Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN BENCANA GEMPA BUMI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMK KARYA BANGSA KOTA TANGERANG Viyan Septiyana Achmad
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 7 No 2 (2020): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v7i2.248

Abstract

Dampak bencana telah mengakibatkan banyak orang mengalami kesusahan, dan kesedihan sehingga perlu adanya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana secara psikologis dan kaitannya dengan aktivitas keseharian didalam maupun diluar rumah. Pengetahuan tentang bencana perlu dipersiapkan sejak dini kepada masyarakat yang berisiko bencana untuk menghindari atau memperkecil resiko bencana dengan salah satu upaya melalui mitigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan bencana gempa bumi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa SMK Karya Bangsa Kota Tangerang. Metode yang digunakan yaitu quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest with control group dengan sampel sebanyak 50 orang yang diambil dengan secara purposive sampling. Hasil penelitian yaitu terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap responden sebelum dan sesudah diberikan pendidikan bencana gempa bumi. Disarankan untuk institusi perlu mengadakan pengembangan kompetensi siswa melalui pemberian pelajaran muatan lokal kegawatdaruratan bencana, kegiatan seminar dan pelatihan khusus tentang simulasi bencana gempa bumi. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian dalam bentuk desain, populasi dan sampel yang berbeda.
Kesejahteraan Mental Perawat di Ruang Gawat Darurat: Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Stres dan Kepuasan Kerja Henry A Ruagady; Jukarnain Jukarnain; Rosmini Rasmin; Viyan Septiyana Achmad; Moh. Nisar Sy Abd Azis; Rezqiqah Aulia Rahmat
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2464

Abstract

Perawat di ruang gawat darurat (IGD) menghadapi tekanan kerja tinggi yang dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat stres dan kepuasan kerja perawat IGD. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 72 perawat IGD di tiga rumah sakit tipe B di Indonesia. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner DASS-21 untuk menilai stres dan Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ) untuk menilai kepuasan kerja. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa beban kerja, dukungan sosial, pengalaman kerja, dan manajemen konflik secara signifikan memengaruhi stres (p<0,05), sedangkan kepuasan kerja dipengaruhi oleh penghargaan, pengembangan karier, dan kepemimpinan. Kesimpulannya, intervensi berbasis kesejahteraan psikologis yang mencakup dukungan sosial dan pengelolaan beban kerja penting untuk diterapkan guna menjaga kesehatan mental perawat IGD.
Efektivitas Tele-Nursing dalam Manajemen Nyeri Pasien Pasca Operasi Bedah Abdomen Serly Sani Mahoklory; Ulul Asmy; Lili amaliah; Viyan Septiyana Achmad; Noyumala
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7243

Abstract

Nyeri merupakan salah satu masalah utama yang dialami pasien pasca operasi bedah abdomen. Manajemen nyeri yang tidak optimal dapat berdampak pada proses penyembuhan dan kualitas hidup pasien. Perkembangan teknologi kesehatan memberikan peluang penerapan tele-nursing sebagai alternatif intervensi keperawatan dalam memantau, mengedukasi, dan mendukung pasien dari jarak jauh. Mengetahui efektivitas tele-nursing dalam manajemen nyeri pada pasien pasca operasi bedah abdomen. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 40 pasien pasca operasi bedah abdomen yang dibagi menjadi kelompok intervensi (tele-nursing) dan kontrol (perawatan konvensional). Instrumen pengukuran menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan dengan uji t-test berpasangan dan independent t-test. Rata-rata skor nyeri pada kelompok intervensi sebelum tele-nursing adalah 6,8 (kategori nyeri sedang–berat), menurun menjadi 3,2 setelah intervensi. Pada kelompok kontrol, penurunan nyeri hanya dari 6,9 menjadi 5,4. Uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05). Tele-nursing efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pasien pasca operasi bedah abdomen dibandingkan dengan perawatan konvensional.
Edukasi dan Pendampingan Pertolongan Pertama Luka Bakar dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Mohammad Arifin Noor; Dwi Nur Aini; Marlin Eppang; Viyan Septiyana Achmad; Retno Setyawati
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Burn injuries are among the most common injuries occurring in households and workplaces and may lead to serious complications if not treated properly. Limited public knowledge regarding first aid for burns often results in inappropriate treatment that worsens the victim’s condition. This community service program aimed to improve community knowledge and skills regarding burn first aid through health education activities. The implementation methods included preliminary surveys, health counseling, first aid demonstrations, practical simulations, and evaluations using pre-test and post-test methods. The target participants were 30 community members in the assisted area. The results showed an increase in community knowledge, with the average pre-test score rising from 56 to 86 in the post-test. Participants were also able to correctly perform burn first aid procedures according to health standards. Burn first aid education has proven effective in improving community preparedness and safety in handling simple emergency situations in daily life. Keywords: Burn Injury, First Aid, Health Education, Community Safety, Community Service ABSTRAK Luka bakar merupakan salah satu cedera yang sering terjadi di lingkungan rumah tangga maupun tempat kerja dan dapat menyebabkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan tepat. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pertolongan pertama luka bakar sering mengakibatkan penanganan yang salah sehingga memperburuk kondisi korban. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pertolongan pertama luka bakar melalui edukasi kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, penyuluhan, demonstrasi pertolongan pertama, simulasi praktik, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah masyarakat umum di wilayah binaan dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dengan rata-rata skor pre-test sebesar 56 menjadi 86 pada post-test. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan langkah pertolongan pertama luka bakar dengan benar sesuai prosedur kesehatan. Edukasi pertolongan pertama luka bakar terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan sederhana di lingkungan sehari-hari. Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Luka Bakar, Pertolongan Pertama, Keselamatan Masyarakat, Pengabdian Masyarakat PEND