompetensi Dasar Bahasa Arab KMA 183 Muhammad Jundi; Najamudin Petta Solong
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 1 (2021): Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.254 KB) | DOI: 10.30997/tjpba.v2i1.3642

Abstract

Munculnya KMA 183 dan penerapannya pada tahun ajaran 2020/2021 membawa banyak hal yang baru dan berbeda. Maka, madrasah yang dalam hal ini guru harus melakukan penyesuaian dalam hal perangkat pembelajaran PAI dan bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dokumentasi. Dokumen-dokumen berupa RPP dan perangkat pembelajaran lainnya ditelaah dan bandingkan dengan isi KMA 183. Ditemukan bahwa guru bahasa Arab dalam mengembangkan indikator dari kompetensi dasar yang ada belum maksimal. Terlihat dari belum sesuainya indikator dengan kompetensi dasar yang berada pada tingkat berpikir C4. Guru masih menggunakan kata kerja operasional yang tidak relevan dengan kompetensi dasar yang ada. Diharapkan kedepannya lebih banyak lagi sosialisasi kepada guru dalam hal penyusunan perangkat pembelajaran khususnya dalam pengembangan indikator pembelajaran.
Krisis Pembelajaran Bermakna dan Integratif terhadap Penghayatan Nilai-Nilai Keagamaan Peserta Didik di MTs N 1 Banggai Mohammad Ariswara Rai Djafar; Najamudin Petta Solong; Munira Munira; Fatimah Djafar
An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2026): May 2026
Publisher : An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/jeis.v1i3.92

Abstract

The digital transition at MTs N 1 Banggai has fundamentally altered student learning behaviors, leading to a "meaningful learning crisis" where instant information retrieval replaces deep spiritual reflection. This research explores the underlying factors of this crisis, specifically focusing on how digital culture hinders the internalisation of religious values. Utilizing a qualitative phenomenological design, the study gathered insights from teachers, students, and parents through interviews and direct observations. The findings indicate a significant mismatch between traditional, lecture-based teaching methods and the fast-paced, multitasking habits of modern students. Evidence from school records further reveals that instructional planning prioritizes cognitive mastery over moral-digital ethics, resulting in students practicing religious values only superficially. Consequently, the study advocates for a pedagogical shift toward reflective and contextual PAI models that bridge the gap between religious teachings and daily digital interactions.   Keywords: Meaningful and Integrative Learning, Internalization of Student Religious Values, Digital Learning Culture