Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN APLIKASI ABA (ANDROID BUTA AKSARA) UNTUK PENCEGAHAN KEAKSARAAN MASYARAKAT DESA TOPAN NANGA KAYAN HULU Yayan Adrianova Eka Tuah; Antonius Edy Setyawan
JUTECH : Journal Education and Technology Vol 4, No 1 (2023): JUTECH JUNI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jutech.v4i1.2664

Abstract

Propinsi Kalimantan Barat jika ditotalkan menduduki peringkat ke lima dengan nilai 23.94% buta aksara di semua kelompok umur. Di Kabupaten Sintang terdapat 8,77% masyarakat masuk kategori buta aksara, dan Kabupaten Sintang masuk peringkat 4 se-Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi berbasis android dengan nama aplikasi ABA (Android Buta Aksara). Metode penelitian yang digunakan adalah R&D (Research and Development). Adapun model yang digunakan yaitu model 4D, yang memiliki 4 tahap diantaranya: Define, Design, Develop, Disseminate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan media sudah menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat desa Topan Nanga, Desain media yang dihasilkan ialah aplikasi ABA (Android Buta Aksara), Pengembangan berdasarkan perhitungan validasi media oleh ahli media dan ahli isi, dengan persentase 92% kategori sangat baik, hasil persentas hasil uji ahli isi 87,96 % kategori Baik, persentase hasil uji ahli media berbasis android 94% kategori Sangat Baik, uji responden 83% kategori Baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan aplikasi ABA dinyatakan layak sebagai media pendukung dalam memberantas keaksaraan di desa Topan Kecamatan Nanga Kayan Hulu.
Peran Lagu dari Sabang sampai Marauke terhadap Toleransi Antarsuku Siswa Kelas V SD Negeri 9 Sintang Dominikus Riki Yonda; Rusdi Rusdi; Andri Andri; Yayan Adrianova Eka Tuah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lagu Dari Sabang Sampai Merauke dalam menumbuhkan sikap toleransi antarsuku pada siswa kelas V di SD Negeri 9 Sintang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis taksonomi untuk mengidentifikasi pola pemahaman dan perubahan perilaku siswa. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas V dan guru sebagai informan pendukung yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lagu sebagai media pembelajaran memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman siswa mengenai keberagaman suku, budaya, dan wilayah Indonesia. Selain itu, terjadi perubahan signifikan pada sikap toleransi siswa yang ditunjukkan melalui perilaku saling menghargai, kerja sama dalam kelompok heterogen, serta menurunnya sikap diskriminatif. Pembelajaran berbasis lagu juga meningkatkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa, sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan bermakna. Lebih lanjut, siswa mampu menginterpretasikan makna lagu secara kontekstual dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, lagu nasional dapat dijadikan sebagai media efektif dalam pembelajaran untuk menginternalisasikan nilai-nilai kebhinekaan serta memperkuat karakter toleransi siswa sejak dini.
Perceptions of Dayak culture and education practitioners on project-based learning in primary education Eliana Yunitha Seran; Imanuel Sairo Awang; Gabriel Serani; Yayan Adrianova Eka Tuah; Anna Marganingsih
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 20, No 1: February 2026
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v20i1.21019

Abstract

The implementation of the independent curriculum (IC) in Indonesia requires realizing the Pancasila student profile (PSP) at all education levels, including elementary schools (ES). Project-based learning (PjBL) is a suitable model for achieving PSP but needs reinforcement, particularly in fostering attitude and character values. Integrating the noble values of Dayak culture into PjBL is identified as a relevant approach to strengthen PSP. This study explores the perceptions of Dayak culture actors and primary education stakeholders on implementing PjBL in ES to enhance PSP. Data were collected through semi-structured interviews with 12 key informants and analyzed thematically using NVivo software. Findings are categorized into three aspects: planning, implementation, and evaluation of PjBL. Planning focuses on defining learning outcomes, developing tools, and ensuring student readiness. Implementation involves a 5-step PjBL process integrated with Dayak cultural values, emphasizing honesty, religion, collaboration, kinship, creativity, and independence. Challenges include limited cultural and PjBL literacy, insufficient stakeholder collaboration, and inadequate monitoring during PjBL activities. These issues need addressing to optimize PjBL effectiveness in strengthening PSP.