Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Bimbingan Teknis Perancangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Edutaimen pada Pembelajaran Tematik untuk Siswa Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid 19 Eliana Yunitha Seran; Gabriel Serani; Imanuel Sairo Awang
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.741

Abstract

Keberhasilan proses pembelajaran salah satunya ditentukan dengan penggunaan media pembelajaran yang sesuai. Penggunaan media pembelajaran dapat membantu meningkatkan pemahaman dan daya serap siswa terhadap materi pelajaran yang dipelajari. Selain itu, penggunaan media pembelajaran sangat mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh seperti yang dilakukan pada masa pandemi COVID-19 sekarang ini. Kegiatan belajar dari rumah mensyaratkan penggunaan media pembelajaran yang dapat menghibur dan dikemas dengan suasana yang menyenangkan. Media berbasis edutainmen ini dapat dikembangkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran dari rumah. Kegiatan ini melibatkan 60 peserta yang terdiri dari guru SD Negeri 1 Rawak Hulu dan mahasiswa perserta PLP/KKM STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Adapun proses dilaksanakan melalui enam (6) tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, tugas mandiri, evaluasi, perbaikan, dan publikasi. Hasil kegiatan bimbingan bimtek menunjukkan kegitan bimbingan teknis berjalan dengan menyenangkan serta menghasilkan video media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mendidik siswa serta dapat diakses secara luas dari rumah masing-masing.
SOSIALISASI SEKOLAH DASAR TV SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MASA PANDEMI COVID-19 DI SDN 1 RAWAK Imanuel Sairo Awang; Eliana Yunitha Seran; Gabriel Serani
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 2 (2022): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.129 KB) | DOI: 10.31932/jppm.v1i2.2030

Abstract

Based on a letter from the Ministry of Education and Culture (Kemendikbud) concerning Guidelines for Implementing Learning from Home in the Emergency Period of the Spread of Covid-19, it is explained that the purpose of implementing Belajar Dari Rumah  (BDR) is to ensure the fulfillment of students' rights to obtain education services during an emergency Covid-19. Therefore, the local authorities through the dinas pendidikan adopted a separate policy in the form of limited face to face learning. Implementation of BDR by holding a face to face learning process faces challenges in terms of providing interesting and fun learning resources. One that can be applied is to develop learning media that are interesting and fun and can be reached both online and offline. Various interactive learning media are available in various forms, one of which is already available on the Sekolah Dasar TV on youtube platform page. With the presence of Sekolah Dasar TV through the youtube page, it is hoped that it will be able to produce learning interactions like in the classroom.Key words: media, pandemic.
Analisis Keterampilan Guru dalam Mengadakan Variasi Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19 Kelas V SDN 12 Sepan Mengaret asni liani; Eliana Yunitha Seran; Muhammad Rian Subekti
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.54 KB) | DOI: 10.57251/ped.v1i2.131

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keingintahuan peneliti untuk melihat sejauh mana penggunaan variasi mengajar guru disekolah dasar negeri 12 sepan mengaret khususnya di kelas V. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui keterampilan guru dalam mengadakan variasi pembelajaran dikelas V SD Negeri 12 sepan mengaret. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pertama, keterampilan guru mengadakan variasi pembelajaran masa pandemi covid-19 kelas V SDN 12 sepan mengaret, Kedua, Respon siswa dalam variasi pembelajaran masa pandemi covid-19 kelas V SD Negeri 12 Sepan Mengaret siswa terhadap variasi mengajar. Ketiga, kendala yang dihadapi guru menerapkan variasi pemebelajaran masa pandemi covid-19 kelas V SD Negeri 12 Sepan Mengaret guru mengalami kendala pada komponen penggunaan media dan bahan ajar yang kurang merata ditiap kelas. Saran kepada guru khususnya kepada wali kelas V serta kepada guru-guru lainya untuk tetap menggunakan variasi media didalam mengajar.
Bimbingan Teknis Perancangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Edutaimen pada Pembelajaran Tematik untuk Siswa Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid 19 Eliana Yunitha Seran; Gabriel Serani; Imanuel Sairo Awang
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.741

Abstract

Keberhasilan proses pembelajaran salah satunya ditentukan dengan penggunaan media pembelajaran yang sesuai. Penggunaan media pembelajaran dapat membantu meningkatkan pemahaman dan daya serap siswa terhadap materi pelajaran yang dipelajari. Selain itu, penggunaan media pembelajaran sangat mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh seperti yang dilakukan pada masa pandemi COVID-19 sekarang ini. Kegiatan belajar dari rumah mensyaratkan penggunaan media pembelajaran yang dapat menghibur dan dikemas dengan suasana yang menyenangkan. Media berbasis edutainmen ini dapat dikembangkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran dari rumah. Kegiatan ini melibatkan 60 peserta yang terdiri dari guru SD Negeri 1 Rawak Hulu dan mahasiswa perserta PLP/KKM STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Adapun proses dilaksanakan melalui enam (6) tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, tugas mandiri, evaluasi, perbaikan, dan publikasi. Hasil kegiatan bimbingan bimtek menunjukkan kegitan bimbingan teknis berjalan dengan menyenangkan serta menghasilkan video media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mendidik siswa serta dapat diakses secara luas dari rumah masing-masing.
PEMANFATAAN SAMPAH PLASTIK KANTIN SEKOLAH MENJADI KERAJINAN TANGAN KEYCHAIN PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SILAT HILIR Eliana Yunitha Seran; Imanuel Sairo Awang; Adriana Gandasari; Thomas Joni Verawanto Aristo
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 2 (2025): Edisi Nopember
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v4i2.5700

Abstract

AbstractThis community service activity aims to utilize plastic waste from school canteens as the primary material for creating handcrafted keychains by elementary school students in Silat Hilir District. Plastic waste is one of the most commonly produced and non-biodegradable types of waste; therefore, creative efforts are needed to reduce its negative impact on the environment. This activity was designed as both an environmental education program and a skills-training initiative for students through a simple recycling process. The method used involved practical (hands-on) activities and demonstrations, in which students directly participated in collecting plastic waste, cleaning, cutting, designing, and assembling the keychains. This community service program was carried out at SD Negeri 1 Silat Hilir and SD Negeri 2 Silat Hilir with a total of 48 fifth-grade students. The results showed that students were able to produce various attractive and usable keychain designs. Additionally, the activity had positive impacts, including increased creativity, environmental awareness, and the ability to work collaboratively in groups. Thus, the utilization of school canteen plastic waste into handcrafted keychains not only contributes to waste reduction but also plays a role in developing the character and skills of elementary school students.Keywords : plastic waste, handicrafts, keychain, recycling, elementary school students Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah plastik yang berasal dari kantin sekolah sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan tangan berupa keychain (gantungan kunci) oleh siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Silat Hilir. Sampah plastik merupakan salah satu jenis limbah yang paling banyak dihasilkan dan sulit terurai, sehingga diperlukan upaya kreatif untuk mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk edukasi lingkungan sekaligus pelatihan keterampilan bagi siswa melalui proses daur ulang sederhana. Metode yang digunakan adalah pendekatan praktikum (praktik langsung) dan demonstrasi, di mana siswa dilibatkan langsung dalam pengumpulan sampah plastik, proses pembersihan, pemotongan, pembentukan desain, hingga perakitan keychain. Kegiatan PK ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Silat Hilir dan SD Negeri 2 Silat Hilir pada siswa kelas V dengan jumlah siswa 48 orang siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu menghasilkan berbagai bentuk keychain yang menarik dan layak digunakan. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kreativitas, kesadaran lingkungan, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Dengan demikian, pemanfaatan sampah plastik kantin sekolah menjadi kerajinan tangan keychain tidak hanya berkontribusi pada pengurangan sampah, tetapi juga berperan dalam pengembangan karakter dan keterampilan siswa sekolah dasar.Kata Kunci : sampah plastik, kerajinan tangan, keychain, daur ulang, siswa sekolah dasar
Perceptions of Dayak culture and education practitioners on project-based learning in primary education Eliana Yunitha Seran; Imanuel Sairo Awang; Gabriel Serani; Yayan Adrianova Eka Tuah; Anna Marganingsih
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 20, No 1: February 2026
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v20i1.21019

Abstract

The implementation of the independent curriculum (IC) in Indonesia requires realizing the Pancasila student profile (PSP) at all education levels, including elementary schools (ES). Project-based learning (PjBL) is a suitable model for achieving PSP but needs reinforcement, particularly in fostering attitude and character values. Integrating the noble values of Dayak culture into PjBL is identified as a relevant approach to strengthen PSP. This study explores the perceptions of Dayak culture actors and primary education stakeholders on implementing PjBL in ES to enhance PSP. Data were collected through semi-structured interviews with 12 key informants and analyzed thematically using NVivo software. Findings are categorized into three aspects: planning, implementation, and evaluation of PjBL. Planning focuses on defining learning outcomes, developing tools, and ensuring student readiness. Implementation involves a 5-step PjBL process integrated with Dayak cultural values, emphasizing honesty, religion, collaboration, kinship, creativity, and independence. Challenges include limited cultural and PjBL literacy, insufficient stakeholder collaboration, and inadequate monitoring during PjBL activities. These issues need addressing to optimize PjBL effectiveness in strengthening PSP.
Manajemen Pembelajaran Bahasa Inggris di SDN 16 Paoh Benua: Analisis Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Thomas Joni Verawanto Aristo; Eliana Yunitha Seran; Adriana Gandasari
Journal of Educational Administration and Leadership Vol. 5 No. 4 (2026): Vol 5 Issue 4 (2026) in Progress
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeal.v5i4.588

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar memiliki peran strategis dalam mempersiapkan kompetensi global peserta didik sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar yang mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dalam konteks implementasi kurikulum dan kesiapan sumber daya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik sampling dilakukan secara purposive dengan melibatkan guru bahasa Inggris, kepala sekolah, dan siswa sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi proses pembelajaran, serta dokumentasi perangkat pembelajaran dan hasil evaluasi siswa. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, disertai triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah disusun sesuai kurikulum dan mencakup empat keterampilan berbahasa, namun kedalaman desain pembelajaran masih dipengaruhi keterbatasan waktu dan kapasitas pedagogis. Pelaksanaan pembelajaran menerapkan strategi variatif dan interaktif, tetapi belum optimal dalam integrasi teknologi dan pemanfaatan multimedia. Evaluasi pembelajaran masih berfokus pada aspek kognitif dan belum sepenuhnya menerapkan asesmen autentik terhadap keterampilan komunikatif siswa. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan manajemen instruksional berbasis kebijakan dan peningkatan kapasitas kelembagaan sekolah guna memastikan implementasi pembelajaran bahasa Inggris yang lebih efektif dan berkelanjutan.