Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Consumer Satisfaction, Consumer-Brand Identification, and Repurchase Intention Auliya Nurmalasari; Nikodemus Hans Setiadi Wijaya
Jurnal Maksipreneur Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Proklamasi 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30588/jmp.v12i1.931

Abstract

This study proposes whether consumers will be loyal to a product with a brand that they have just bought and tried by knowing their repurchase intention. This study unfolds consumer satisfaction and consumer brand identification as the factors which can influence repurchase intention. A total of 177 samples were used. Path analysis in WarpPLS was used to examine the proposed hypotheses. The results showed a positive relationship influence of consumer satisfaction on repurchase intention. The results also showed a positive consumer-brand identification on repurchase intention. However, consumer-brand identification failed to moderate the relationship between customer satisfaction and repurchase intention.
The Impact of Entrepreneurship Education and Family Environment on Entrepreneurship Motivation of College Students Nuning Kristiani; Auliya Nurmalasari
EQUILIBRIUM - Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol. 15 No. 1 (2021): EQUILIBRIUM - Jurnal Bisnis dan Akuntansi (EJBA)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/ejba.v15i1.220

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh pendidikan kewirausahaan dan lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar pada siswa Sekolah Bisnis STIE YKPN. Motivasi berwirausaha sebagai variabel terikat dan variabel bebas adalah pendidikan kewirausahaan dan lingkungan keluarga. Jumlah populasi untuk penelitian ini adalah 183 orang. Mengingat masih ada siswa yang telah lulus maka tidak semua populasi diambil sebagai sampel. Untuk merepresentasikan populasi penelitian digunakan rumus Slovin untuk menentukan jumlah sampel. Berdasarkan perhitungan rumus Slovin maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 126 responden. Kemudian data dianalisis menggunakan metode regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan dan lingkungan keluarga terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi berwirausaha. Penelitian ini membuktikan bahwa proses pendidikan yang telah diterapkan di YKPN Business School baik secara teori maupun praktek telah berhasil memotivasi mahasiswa untuk menjadi wirausaha. Di sisi lain, lingkungan keluarga yang berisi bimbingan, dukungan, dan arahan dari keluarga mahasiswa juga berpengaruh terhadap motivasi berwirausaha.
Peningkatan Kapasitas Pendidikan dengan Pendampingan Kreativitas, Inovasi dan Penelitian pada Siswa SMAN 6 Yogyakarta Bikorin, Bikorin; Auliya Nurmalasari; Idam Wahyudi; Yoshua Ronaldo Primortono
JNANADHARMA Vol. 2 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jafst.v2i2.4753

Abstract

Era sekarang ini disrupsi dan teknologi mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan ini, tidak terkecuali bidang pendidikan. Para siswa dituntut untuk dapat menyesuaikan dengan perkembangan kurikulum serta teknologi terkini. Harapannya agar dapat menghasilkan generasi emas, lulusan yang mempunyai kompetensi dan cakap dalam teknologi. Sekolah menengah memerlukan banyak insight dari perguruan tinggi untuk memperkaya khasanah keilmuan, sedangkan perguruan tinggi melaksanakan kolaborasi sebagai upaya implementasi Tri Dharma. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan sebagai transfer of knowledge antara perguruan tinggi dengan pendidikan menengah. Harapannya agar daya pikir dan kreativitas para siswa lebih terasah dengan hadirnya mentor dan sarana yang memadai. Para siswa SMAN 6 Yogyakarta diberikan edukasi mengenai pengembangan kreativitas dan teknik dalam berbisnis. Materi selanjutnya adalah dilaksanakan diskusi dan review terhadap prototype dan draft proposal para siswa. Berdasarkan ulasan saat kegiatan diskusi dan review, para siswa merasa puas akan materi dan pemahaman yang diberikan. Para siswa merasa bahwa kehadiran dosen dari Universitas AKPRIND Indonesia sangat bermanfaat serta memberikan pencerahan dan insight yang baik.
Kajian Literatur : Faktor Yang Mempengaruhi Turnover Intention Karyawan Dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Idam Wahyudi; Auliya Nurmalasari; Bikorin Bikorin; Muhammad Akmal; Yoshua Ronaldo Primartono
Jurnal Manuhara : Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2024): APRIL: Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/manuhara.v2i2.704

Abstract

This study aims to conduct a literature review on previous research related to factors influencing employee turnover intention in human resource management. This research falls under the category of library research,. The analysis of theory and relationships between variables is carried out through journals obtained from sources such as Publish or Perish, Mendeley, Google Scholar, and e-books. The findings of the research indicate that employee competency levels have a positive impact on turnover intention, indicating that despite possessing high skills, factors such as employee motivation, salary satisfaction, and organizational climate also play a significant role in influencing turnover intention. Furthermore, work stress, organizational commitment, and job satisfaction were identified as factors having a negative impact on turnover intention. The study also underscores that a positive organizational culture can diminish turnover intention, emphasizing the need to consider other variables such as work environment, leadership style, and organizational commitment. Additionally, the research highlights emotional labor and burnout as significant factors, wherein heightened emotional exhaustion can amplify employees' inclination to leave their jobs. Subsequent research endeavors could explore contextual factors that may moderate or alter the relationship between the identified variables (such as competence, motivation, job satisfaction) and turnover intention.
PERAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR DALAM MEMBENTUK NIAT PEMBELIAN PRODUK BERSERTIFIKAT HALAL: STUDI PADA GENERASI ZILENIAL DAN MILENIAL Sulistyowati, Anggun; Idam Wahyudi; Auliya Nurmalasari
E-Jurnal Manajemen Vol. 15 No. 3 (2026)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2026.v15.i3.p05

Abstract

Indonesia memiliki potensi yang sangat besar sebagai salah satu pasar utama dalam pengembangan ekonomi halal global, yang didukung oleh jumlah penduduk muslim yang diproyeksikan mencapai sekitar 244 juta jiwa pada Tahun 2025. Penelitian ini memperluas kajian sebelumnya dengan menganalisis niat beli konsumen terhadap berbagai produk bersertifikat halal, tidak hanya terbatas pada produk pangan, tetapi juga mencakup perawatan kulit, makanan, dan minuman. Fokus penelitian diarahkan pada konsumen Milenial dan Zilenial yang memiliki karakteristik konsumsi khas serta tingkat responsivitas tinggi terhadap standar dan kepatuhan produk. Dengan menggunakan kerangka Theory of Planned Behavior, penelitian ini melibatkan 126 responden berusia 17-41 tahun di Daerah Istimewa Yogyakarta dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap dan persepsi kontrol perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli produk bersertifikat halal, sementara norma subjektif berpengaruh negatif dan tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa niat beli produk halal pada konsumen Milenial dan Zilenial lebih dipengaruhi oleh faktor internal dibandingkan tekanan sosial.   Indonesia has enormous potential as one of the main markets in the development of the global halal economy, supported by a Muslim population projected to reach approximately 244 million people by 2025. This study extends previous research by analyzing consumer purchase intention toward various halal-certified products, not limited to food products but also including skincare, food, and beverages. The research focuses on Millennial and Generation Z consumers, who exhibit distinctive consumption characteristics and a high level of responsiveness to product standards and compliance. Using the Theory of Planned Behavior framework, the study involved 126 respondents aged 17–41 years in the Special Region of Yogyakarta and was analyzed using the Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. The results indicate that attitude and perceived behavioral control have a positive and significant effect on purchase intention toward halal-certified products, while subjective norms have a negative and insignificant effect. These findings suggest that halal product purchase intention among Millennial and Generation Z consumers is more strongly influenced by internal factors than by social pressure.