Nurbudiwati Nurbudiwati
FISIP - Universitas Garut

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Evaluasi Pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Kabupaten Garut Aceng Ulumudin; Nurbudiwati Nurbudiwati; Mila Karmila; Resin Rela Amrilah
Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik (JPKP) Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36624/jpkp.v11i2.73

Abstract

Pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Kabupaten Garut sebagai fasilitas pemerintah dalam mengentas permasalahan rumah tidak layak huni dirasa belum efektif. Tujuan penelitian ini adalah menilai sejauhmana program dapat mengatasi masalah rumah tidak layak huni di Kabupaten Garut. Metode yang digunakan yaitu menggunakan metode kualitatif dengan data deskriptif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan triangulasi, dengan empat orang informan penelitian yaitu Kasi Bidang Perumahan Swadaya, Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Kadungora, Sekretaris Desa Karangmulya, dan satu orang penerima bantuan. Hasil penelitian di lapangan menunjukan pelaksanaan program bantuan sudah dilaksanakan cukup baik namun masih belum optimal. Seperti dalam proses sosialisasi tentang program yang terbatas pada masyarakat, keterbatasan dana dari program, ketidaksiapan data rumah tidak layak huni, minimnya nilai swadaya baik dari kepemilikan penerima bantuan maupun dari karakteristik lingkungan terhadap nilai gotong royong atau partisipasi masyarakat, kurangnya peranan pemerintah setempat, dan kendala adanya prosedur tentang pemilihan toko serta harga satuan bahan bangunan.
Analisis Dampak Relokasi Pembangunan Rel Kereta Api Cibatu Garut Ade Purnawan; Nurbudiwati Nurbudiwati; Aji Abdul Wahid; Dea Suci Mawarni
Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik (JPKP) Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36624/jpkp.v12i2.78

Abstract

Pertumbuhan kota menimbulkan perubahan sosial salah satunya disebabkan adanya inovasi berupa teknologi atau adanya pembangunan, yang membawa dampak pada perubahan prilaku masyarakat, baik itu secara alamiah maupun terencana. Oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap relokasi pembangunan rel kereta api, pelaksanaan relokasi pembangunan rel kereta api, dan mengetahui dampak positif dan negatif dalam relokasi pembangunan rel kereta api Cibatu-Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif agar bisa memahami gejala sosial masyarakat secara luas, data didapatkan dengan metode observasi dan wawancara serta studi dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa presepsi masyarakat terhadap relokasi pembangunan rel kereta api Cibatu-Garut menimbulkan pandangan positif dan pandangan negatif. Hal ini disebabkan karena dengan adanya pembangunan ini tentunya akan memberikan kemajuan bagi daerah Jawa Barat khususnya di Kabupaten Garut namun banyak masyarakat yang terdampak sehingga tidak mempunyai tempat tinggal karena rumahnya dibongkar dan kehilangan pekerjaannya yang sebagai besar berprofesi sebagai pedagang.
Kebijakan Program Bantuan Pangan Non Tunai Dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan di Kelurahan Jayawaras Kecamatan Tarogong Kidul Akmala Hadita; Nurbudiwati Nurbudiwati; Andriansyah Andriansyah
Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik (JPKP) Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36624/jpkp.v12i2.80

Abstract

Program BNPT di Keluraha Jayawaras baru di adakan pada tahun 2018 yang dimana terdapat 230 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari 14 Rukun Warga (RW) yang diharapkan dapat membantu dalam pengentasan kemiskinan. Penelitian ini menggunakan metode Deskiptif Kualitatif dengan teknik wawancara dengan beberapa narasumber yang diperlukan sehingga mendapatkan data yang akurat mengenai seluruh permasalahan yang penulis temukan dalam kebijakan BPNT dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kelurahan Jayawaras Kecamatan Tarogong Kidul. Hasil Penelitian tentang Kebijakan BPNT di Kelurahan Jayawaras dapat dikatakan berhasil karena dapat mengurangi beban kebutuhan sehari-harinya dimana KPM mendapatkan asupan gizi yang baik untuk keluarganya. Selain itu pengelolaan agen e-Warong di Kelurahan Jayawaras pun sangat baik dikarenakan kordinasi dengan Kelurahan dan Bank penyalur selalu di lakukan. Oleh karena itu pengelolaan Agen E-Warong di Kelurahan Jayawaras selalu di jadikan sampel untuk pemeriksaan Dinas Sosial dan juga dijadikan sebagai contoh oleh kelurahan/ desa yang lain karena pengelolaan nya yang baik.
Kinerja Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan di Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut Aceng Ulumudin; Nurbudiwati Nurbudiwati; Lismanah Lismanah
Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik (JPKP) Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36624/jpkp.v10i1.28

Abstract

Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan di Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut terdapat beberapa permasalahan kaitannya dengan kinerja Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) masih belum baik. Maka yang menjadi fokus penelitian ini adalah kaitannya dengan bagaimana kinerja Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) di Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut.Desain yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan mendeskripsikan peristiwa maupun fenomena yang terjadi di lapangan dan menyajikan data secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta atau fenomena-fenomena yang terjadi di lapangan. Berdasarkan hasil analisis bahwa. indikator kualitas kerja TKSK di Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut sudah cukup baik, Indikator Kuantitas, masih dirasa kurang maksimal, indikator ketepatan waktu, pegawai TKSK sudah memaksimalkan waktu yang tersedia untuk aktivitas lain, Indikator efektivitas masih dirasa kurang efektif. Dan Indikator Kemandirian dimana karyawan mempunyai komitmen kerja dengan instansi dan tanggung jawab karyawan terhadap kantor. Sedangkan hambatannya adalah terbatasnya sarana dan prasarana, kurangnya koordinasi, kurangnya pendidikan dan pelatihan.
Bagaimana Budaya Kerja Berpengaruh Terhadap Kinerja Pegawai Di Kabupaten Garut Yusup Hermawan; Nurbudiwati Nurbudiwati; Iwan Setiawan
Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik (JPKP) Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36624/jpkp.v11i1.68

Abstract

The background of this study is the phenomenon of low employee performance caused by work culture that is not yet optimal in the Regional Coordinator of Education in Karangpawitan District, Garut Regency. The purpose of this study is to find data and information regarding the magnitude of the influence of work culture on employee performance in the Regional Coordinator for Education in the Karangpawitan District, Garut Regency. Its purpose is to increase knowledge in the field of State Administration, especially regarding work culture and employee performance. This research uses descriptive survey method. The author took the location of the study in the Regional Education Coordinator in Karangpawitan District, Garut Regency, involving employees and principals in the Karangpawitan District Education Sector Coordinator in Garut Regency with a total sample of 48 respondents, using proportional employee sampling techniques. From the results of data analysis states that the responses of respondents to the implementation of the average workforce choose alternative answers to good criteria. While the respondents' responses to the average employee performance variable chose alternative answers to good criteria. The results of data processing with quantitative analysis, the Spearman correlation coefficient is 0.55265, the t-test is 5.60407 and the t-table is 1.67866. So the proposed hypothesis is accepted, or there is an influence of work culture on employee performance in the Regional Coordinator in the Field of Education in Karangpawitan District, Garut Regency in Karangpawitan District, Garut Regency because of t-count> t-table. With a coefficient of determination (influence) of 31%.
Evaluasi Pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Kabupaten Garut Aceng Ulumudin; Nurbudiwati Nurbudiwati; Mila Karmila; Resin Rela Amrilah
Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik (JPKP) Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36624/jpkp.v11i2.73

Abstract

Pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Kabupaten Garut sebagai fasilitas pemerintah dalam mengentas permasalahan rumah tidak layak huni dirasa belum efektif. Tujuan penelitian ini adalah menilai sejauhmana program dapat mengatasi masalah rumah tidak layak huni di Kabupaten Garut. Metode yang digunakan yaitu menggunakan metode kualitatif dengan data deskriptif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan triangulasi, dengan empat orang informan penelitian yaitu Kasi Bidang Perumahan Swadaya, Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Kadungora, Sekretaris Desa Karangmulya, dan satu orang penerima bantuan. Hasil penelitian di lapangan menunjukan pelaksanaan program bantuan sudah dilaksanakan cukup baik namun masih belum optimal. Seperti dalam proses sosialisasi tentang program yang terbatas pada masyarakat, keterbatasan dana dari program, ketidaksiapan data rumah tidak layak huni, minimnya nilai swadaya baik dari kepemilikan penerima bantuan maupun dari karakteristik lingkungan terhadap nilai gotong royong atau partisipasi masyarakat, kurangnya peranan pemerintah setempat, dan kendala adanya prosedur tentang pemilihan toko serta harga satuan bahan bangunan.
KOLABORASI PENGELOLAAN WISATA SITU BAGENDIT KABUPATEN GARUT Rd. Ade Purnawan; Nurbudiwati Nurbudiwati; Listia Purnama Aripin; Raden Putri Aprilia Nuraini
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 3 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i3.12873

Abstract

Kolaborasi pengelolaan wisata Situ Bagendit dijalin untuk menyelamatkan aset yang telah dibangun, kolaborasi tersebut dilandasi oleh surat perjanjian yang ditanda tangani oleh UPT Situ Bagendit beserta para pelaku usaha didukung oleh surat keputusan dari Dinas Pariwisata yang memuat tentang hak, kewajiban dan tugas para pelaku usaha. Dalam proses kolaborasi yang dijalin, peneliti menemukan adanya permasalahan dalam penggunaan sumber daya manusia yang dianggap belum efektif, kemudian ditemukan pula dalam kemitraan dimana kolaborasi yang dijalin diduga belum memenuhi kriteria kemitraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kolaborasi pengelolaan wisata Situ Bagendit dan untuk mengetahui hambatan dari kolaborasi pengelolaan wisata Situ Bagendit. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori prinsip kolaborasi dari (Edralin & Whitaker, 2007). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan induktif yang artinya menggunakan data yang terpisah namun relevan dengan metode triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi pengelolaan wisata Situ Bagendit sudah dilaksanakan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan, meskipun pada pelaksanaannya masih terdapat beberapa kekurangan dan hambatan, secara transparansi kolaborasi ini belum bisa dikatakan transparan, akuntabilitas yang terjadi belum optimal, bentuk partisipatif yang dilakukan oleh setiap pihak berjalan dengan baik, efisiensi yang dilakukan sudah maksimal, efektivitas mengenai sasaran dan tujuan yang direncanakan berhasil dicapai, konsensus dilaksanakan di wilayah internal, dan kemitraan yang terjalin belum bisa dikatakan saling menguntungkan dan memajukan. Hal ini dikarenakan kurang meratanya kesadaran sumber daya manusia yang terlibat dalam kolaborasi ini dan kurangnya rasa kepercayaan terhadap satu pihak dengan pihak yang lainnya yang  terjalin dalam kolaborasi pengelolaan wisata Situ Bagendit. Simpulan dari penelitian ini adalah kolaborasi yang dijalin belum dikatakan baik, karena ditemukannya beberapa kekurangan dan hambatan. Kata Kunci: Kolaborasi, Pengelolaan, Wisata
Pemberdayaan UMKM Perempuan Aisyiyah Garut melalui Pelatihan dan Pendampingan Digitalisasi Pemasaran Produk Nurbudiwati; Lia Juliasih; Urip Sudiana; Aisyah Nur Safitri; Meli Amelia
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i2.11500

Abstract

Pemberdayaan UMKM melalui Pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada branding/pengemasan profduk, digital marketing dan penggunaan media sosial, marketplace dan teknik promosi on line sangat penting bagi pengusaha umkm perempuan aisyiyah, karena hal tersebut berperan krusial dalam membangun citra produk, menarik perhatian konsumen, dan memperluas jangkauan pasar. Tujuan pengabdian adalah membantu pengusaha umkm dalam memperluas pasar dan meningkatkan aksesibilitas produk melalui product branding dengan mengembangkan website dan media sosial Tik tok. Mitra sasaran adalah kelompok Pengusaha UMKM Perempuan PD Aisyiyah yang berdomisili di Jalan Pasundan No. 41 Kabupaten Garut. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan pendampingan mengembangkan website serta media sosial Instagram. Pengabdian telah memberikan dampak yang signifikan kepada pengusaha UMKM. Para pengusaha UMKM telah mampu memahami pentingnya pengemasan produk, pengembangan website dan Tik Tok sebagai alat branding yang terbukti efektif dalam meningkatkan visibilitas produk, kredibilitas usaha, serta kepercayaan konsumen.