Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia, mengukur aktivitas antibakteri, konsentrasi efektif, dan pengaruh peningkatan konsentrasi ekstrak etanol dari daun C. frustescens L terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Pseudomonas sp. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode sumur difusi. Parameter yang diukur adalah besarnya diameter daya hambat/zona bening yang terbentuk. Hasil uji aktivitas antibakteri dianalisis dengan metode one way anova dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak 80; 90; dan 100% telah memberikan aktivitas daya hambat pertumbuhan bakteri uji. Konsentrasi ekstrak etanol daun C. frustescens L yang paling efektif adalah 80% untuk bakteri S. aureus, 90% untuk Pseudomonas sp, dan 100% untuk E. coli dimana zona hambat berturut-turut adalah 2.94 cm, 2.14 cm, dan 1.58 cm. Ekstrak Daun C. frustescent L. mengandung zat aktif berupa alkaloid, flavonoid, triterpenoid steroid, fenol, tetapi tidak terbukti mengandung saponin.