Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementasi Metode Edukasi E Learning dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Kesehatan di Masa Pandemi Mohammad Arifin Noor; Suyanto Suyanto; Retno Setyawati; Dwi Nur Aini
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.738

Abstract

Adanya pandemi covid 19 menyebabkan perubahan dalam dunia terutama dalam hal penyebaran informasi kepada masyarakat. Khususnya adalah perubahan metode edukasi dimana dimasa pandemi, pembatasan orang berkumpul. Adanya pembatasan tersebut menyebabkan metode edukasi yang digunakan juga akan berubah. Perubahan ini tentunya bertujuan untuk mengurangi resiko tertular juga untuk memastikan bahwa tujuan edukasi tetap tersampaikan. Perubahan metode ini merupakan hal yang baru dan perlu adanya sosialisasi dan pelatihan. Metode edukasi dimaa pandemic yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku kesehatan tidak bisa dilepaskan dengan sistem informasi dan teknologi (e-learning). Tujuan dari PKM ini adalah agar setiap peserta kegiatan (anggota karang taruna di RW VII) dapat meningkatkan kemampuan dalam menggunakan metode edukasi yang dilakukan di RW VII Kelurahan Wonolopo Mijen Semarang. Hasil akhir dari program ini yaitu meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan anggota karang taruna RW VII dalam melakukan menggunakan berbagai metode edukasi untuk peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku di masa pandemi ini.
Implementasi Metode Edukasi E Learning dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Kesehatan di Masa Pandemi Mohammad Arifin Noor; Suyanto Suyanto; Retno Setyawati; Dwi Nur Aini
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.738

Abstract

Adanya pandemi covid 19 menyebabkan perubahan dalam dunia terutama dalam hal penyebaran informasi kepada masyarakat. Khususnya adalah perubahan metode edukasi dimana dimasa pandemi, pembatasan orang berkumpul. Adanya pembatasan tersebut menyebabkan metode edukasi yang digunakan juga akan berubah. Perubahan ini tentunya bertujuan untuk mengurangi resiko tertular juga untuk memastikan bahwa tujuan edukasi tetap tersampaikan. Perubahan metode ini merupakan hal yang baru dan perlu adanya sosialisasi dan pelatihan. Metode edukasi dimaa pandemic yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku kesehatan tidak bisa dilepaskan dengan sistem informasi dan teknologi (e-learning). Tujuan dari PKM ini adalah agar setiap peserta kegiatan (anggota karang taruna di RW VII) dapat meningkatkan kemampuan dalam menggunakan metode edukasi yang dilakukan di RW VII Kelurahan Wonolopo Mijen Semarang. Hasil akhir dari program ini yaitu meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan anggota karang taruna RW VII dalam melakukan menggunakan berbagai metode edukasi untuk peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku di masa pandemi ini.
Edukasi dan Pendampingan Pertolongan Pertama Luka Bakar dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Mohammad Arifin Noor; Dwi Nur Aini; Marlin Eppang; Viyan Septiyana Achmad; Retno Setyawati
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Burn injuries are among the most common injuries occurring in households and workplaces and may lead to serious complications if not treated properly. Limited public knowledge regarding first aid for burns often results in inappropriate treatment that worsens the victim’s condition. This community service program aimed to improve community knowledge and skills regarding burn first aid through health education activities. The implementation methods included preliminary surveys, health counseling, first aid demonstrations, practical simulations, and evaluations using pre-test and post-test methods. The target participants were 30 community members in the assisted area. The results showed an increase in community knowledge, with the average pre-test score rising from 56 to 86 in the post-test. Participants were also able to correctly perform burn first aid procedures according to health standards. Burn first aid education has proven effective in improving community preparedness and safety in handling simple emergency situations in daily life. Keywords: Burn Injury, First Aid, Health Education, Community Safety, Community Service ABSTRAK Luka bakar merupakan salah satu cedera yang sering terjadi di lingkungan rumah tangga maupun tempat kerja dan dapat menyebabkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan tepat. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pertolongan pertama luka bakar sering mengakibatkan penanganan yang salah sehingga memperburuk kondisi korban. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pertolongan pertama luka bakar melalui edukasi kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, penyuluhan, demonstrasi pertolongan pertama, simulasi praktik, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah masyarakat umum di wilayah binaan dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dengan rata-rata skor pre-test sebesar 56 menjadi 86 pada post-test. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan langkah pertolongan pertama luka bakar dengan benar sesuai prosedur kesehatan. Edukasi pertolongan pertama luka bakar terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan sederhana di lingkungan sehari-hari. Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Luka Bakar, Pertolongan Pertama, Keselamatan Masyarakat, Pengabdian Masyarakat PEND
Hubungan Resiliensi dengan Kualitas Hidup pada Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Maitsa Novia Ramandhani; Retno Setyawati; Erna Melastuti
Journal of Health, Medical, and Psychological Studies Vol 1 No 3 (2026): April: Sanitas: Journal of Health, Medical, and Psychological Studies
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/jtrkgr34

Abstract

This study examines the relationship from resilience also qualities of life among breast cancer clients undergoing chemotherapy at Sultan Agung Islamic Hospital, Semarang. A quantitative cross-sectional design was included to 67 patients selected from accidental sample. Resilience was measured by Connor–Davidson Resilience Scale, while qualities of life was assessed using by EORTC QLQ-C30 instrument. Univariate analysis demonstrated that most patients exhibited moderate levels of resilience and quality of life. Bivariate analysis using Somers’ d revealed a strong and statistically significant also positive association from resilience then qualities of life (r = 0.629; p = 0.001). These shows indicate the higher resilience is consistently associated with better multidimensional quality of life during chemotherapy. The answers supporting the theoretical proposition that resilience functions as a central adaptive resource that modulates psychological distress, social functioning, and perceived health status. This study highlights the importance of integrating resilience-oriented psychosocial interventions into routine oncology care. Strengthening resilience is therefore essential not only for improving subjective well-being but also for optimizing comprehensive treatment outcomes in breast cancer clients undergoing long-term chemotherapy.
Edukasi Pencegahan Dan Penanganan Kegawatdaruratan Pada Penyakit Kronis Mohammad Arifin Noor; Retno Setyawati; Dwi Nur Aini
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i1.986

Abstract

Chronic diseases such as diabetes mellitus, hypertension, heart disease, and asthma require long-term management and vigilance against emergencies that can threaten the patient's safety. Lack of public knowledge regarding the prevention and management of emergencies in chronic diseases often leads to delayed treatment and an increased risk of complications. This Community Service activity aims to improve the community's knowledge and skills in preventing and managing emergencies in chronic diseases. Implementation methods included health education, demonstrations of simple emergency management, interactive discussions, and pre- and post-test evaluations. The results of the activity demonstrated increased public knowledge and preparedness in recognizing danger signs and taking initial emergency measures. This activity is expected to improve the safety and quality of life of people with chronic diseases.