Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Struktur Komunitas Kupu-Kupu di Taman Wisata Alam Suranadi, Lombok Barat M. Liwa Ilhamdi; Agil Al Idrus; Didik Santoso
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 15, No 1 (2018): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas kupu-kupu di Taman Wisata Alam Suranadi Lombok Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif yang dilakukan pada bulan April – Mei 2017. Pengambilan data dilakukan sebanyak 4 kali pengulangan dalam waktu 2 bulan pada pagi dan sore hari. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah metode survei dengan teknik sweeping net mengikutijalur pengamatan (Jalur Tepi Kiri hutan, Jalur Tepi Kanan hutan, Jalur Tengah dan Jalur Air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 5 Famili kupu-kupu di TWA Suranadi. Nymphalidae merupakan Famili yang memiliki proporsi terbesar (35,7%) kemudian diikuti oleh Pieridae (29,9%), Lycaenidae (17,8%), Papilionidae (15,8%) dan Hesperiidae (0,9%). Proporsi famili kupu-kupu ditemukan berbeda pada masing-masing jalur pengamatan. Nymphalidae merupakan famili dengan proporsi tertinggi di jalur kiri dan kanan (35,3% dan 37,0%) kemudian diikuti oleh Lycaenidae (25,4% dan 11,1%), Pieridae (23,9% dan 34,6%), Papilionidae (14,7% dan 16,3%) dan Hesperiidae (0,7% dan 1,0%). Proporsi famili yang berbeda ditemukan di jalur air dan jalur tengah. Pada jalur air, proporsi famili terbesar adalah Papilionidae (34,1%) kemudian diikuti oleh Nymphlidae (26,8%), Pieridae (22,0%), Lycaenidae (17,1%). Sedangkan pada jalur tengah, Pieridae memiliki proporsi trtinggi (50,0%) kemudian diikuti oleh Nymphlidae (39,6%), Papilionidae (4,2%), Lycaenidae (4,2%) dan Hesperiidae (2,1%). Perbedaan proporsi famili kupu-kupu yang ditemukan kemungkinan terkait dengan perbedaan kondisi lingkungan (struktur vegetasi, suhu, intensitas cahaya dan tutupan) pada masing-masing jalur pengamatan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SDN PERESAK BEBUAK KECAMATAN KOPANG TAHUN AJARAN 2020/2021 Arif Rahman Hakim; M. Liwa Ilhamdi; Abdul Kadir Jaelani
JURNAL ILMIAH PENDAS: PRIMARY EDUCATION JOURNAL Vol 1 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pendas.v1i2.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas V SDN Peresak Bebuak Kecamatan Kopang Tahun Aajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre- Experimental Design type one group pretest- posttet Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD dengan jumlah 35 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Nonprobability Sampling dengan jumlah sampel 35 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan soal tes uraian dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dengan jenis paired sample t-test. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai sig. (2-tailed) pemahaman konsep IPA siswa bernilai sama yaitu 0,000 pada taraf signifikansi 5% dengan jumlah N=35. Nilai sig.(2-tailed) tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model Pembelajaran Inkuiri terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas IV di SDN Peresak Bebuak Tahun Ajaran 2020/2021.