Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PEMODELAN MEDIA ABOVE THE LINE BAGI TAMAN BELAJAR KITA DI JAKARTA BARAT Fuad, Ahmad; Pratiwi, Ratih; Marwan, Rudi Heri; Purnamasari, Adhellia; Hardiatna, Anang; Ramadhan, Dzul Fadli Royan; Astriko, Feni; Wahyuningsih, Nining
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 8, No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v8i01.4782

Abstract

Our Learning Park was established because of the anxiety of the owner because of the learning conditions during this pandemic for elementary school children in the area around his house. For the upper middle class, where parents, especially mothers, can accompany their children to study. Unlike the lower middle class, in addition to having difficulty buying quotas for online schooling, they also have difficulty managing time to accompany their children to study, because mothers have to participate in making a living to help their husbands' income. With these conditions, many children are neglected and cannot take lessons from online schools. Because of these conditions, Taman Belajar Kita was established, which aims to help parents who do not have time and are unable to teach their children at home. Due to the poor conditions, the location for the teaching place is still considered not very feasible. Seeing these conditions, we carried out community service activities at the Taman Belajar Kita location in accordance with our field, the Visual Communication Design Study Program, namely by making murals that aim to beautify and increase the enthusiasm of students and educators in carrying out their activities. We made the mural for three days, by painting directly using paint on the outside of the room on the wall right on the stairs going up to the classroom, using a brush tool. Keywords: quota, online school, mural
EFEKTIVITAS PEMASARAN HIJABSTORY CABANG CIREBON Nining Wahyuningsih
MAKSI Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : MAKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas pemasaran adalah sejauh mana perusahaan mencapai sasaran yang telah disepakati atau ditetapkan sebelumnya. Dengan demikian dapat diartikan bahwa apabila suatu pemasaran dapat dilakukan dengan baik sesuai yang direncanakan atau ditargetkan sesuai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan maka dapat dikatakan efektif pemasarannya. Dalam penelitian ini, mengangkat suatu permasalahan yaitu bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan oleh Hijabstory dalam memasarakan produknya, bagaimana pertumbuhan pemasaran Hijabstory dan bagaimana efektivitas pemasaran pada Hijabstory. Tujuan analisis ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran Hijabstory yang meliputi bauran pemasaran, strategi bersaing, perluasan jaringan bisnis, dan sumber daya manusia (SDM), untuk mengetahui pertumbuhan Pemasaran Hijabstory dari tahun ke tahunnya selama 4 tahun terakhir, dan efektivitas pemasaran Hijabstory dari jumlah total omzetnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini yaitu pada Hijabstory Cabang Cirebon. Jenis penelitian yang digunakan merupakan perpaduan antara penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan yakni penelitian yang menyimpulkan data-data dilapangan berupa wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yaitu penelitian kepustakaan, wawancara, dan penelitian lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah pemasaran Hijabstory menggunakan strategi pemasaran atau bauran pemasaran, pertumbuhan pemasaran Hijabstory mengalami peningkatan yang signifikan pada setiap tahunnya dan efektivitas pemasaran Hijabstory dari jumlah total omzetnya terus mengalami peningkatan, maka hal tersebut bisa dikatakan efektif dalam pemasarannya. Karena dengan menggunakan strategi pemasaran, pertumbuhan pemasaran dan efektivitas pemasaran dari jumlah total omzetnya terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun yang signifikan.Kata kunci: Efektivitas, Pemasaran, Efektivitas Pemasaran
INDUSTRI KERAJINAN BATIK TULIS TRUSMI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDAPATAN PENGRAJIN BATIK TULIS TRUSMI DI DESA TRUSMI KULON CIREBON Nining Wahyuningsih; Noor Fauziah
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.249 KB) | DOI: 10.24235/jm.v4i2.1194

Abstract

Abstrak Industri batik tulis kini semakin berkembang. Begitu juga dengan batik tulis Trusmi yang perkembangannya kini semakin pesat. Pendapatan merupakan suatu akibat atau dampak dari perkembangan industri batik tulis. Pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi, dapat digunakan untuk kebutuhan pokok baik kebutuhan pokok pengrajin batik tulis maupun kebutuhan dalam usaha pembuatan batik tulis, dan juga pendapatan pengrajin batik tulis digunakan untuk pengembangan industri atau usaha batik tulis Trusmi.Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu mengenai dampak pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi sebagai akibat dari perkembangan industri batik tulis Trusmi. Dengan tujuan, yaitu untuk mengetahui dampak pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi dari perkembangan industri batik tulis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan yang digunakan pendekatan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threath). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan melakukan wawancara mendalam dengan pengrajin batik tulis Trusmi dan juga perangkat Desa, serta mengumpulan dokumentasi berupa gambar-gambar dan catatan-catatan kecil. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti, diketahui bahwa pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi digunakan untuk berbagai kebutuhan, tidak hanya untuk kebutuhan pokok pengrajin batik tulis namun digunakan juga untuk mengembangkan usaha pembuatan batik tulis. Dengan menggunakan analisis SWOT dampak pendapatan ini tidak hanya memiliki kekuatan, namun juga memiliki kelemahan yaitu masih belum tersusun rapih mengenai laporan keuangan usaha batik tulis, dan adapula ancamannya, yaitu berupa persaingan batik tulis dari daerah lain. Sedangkan kekuatan itu sendiri adalah dapat meneruskan usaha batik tulis dan peluangnya yaitu dapat mengembangkan usaha pembuatan atau industri batik tulis Trusmi. Dengan tujuan untuk memaksimalkan kekuatan serta peluang dan meminimalisir kelemahan dan ancaman untuk itu pengrajin batik tulis perlu melakukan pengembangan usaha dengan menggunakan strategi diferensiasi. Kata kunci: Batik Tulis, Pengrajin, Pendapatan Abstract Batik industry is now growing. Likewise with batik Trusmi that development is now growing rapidly. Revenue is a consequence or impact of the development of batik industry. Revenue Trusmi batik artisans, can be used for the basic needs of both basic needs and the needs of batik artisans in the business of making batik and batik artisans revenue also used for industrial development or business Trusmi batik. The problems discussed in this research on the impact of batik artisans Trusmi revenue as a result of the development of batik industry Trusmi. With the goal, which is to determine the revenue impact of batik artisans Trusmi batik industry development. The method used in this research is using descriptive qualitative method with the approach used approach SWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunity, Threath). Data collected by using observation and in-depth interviews with batik artisans Trusmi and also the village, as well as gathering documentation in the form of images and small notes. Results of research conducted by the researchers, it is known that income Trusmi batik artisans used for a variety of needs, not only for the basic needs of batik artisans but is also used to develop the business of making batik. By using SWOT analysis of the impact of this revenue is not only powerful, but also has the disadvantage of not yet arranged neatly on the financial statements batik business, and there were also threats, in the form of batik competition from other regions. While the strength of itself is able to carry on business batik and opportunities that can develop the business of making or write Trusmi batik industry. With the aim to maximize profits and the opportunities and minimize weaknesses and threats to the batik artisans need to develop the business by using a strategy of differentiation.
PENGARUH PRESEPSI MASYARAKAT DESA PEJAGAN TENTANGPERBANKAN SYARIAH TERHADAP MINAT MENJADI NASABAHBANK SYARIAH Nining Wahyuningsih; Eva Nur'ana
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.198 KB) | DOI: 10.24235/jm.v4i1.758

Abstract

AbstrakPenelitian ini menjadikan masyarakat desa Pejagan sebagai subyek penelitian , dimana data yang diperoleh adalah data primer dari kuesioner yang dibagikan kepada 100 orang warga desa Pejagan yang diambil secara random. Sample yang di ambil dari populasi dengan menggunakan rumus pengambilan sample Profortionate stratifield Random sampling yakni rumus Slovin, sehingga diperoleh sampel sebanyak 100 orang dari 5026 warga desa Pejagan.selain data primer, juga digunakan data sekunder berupa data jumlah bank syariah yang ada di Brebes. Yang mana hasil dari pengumpulan data tersebut diolah menggunakan aplikasi IBM SPSS statistic 20, yang selanjutnya akan digunakan metode deskriptif kuantitatif dari hasil pengolahan tersebut.Dari hasil penelitian dan olah data yang dilakukan, dihasilkan bahwa memang ada pengaruh yang signifikan antara persepsi masyarakat desa Pejagan tentang  perbankan syariah terhadap minat menjadi nasabah perbankan syariah yakni sebesar 0,249. Dengan persentase sumbangan pengaruh variabel persepsi masyarakat  tentang perbankan syariah terhadap minat sebesar 7,5% sedangkan sisanya sebesar 92,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini Selain itu diperoleh hasil bahwa Nilai t hitung > t tabel (2,818> 1,984467404) maka Ho ditolak. Kata kunci:  Bank Syariah, Persepsi, Minat Menjadi Nasabah, Desa Pejagan                  Abstract This research were Pejagan rural communitiesas subjects in this study, where the data obtained is the primary data from questionnaires distributed to 100 villagers Pejagan taken at random. Sample taken from the population using the formula Profortionate stratifield sampling Random sampling the Slovin formula, in order to obtain a sample of 100 people from 5026 villagers Pejagan.selain primary data, also used secondary data existing number of Islamic banks in Bradford. Which results from the collection of the data is processed using IBM SPSS statistical applications 20, which would then be used quantitative descriptive method of the processing results.From the research and data processing are carried out, resulting that there is a significant relationship between the perception of villagers Pejagan on Islamic banking to become customers of Islamic banking interests which amounted to 0,249. With the contribution percentage of variables influence the public perception of Islamic banking to interest of 7.5%, while the remaining 92.5% is influenced by other variables not included in this study showed that addition value t> t table (2.818> 1, 984467404), then Ho is rejected. Keywords: Islamic Bank, Perception, Interests Being customer, Desa Pejagan     
Pengaruh Lokasi Usaha, Alokasi Waktu, Dan Lama Usaha Terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Lima Di Masa Pandemi Covid-19 Siti Rohmawati; Ila Navilah; Nining Wahyuningsih
Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 13 No. 3 (2022): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/covalue.v11i1.1974

Abstract

Latar belakang: Pedagang Kaki Lima adalah pedagang yang memiliki modal dan pendapatan yang relatif kecil, yang tidak memiliki tempat yang permanen dan terkadang berpindah dari tempat satu ke tempat yang lainnya. Dalam berdagang, setiap pedagang memiliki tujuan untuk meningkatkan pendapatan. Hal ini dapat ditentukan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang seperti lokasi usaha, alokasi waktu, dan lama usaha. Tujuan penelitian: mengetahui apakah ada pengaruh lokasi usaha, alokasi waktu, dan lama usaha terhadap tingkat pendapatan pedagang kaki lima pada masa pandemi covid-19 di wilayah Desa Warukawung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden. Metode penelitian: Metode analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan model analisis pengukuran dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji persayaratan asumsi, uji model analisis regresi linier berganda, uji hipotesis serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian: secara parsial variabel lokasi usaha dan alokasi waktu berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang kaki lima pada masa pandemi covid- 19 di wilayah Desa Warukawung. Sedangkan variabel lama usaha tidak berpengaruh terhadap pendapatan pedagang kaki lima pada masa pandemi covid-19 di wilayah Desa Warukawung. Serta secara simultan variabel lokasi usaha, alokasi waktu, dan lama usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang kaki lima pada masa pandemi covid-19 di wilayah Desa Warukawung. Kesimpulan: secara parsial, lokasi usaha, alokasi waktu, berpengaruh, sedangakan lama usaha tidak berpengaruh terhadap pendapatan pedagang kaki lima serta secara simultan, lokasi usaha, alokasi waktu, dan lama usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang kaki lima pada masa pandemi covid-19 di wilayah Desa Warukawung.
MENGUJI PERAN EFIKASI DIRI UNTUK MENINGKATKAN PENCAPAIAN TARGET KINERJA PEGAWAI Nining Wahyuningsih; Heru Dwi Prasetya; Angga Pandu Wijaya; Umi Salamah
Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen Vol 6, No 2 (2022): JURNAL BISNIS DAN KAJIAN STRATEGI MANAJEMEN
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbkan.v6i2.6061

Abstract

Pencapaian target kinerja pegawai merupakan salah satu indikator penting dalam organisasi. Ketika pegawai mencapai target kinerja yang telah ditetapkan maka mengindikasikan bahwa kemampuan dan kompetensi pegawai sebanding dengan target yang telah ditetapkan. Digitalisasi teknologi adalah salah satu tantangan dalam pelaksaan pekerjaan, pada satu sisi akan mempermudah pencapaian target kinerja, pada sisi yang lain membutuhkan kemampuan adaptasi pegawai. Penelitian ini menganalisis secara mendalam pengaruh intensifikasi kerja digital dan spesifikasi kerja terhadap kinerja pegawai yang dimoderasi oleh efikasi diri. Penelitian dilakukan dengan melibatkan sampel penelitian yang bekerja pada organisasi yang mengalami dinamika dalam perkembangan teknologi. Penelitian dilakukan dengan instrumen kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 104 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensifikasi kerja digital berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Selain itu, penelitian ini telah membuktikan bahwa spesifikasi kerja memiliki peran penting dalam menentukan kinerja pegawai. Efikasi diri memiliki pengaruh yang esensial untuk meningkatkan kinerja pegawai, sehingga dengan adanya efikasi diri maka intensifikasi kerja digital dan spesifikasi kerja memiliki pengaruh lebih besar.
Pengaruh Tiktok Sebagai Media Pembelajaran Seksualitas Pada Siswa Sekolah Dasar Wahyuningsih, Nining; Fatihaturosyidah, Fatihaturosyidah
Didaktika Vol 2, No 4 (2022): Didaktika
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/didaktika.v2i4.49888

Abstract

The title of the research is "The Effect of TikTok as a Media for Learning Sexuality Knowledge in Elementary School Students" with correlational quantitative methods. Aims to reveal a picture of the influence of TikTok as a medium for learning sexuality knowledge for elementary school students and reveal what aspects are influential on using TikTok as a medium for learning sexuality knowledge for elementary school students. The population used by Cipanas Elementary School students in the Cipanas Environment is 10 students who have TikTok. With a questionnaire instrument given to students and supported by data from observations and interviews. The location of this research is the Cipanas environment. After the data is collected, the next step is data analysis. From the data analysis stage, getting the results of TikTok as a learning medium has no effect on sexuality knowledge in elementary school students. Although it has a variable that has no effect, the relationship between variables x and y from this study is positive, which means that the lower the influence of TikTok, the lower the knowledge of sexuality. And the level of correlation in this study is stated to be low.
IMPLEMENTASI PELAPORAN KEUANGAN MELALUI APLIKASI AKUNTANSIKU PADA ORGANISASI NIRLABA SMP ISLAM TERPADU BINA UMMAH KABUPATEN CIREBON Ahdi, Makmuri; Nakhwatunnisa, Haulah; Wahyuningsih, Nining; Iqbal, Mohammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 10, No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v10i02.7240

Abstract

This community service activity was carried out because there are still many non-profit organizations that do not produce Financial Statements by ISAK 35. This activity aims to train and implement the Akuntansiku application for making non-profit financial reports at SMPIT Bina Ummah. The methods used in this research include lectures, discussions, and the practice of preparing financial reports. The time for carrying out community service activities is 4 (four) months from July to October 2022. This activity begins with program socialization, basic accounting training, training on the Akuntansiku application, and training on preparing vouchers, which consist of cash receipt vouchers, vouchers cash disbursements, bank receipt vouchers, bank disbursement vouchers, and memorial journal vouchers. Nonprofit financial statements are essential to inform the statement of financial position. In addition, financial reports are used as a basis for decision-making, so accountability is needed in preparing financial reports. One application that can be used for making financial reports is the Akuntansiku application. With this service program, it is hoped that SMPIT Bina Ummah can make non-profit financial reports according to ISAK 35 using the Akuntansiku application.
Analisis Penerapan Inovasi Produk dan Layanan dalam Meningkatkan Daya Saing Bank Syariah Indonesia KCP Cirebon Plered 1 Khaerunnisa; Nining Wahyuningsih; Mohammad Iqbal
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 5 No. 2 (2024): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : PRODI PERBANKAN SYARIAH INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v5i2.2682

Abstract

Inovasi produk dan layanan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan daya saing bank syariah di Indonesia. Agar dapat bersaing dengan lembaga keuangan lain, tentu saja BSI KCP Cirebon Plered 1 membutuhkan inovasi, terutama inovasi produk dan layanan. Perkembangan inovasi produk dan layanan penting agar masyarakat tertarik dengan BSI KCP Cirebon Plered 1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan inovasi produk dan layanan terhadap peningkatan daya saing BSI KCP Cirebon Plered 1, menganalisis tantangan dan peluang inovasi produk dan layanan di Bank Syariah Indonesia KCP Cirebon Plered 1, serta mengidentifikasi kemampuan Bank Syariah Indonesia KCP Cirebon Plered 1 dalam mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis SWOT dengan pendekatan kualitatif. Analisis SWOT menggunakan matriks internal factor evaluation (IFE) dan matriks external factor evaluation (EFE), di mana IFE yang meliputi kekuatan dan kelemahan dan EFE meliputi peluang dan tantangan. Hasil penelitian menunjukkan, BSI KCP Cirebon Plered 1 telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap inovasi produk dan layanan dalam meningkatkan daya saingnya. Melalui evaluasi produk yang ada, perbandingan dengan produk bank syariah lain, serta penambahan fitur baru seperti menambahkan fitur pembayaran tiket kereta api pada mobile banking, menu pembayaran listrik/air, menu pembayaran akademik, dan sebagainya, bank berhasil menarik minat nasabah dan meningkatkan pertumbuhan jumlah nasabah. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur IT, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya pemahaman nasabah tentang produk syariah, BSI KCP Cirebon Plered 1 mampu memanfaatkan peluang signifikan. Hal ini termasuk meningkatnya minat masyarakat terhadap produk perbankan syariah dan perkembangan teknologi digital. Dengan strategi inovatif, kesadaran akan prinsip syariah, dan komitmen terhadap keamanan data dan teknologi, bank dapat mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang untuk terus berinovasi dalam produk dan layanan.
Comparing Pre and Post-Merger Performance of Bank Syariah Indonesia: A Maqashid Shariah Index Analysis Inarawi, Wiwi; Djuwita, Diana; Wartoyo, Wartoyo; Wahyuningsih, Nining
Li Falah: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 1, No 1 (2024): Special Edition: International Conference on Islamic Economics (ICOIE)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v1i1.10779

Abstract

This study evaluates the performance impact of Indonesia's landmark Islamic bank merger by comparing pre and post-merger performance using the Maqashid Shariah Index (MSI) framework. The research analyzes performance data from the three merged banks - Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS), Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS), and Bank Syariah Mandiri (BSM) - for five years prior to their merger (2016-2020), and compares it with two years of post-merger data (2021-2022) from Bank Syariah Indonesia (BSI). Using a quantitative approach with descriptive verification methods, the study employs Simple Additive Weighting and Mann-Whitney U Test to analyze performance across three MSI dimensions: education of individuals (Tahzib al-Fard), establishment of justice (Iqamah al-Adl), and promotion of welfare (Jalb al-Maslahah). The findings reveal that among the pre-merger banks, BSM demonstrated the strongest overall MSI performance. Post-merger analysis shows that while BSI achieved performance stability in its first two years, its MSI score remains slightly below the pre-merger average. Statistical analysis using the Mann-Whitney U Test indicates no significant performance differences between pre and post-merger periods across all MSI dimensions. These results provide important insights for Islamic banking practitioners and regulators regarding the early performance outcomes of this strategic merger while highlighting opportunities for further optimization of BSI's adherence to Shariah objectives.