Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Suku Bunga KPR: Acuan dan Faktor Penentunya Berdasarkan Jenis Bank Heru Dwi Prasetya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.127 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah BI rate menjadi acuan bank dalam penetapan suku bunga (kredit pemilikan rumah) serta untuk mengetahui bagaimana sensitifitas dari BI rate, inflasi, suku bunga deposito dan dan pihak ketiga terhadap suku bunga KPR berdasarkan jenis kepemilikan bank yang terbagi atas bank pemerintah, bank swasta nasional, bank campuran dan bank asing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode peneitian kuantitatif. Adapun metode pengambilan sampel yaitu dengan metode cluster purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber antara lain BI (Bank Indonesia), BPS (Badan Pusat Statstik) dan pusat data Kontan. Data yang dihimpun lalu di olah dengan alat analisis korelasi, analisis regresi data panel, analisis elastisitas serta uji beda rata-rata. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bank pemerintah, bank campuran serta bank asing telah menjadikan BI rate sebagai acuan dalam penetapan suku bunga KPR. Akan tetapi, pada bank swasta nasional tidak menjadikan BI rate sebagai acuan dalam penetapan suku bunganya. Dalam pengujian tingkat sensitifitas didapatkan hasil bahwa BI rate, inflasi, suku bunga deposito dan dana pihak ketiga relatif kurang sensitif terhadap suku bunga KPR dari tiap bank baik bank pemerintah, bank swasta nasional, bank campuran maupun bank asing. Hal ini dapat disebabkan karena rumah merupakan termasuk kebutuhan primer sehingga dengan tingkat bunga berapapun masyarakat tetap membutuhkan rumah. Kata Kunci: BI rate, Inflasi, Suku Bunga Deposito, Dana Pihak Ketiga dan Suku Bunga KPR
PERAN ADAPTASI DAN KECAKAPAN DALAM MEMBENTUK KEEFEKTIFAN TIM: STUDI PADA TIM ANGGARAN BERBASIS KINERJA Umi Salamah; Angga Pandu Wijaya; Heru Dwi Prasetya
Management Insight: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 17, No 1 (2022): Managament Insight: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Unib Press Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/insight.17.1.98-115

Abstract

Kinerja organisasi terbentuk melalui keefektifan kerja tim. Peran penting pencapaian keefektifan kerja tim dibentuk salah satunya adalah dengan menggunakan fleksibilitas teknologi. Penelitian ini berfokus untuk menganalisis peran penting adaptasi dan kecakapan dalam memediasi pengaruh fleksibilitas teknologi terhadap keefektifan kerja tim. Penelitian mempergunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 114 responden. Kriteria responden adalah individu yang bekerja dalam sebuah tim akuntansi. Pemilihan sampel didasarkan atas kriteria individu yang bekerja dalam bidang akuntansi membutuhkan kolaborasi koordinasi dan pengambilan keputusan bersama,, sehingga dituntut untuk mampu bekerja dalam tim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi dan kecakapan terbukti memediasi secara penuh pengaruh fleksibilitas teknologi terhadap keefektifan tim. Adaptasi dan kecakapan berpengaruh secara langsung terhadap keefektifan tim. Dapat disimpulkan adaptasi dan kecakapan adalah faktor penting yang dalam organisasi, sehingga dibutuhkan untuk mempertahankan dan mendorong keefektifan kerja tim. Implikasi penelitian adalah organisasi diharapkan menciptakan kemampuan adaptasi dan kecakapan kerja dengan pelatihan yang terjadwal secara konsisten untuk membentuk keefektifan tim. 
MENGUJI PERAN EFIKASI DIRI UNTUK MENINGKATKAN PENCAPAIAN TARGET KINERJA PEGAWAI Nining Wahyuningsih; Heru Dwi Prasetya; Angga Pandu Wijaya; Umi Salamah
Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen Vol 6, No 2 (2022): JURNAL BISNIS DAN KAJIAN STRATEGI MANAJEMEN
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbkan.v6i2.6061

Abstract

Pencapaian target kinerja pegawai merupakan salah satu indikator penting dalam organisasi. Ketika pegawai mencapai target kinerja yang telah ditetapkan maka mengindikasikan bahwa kemampuan dan kompetensi pegawai sebanding dengan target yang telah ditetapkan. Digitalisasi teknologi adalah salah satu tantangan dalam pelaksaan pekerjaan, pada satu sisi akan mempermudah pencapaian target kinerja, pada sisi yang lain membutuhkan kemampuan adaptasi pegawai. Penelitian ini menganalisis secara mendalam pengaruh intensifikasi kerja digital dan spesifikasi kerja terhadap kinerja pegawai yang dimoderasi oleh efikasi diri. Penelitian dilakukan dengan melibatkan sampel penelitian yang bekerja pada organisasi yang mengalami dinamika dalam perkembangan teknologi. Penelitian dilakukan dengan instrumen kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 104 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensifikasi kerja digital berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Selain itu, penelitian ini telah membuktikan bahwa spesifikasi kerja memiliki peran penting dalam menentukan kinerja pegawai. Efikasi diri memiliki pengaruh yang esensial untuk meningkatkan kinerja pegawai, sehingga dengan adanya efikasi diri maka intensifikasi kerja digital dan spesifikasi kerja memiliki pengaruh lebih besar.
Analisis Suku Bunga KPR: Acuan dan Faktor Penentunya Berdasarkan Jenis Bank Prasetya, Heru Dwi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah BI rate menjadi acuan bank dalam penetapan suku bunga (kredit pemilikan rumah) serta untuk mengetahui bagaimana sensitifitas dari BI rate, inflasi, suku bunga deposito dan dan pihak ketiga terhadap suku bunga KPR berdasarkan jenis kepemilikan bank yang terbagi atas bank pemerintah, bank swasta nasional, bank campuran dan bank asing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode peneitian kuantitatif. Adapun metode pengambilan sampel yaitu dengan metode cluster purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber antara lain BI (Bank Indonesia), BPS (Badan Pusat Statstik) dan pusat data Kontan. Data yang dihimpun lalu di olah dengan alat analisis korelasi, analisis regresi data panel, analisis elastisitas serta uji beda rata-rata. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bank pemerintah, bank campuran serta bank asing telah menjadikan BI rate sebagai acuan dalam penetapan suku bunga KPR. Akan tetapi, pada bank swasta nasional tidak menjadikan BI rate sebagai acuan dalam penetapan suku bunganya. Dalam pengujian tingkat sensitifitas didapatkan hasil bahwa BI rate, inflasi, suku bunga deposito dan dana pihak ketiga relatif kurang sensitif terhadap suku bunga KPR dari tiap bank baik bank pemerintah, bank swasta nasional, bank campuran maupun bank asing. Hal ini dapat disebabkan karena rumah merupakan termasuk kebutuhan primer sehingga dengan tingkat bunga berapapun masyarakat tetap membutuhkan rumah. Kata Kunci: BI rate, Inflasi, Suku Bunga Deposito, Dana Pihak Ketiga dan Suku Bunga KPR