Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Tingkat Kapabilitas Tata Kelola TI Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Sam Ratulangi Wella Wella; Anasthasia Tampi
ULTIMA InfoSys Vol 8 No 1 (2017): Ultima InfoSys : Jurnal Ilmu Sistem Informasi
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.204 KB) | DOI: 10.31937/si.v8i1.550

Abstract

This study discusses the state of IT governance in colleges that are outside Java, Indonesia, Universitas Sam Ratulangi. This study also aimed to provide recommendations for improvement that IT governance in the region there are more improved. COBIT 5.0 be used to measuring the level of IT governance capability. Within this framework, there is measurement tool called Capability Level, which is a model capability that can help process of defining and understanding the processes of an organization. 7 of 37 Enabler Goals / Processes owned COBIT 5.0 are the main purpose of universities, among others: Ensure Risk )ptimization (EDM03), Ensure Resource Optimization (EDM04), Manage the IT Management Framework (APO01) Manage Human Resources (APO07), Manage Risk (APO12), Manage security (APO13), and Manage Changes (BAI06). The results of the evaluation of the measurement capabilities of IT governance at universities in Manado stop at level 1, with a score that is not so good in all of its processes, with an average score obtained is 50.87. Having in mind the scores obtained, it can be given recommendations for the improvement of higher education in the city of Manado, so that IT governance in the region there equate with IT governance in Java. Index Terms — Capability Level, COBIT 5.0, IT Governance.
Evaluasi Penyelarasan Strategi Teknologi Informasi dan Strategi Bisnis di PT X Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 5.0 Wella Wella; Andreas Febrianus Tanujaya
ULTIMA InfoSys Vol 8 No 2 (2017): Ultima InfoSys : Jurnal Ilmu Sistem Informasi
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1598.861 KB) | DOI: 10.31937/si.v8i2.617

Abstract

Pemanfaatan TI sangat penting untuk penyampaian strategi dan visi utama bisnis sehingga mendukung aktivitas organisasi. PT X merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang plantation. PT X berkeinginan untuk mengetahui tingkat kapabilitas tata kelola TI mereka. Penelitian ini menggunakan framework COBIT 5.0 dan Capability Level. Proses yang akan diuji adalah Ensure Governance Framework Setting and Maintenance, Ensure Benefits Delivery, Manage the IT Management Framework, Manage Strategy, Manage Enterprise Architecture, Manage Portfolio, Manage Human Resources, Manage Relationship, Manage Programs and Projects, dan Manage Requirements Definition. Target yang ingin dicapai oleh PT X adalah pada level 3 untuk proses Manage Strategy, sedangkan untuk proses yang lain ditargetkan pada level 2. Namun, hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan ekspektasi yaitu Ensure Governance Framework Setting and Maintenance, Ensure Benefits Delivery, Manage the IT Management Framework, Manage Enterprise Architecture, Manage Portofolio, Manage Programmes and Projects, dan Manage Requirements Definition berhenti pada level 1. Sedangkan Manage Strategy, Manage Human Resources dan Manage Relationship berhenti pada level 2. Sehingga perusahaan masih harus melakukan perbaikan berdasarkan rekomendasi yang diberikan yang mendasar pada framework COBIT5.0. Kata kunci—Capability Level, COBIT 5.0, IT Framework, IT Governance.
Analisis Technology Acceptance Model Penggunaan E-Learning pada Mahasiswa Steventri Sontrust Lee; Wella Wella
ULTIMA InfoSys Vol 9 No 2 (2018): Ultima InfoSys : Jurnal Ilmu Sistem Informasi
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2525.656 KB) | DOI: 10.31937/si.v9i2.913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memengaruhi penggunaan elearning.umn.ac.id pada mahasiswa melalui kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Terdapat lima konstruk asli dari TAM yang digunakan dalam penelitian ini, antara lain persepsi kegunaan (PU), persepsi kemudahan penggunaan (PEOU), sikap terhadap penggunaan (ATU), minat perilaku (BI), dan penggunaan senyatanya (AU). Terdapat pula tiga konstruk eksternal yang digunakan dalam penelitian ini, antara lain keyakinan individu (SE), aksesibilitas sistem (SA), dan kualitas sistem (SQ). Hasil yang didapatkan pada penelitian ini menemukan tingkat penerimaan dan penggunaan e-learning UMN pada mahasiswa dengan menggunakan faktor internal (perceived usefulness, perceived ease of use, attitude toward using, behavioral intention, actual use) dan faktor eksternal (self-efficacy, system accessibility, system quality) TAM sudah tinggi. Perceived ease of use tidak memiliki hubungan apapun terhadap faktor-faktor yang lain, sehingga apabila faktor perceived ease of use ditingkatkan maka tidak akan terjadi pengaruh apapun terhadap actual use, meskipun didukung dengan faktor system accessibility. Adapun pengaruh positif signifikan yang dimiliki semua pasangan variabel memiliki sifat pengurangan nilai, sehingga jika sebuah faktor independen memiliki peningkatan skor sebanyak n, maka faktor dependen yang memiliki hubungan terhadap variabel independen tersebut ikut mengalami peningkatan skor namun mengalami penurunan nilai dengan besar n sejumlah dengan nilai koefisien total pengaruh yang dimilikinya.
Upaya Peningkatan Jumlah Usaha Rintisan melalui Program Pengembangan Kewirausahaan Adhi Kusnadi; Wella Wella; Rangga Winantyo
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.497 KB) | DOI: 10.29405/solma.v9i1.4890

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat PPK (Program Pengembangan Kewirausahaan) merupakan program pemerintah melalui Hibah PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat). Program ini melaksanakan pembinaan kepada usaha rintisan (startup) baru dengan melakukan tahapan pelatihan manajemen kelola usaha dan pelatihan pengetahuan lain untuk membuat wirausaha pemula yang dapat berdiri sendiri berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kewirausahaan merupakan faktor penting yang dapat membantu meningkatkan ekonomi Indonesia. Total wirausaha Indonesia sekarang ini berjumlah rendah jika dibandingkan dengan negera lain, menempati posisi ke 94 dari 137 negara, salah faktor penyebab adalah pendidikan yang kurang memberikan dorongan pada mahasiswa untuk menjadi entrepreneurship. Universitas Multimedia Nusantara (UMN) berupaya mendidik para mahasiswa untuk siap menjadi wirausaha sejak duduk di bangku kuliah. Salah satunya dengan membuat tech incubator bisnis yaitu Skystar Ventures, yang merupakan inkubator bisnis teknologi terbaik di Indonesia dari KemenristekDikti sejak 2016, member dari Global Accelerator Network, Sillicon Valley dan memiliki akreditasi A. Telah banyak starup yang dihasilkan oleh Skystar. Skystar mengadakan kegiatan rutin untuk menjaring starup baru dengan setiap batch diadakan pendamping selama 6 bulan. Total dari batch satu sampai enam sudah ada 20 tim mahasiswa. Tentu jumlah ini dirasa masih sangat kurang jika dibandingkan dengan kebutuhan jumlah wirausaha yang harus tumbuh untuk mengejar ketertinggalan Indonesia terhadap negara lain. Disinilah dibutuhkan program lain untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh skystar dan mahasiswa. Dengan menjawab permasalahn tersebut diatas diharapkan dapat membantu Indonesia meningkatkan mutu dan jumlah wirausaha baru demi peningkatan perekonomian dan kemandirian Indonesia. Program ini berhasil membentuk usaha rintisan sebanyak 5 buah dengan berbagai bidang kegiatan.
Program Pengembangan Kewirausahaan Di Universitas Multimedia Nusantara Wella Wella; Adhi Kusnadi; Rangga Winantyo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.43 KB)

Abstract

PPK di Universitas Multimedia Nusantara merupakan suatu program dengan misi menghasilkan wirausaha-wirausaha baru yang mandiri berbasis ipteks, melalui program yang terintegrasi dengan melibatkan para dosen pengelola PPK, Narasumber, Perusahaan dan Institusi kewirausahaan di luar kampus. Kegiatan-kegiatan PPK Universitas Multimedia Nusantara antara lain: pelatihan manajemen dan skills usaha bagi tenant, boot camp, konsultasi bisnis, mentoring, workshop praktikal, serta memfasilitasi tenant dalam berwirausaha untuk menghasilkan wirausaha baru. Untuk memperluas wawasan dan jaringan pemasaran, PPK juga akan berkolaborasi dengan lembaga-lembaga yang terkait dengan pengembangan kewirausahaan, antara lain: Skystar Ventures, Techinasia, Microsoft Bizspark, Kompas Gramedia, Kompas.com, Startupbisnis.com, dan Awsactive. Pelatihan skills dan manajemen dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan kewirausahaan, mendorong tumbuhnya jiwa berwirausaha, dan meningkatkan pemahaman manajemen. Workshop praktikal dilaksanakan untuk memberikan pengalaman praktis kewirausahaan kepada mahasiswa dengan berkonsultasi kepada seorang yang ahli di bidangnya untuk membantu langsung ide bisnis mereka. Peserta tenant terdiri dari 5 kelompok bisnis yang terdiri dari mahasiswa aktif. Adapun merk bisnis baru yang telah lahir antara lain: Kopilembur, Jusin.id, Tempel.in, Lamina, dan Urganizer. Kelima startup bisnis tersebut menggunakan pendekatan teknologi internet dalam menjalankan bisninya.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Pengembangan Dan Pelatihan Aplikasi Gereja Katolik Paroki St. Agustinus Karawaci Ririn Ikana Desanti; Friska Natalia; Wira Munggana; Raymond Oetama; Wella Wella
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.677 KB)

Abstract

Gereja Katolik Paroki St. Agustinus Karawaci sudah memiliki website yang dibuat dan dikelola mandiri. Namun sayangnya informasi yang tersedia pada website tersebut tidak pernah diperbarui. Bagi umat yang mengakses website tersebut cenderung tidak percaya karena konten yang ada dalam website tersebut statis, dan tidak up-to-date. Oleh karena itu kami berkeinginan untuk membuatkan aplikasi berbasis Android yang dapat dipercaya oleh para umat dalam mencari informasi yang berkaitan dengan Gereja Katolik Paroki St. Agustinus Karawaci. Kegiatan dilakukan dimulai dari melakukan survey awal bersama dengan pihak Gereja Katolik Paroki St. Agustinus Karawaci. Setelah melakukan survey awal, selanjutnya melakukan identifikasi permasalahan yang ingin diselesaikan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Adapun hasil dari survey awal adalah Gereja Katolik Paroki St. Agustinus Karawaci membutuhkan suatu aplikasi berbasis Android yang dapat membantu umat Gereja mendapatkan informasi. Kegiatan yang telah dilakukan adalah memberikan pelatihan pembuatan konten video yang berkualitas. Kegiatan lanjutan adalah menyediakan aplikasi berbasis Android bagi Gereja Katolik Paroki St. Agustinus Karawaci agar dapat memudahkan dalam penyebaran informasi terkait acara Gereja.
EVALUATION OF QUALITY MANAGEMENT SYSTEM USING ISO 9001:2015 AT STARTUP COMPANY Luqyana Fitri Anggraeni; Wella Wella; Suryasari Suryasari
Ultima Management : Jurnal Ilmu Manajemen Vol 14 No 2 (2022): Ultima Management : Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/manajemen.v14i2.2850

Abstract

Abstract- The Company requires international standards to be recognized by large companies. The international standard that can be used is ISO 9001:2015, were before implementing directly to formal institutions, companies need to conduct a self-assessment on the achievement of ISO 9001:2015 implementation. The ISO 9001:2015 international quality management system is based on ten principles. These principles are used by senior management as a framework that guides the organization towards improving performance. The rating scale consists of Very Poor, Poor, Moderate, Good, and Very Good, which is converted into a maturity level. The implementation of ISO 9001:2015 has been going well, where the average maturity level obtained by The Company is at levels 3 to 4. Keywords: ISO 9001:2015; Maturity Level; Quality Management
E-Commerce System for Media Group Cooperative Mikha Melvin Agustian; Ririn Ikana Desanti; Wella Wella
ULTIMATICS Vol 15 No 1 (2023): Ultimatics : Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Faculty of Engineering and Informatics, Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ti.v15i1.3202

Abstract

E-Commerce is a way to shop online where it is easier for us to process transactions between sellers and buyers without having to face to face, at this time we are required to reduce face-to-face to reduce the spread of covid which is high. Based on these problems created a website that can make sales online. The method used in the system is the SDLC waterfall method to find suitable and appropriate features. The tools used are visual studio code, and Heidi SQL. The result of this research is the website is made using PHP, JavaScript, Bootstrap and CSS for the frontend and the backend of the website. The website created can help make sales online and reduce sales data loss in cooperatives.