Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Sharia Fintech As An Instrument Of National Economic Recovery Amid The Covid-19 Pandemic Nurul Istifadhoh; Inarotul A’yun; Hafidhotul Mufidhoh
Dinar : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 8, No 2: Agustus 2021
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/dinar.v8i2.11115

Abstract

The focus of this research is to uncover the existence of sharia fintech which is considered able to accelerate the process of accelerating economic recovery due to pandemics that have an impact on the slowdown of the national scale economy.This research was conducted using an in-depth literature study with qualitative descriptive analysis techniques approach. The data collection method used is the library method. The literature used as a reference is scientific articles, mass media articles, textbooks, and other online literature searches that correspond to this research.The results of the study show fintech contributes positively to the national economic recovery and the increase in state revenues during the pandemic. This can be improved by supporting strengthening government regulations for inclusive and sustainable fintech growth so that fintech has the potential to be a triggering factor for the digital financial services industry in Indonesia.
Analisis Faktor Eksternal Terhadap Risiko dalam Pembiayaan Bermasalah di Bank Umum Syariah Wiwik Saidatur Rolianah; Nurul Istifadhoh
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 4 No 02 (2022): SAUJANA: Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v4i02.92

Abstract

Perbankan sebagai lembaga penghimpun dan penyaluran dana dari masyarakat secara efektif tentunya mempunyai risiko yang ada di dalamnya, termasuk Bank Umum Syariah yang memberikan pembiayaan kepada nasabahnya. Adanya potensi timbul risiko berupa pembiayaan bermasalah yang menggunakan rasio non performing financing (NPF) sebagai indikator penilainya tentu harus diperhitungkan dan ditanggulangi, maka dari itu harus diperhatikan seberapa jauh faktor-faktor yang mempengaruhi. Termasuk faktor eksternal di luar Bank Umum Syariah dan dalam penelitian ini memakai inflasi dan gross domestkc product sebagai dua variabel dalam faktor eksternal. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan analisis regresi berganda, yang mana data bersumber dari data sekunder dan diambil langsung dari website utama di OJK, BPS, dan BI. Berdasarkan hasil penelitian baik simultan ataiupun parsial tidak ada pengaruh antara faktor eksternal berupa inflasi dan GDP terhadap risiko dalam pembiayaan bermasalah dengan indikator rasio di Bank Umum Syariah tahun 2010 sampai 2021.
Strategi Pemasaran Produk Simpanan Qurban Koperasi Syariah Mitra Usaha Ideal (KOPSYAH MUI) Cabang Dukun Gresik Muhammad Yusuf Aria Widjaja; Nurul Istifadhoh
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 5 No 01 (2023): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v5i01.124

Abstract

The chance for KOPSYAH MUI to expand is due to the rise in financial institutions selling financial products and participating in financial literacy initiatives. This study aims to evaluate the KOPSYAH MUI sacrificial savings products' marketing approach. Members who want to pay in installments or save for the Eid al-Adha holiday should use sacrificial savings programs. This research is a field study that employs qualitative methodologies to describe information about the research object based on actual field observations. procedures for gathering data that include interviewing, observation, and documentation. The findings demonstrated that the KOPSYAH MUI branch in Dukun successfully adopted a marketing plan for products for sacrificial savings using a number of techniques. The marketing strategy used by KOPSYAH-MUI first applies segmentation, targeting, and positioning. Second, KOPSYAH MUI has a unique marketing strategy for sacrificial savings products that involves joint contact between branch managers and account managers with the public, industry participants, and partners. Fast marketing that does not require members to visit the service bureau is made possible by this socializing.
Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna Melalui Sinau Bareng Ademos Indonesia Nurul Istifadhoh
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 2 No 2 (2020): Sharia Economic: January, 2020
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v2i2.467

Abstract

Pemuda merupakan sosok yang sangat tepat dalam menghadapi perkembangan dunia, karena pemuda diilustrasikan sebagai seseorang yang memiliki semangat tinggi, bertenaga dan berintelektual. Peran pemuda dirasa sangat penting dalam membangun suatu negara. Hal ini dikarenakan pemuda memiliki andil yang cukup melalui perencanaan, pengembangan maupun strategi yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan suatu negara. Hal inilah yang menjadi alasan mendasar pemerintah dengan menyiapkan pemuda dan sumber daya manusia lainnya supaya berkompeten dan berdaya saing. Lembaga pemberdayaan masyarakat ADEMOS Indonesia melalui program sinau bareng, ikut serta membantu peran pemerintah dalam peningkatan kapasitas pemuda di Bojonegoro. Melalui program sinau bareng, ADEMOS Indonesia mengajak pemuda di Bojonegoro untuk menjadi entrepreneur hebat dan ikut serta membangun desanya masing-masing. Sehingga akan menjadi pemuda yang memiliki rasa kepemilikan serta rasa tanggung jawab terhadap kemajuan desanya serta mampu berdaya saing.
ANALISIS MAQASHID SYARIAH PADA KOPERASI PRODUSEN SYARIAH INDUSTRI KREATIF DI BOJONEGORO Nurul Istifadhoh; Zahida I'tisoma Billah; Hafidhotul Mufidah
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 10 No. 2 (2021): September
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v10i2.1230

Abstract

Koperasi Produsen Syariah Industri Kreatif merupakan koperasi syariah yang memiliki peran untuk meningkatkan kualitas hidup anggota melalui usaha mikro kecil menengah (UMKM). UMKM yang ada pada Koperasi Produsen Syariah Industri Kreatif ialah bergerak dibidang industri kreatif. Sedangkan maqashid syariah merupakan hukum Islam yang memiliki maksud dan tujuan penting dalam kehidupan manusia yaitu memperoleh kemaslahatan. Melalui adanya konsep antara lain 1) terserapnya ilmu pengetahuan dan meningkatnya pendidikan anggota; 2) tersampaikannya rasa keadilan bagi masyarakat khususnya anggota; 3) terwujudnya kesejahteraan anggota. Metode yang digunakan dalam artikel ini ialah metode kualitatif yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Analisis maqashid syariah pada Koperasi Produsen Syariah Industri Kreatif di Bojonegoro berjalan sesuai dengan konsep dan tujuannya yaitu yaitu proses pendidikan yang diperoleh anggota sangat dirasakan pengaruh positifnya oleh anggota Koperasi Produsen Syariah Industri Kreatif, tersedianya bahan batik, konveksi dan sablon memudahkan anggota dalam melakukan peningkatan produksi, meningkatnya keuangan keluarga serta kemampuan dalam memanfaatkan teknologi untuk usaha industri kreatif anggota yang semakin lama semakin berkembang. Sebagaimana fungsi dari koperasi syariah itu sendiri yaitu untuk mendorong kehidupan masyarakat pada kesejahteraan dan ke maslahatan
Islamic Fintech and Digital Islamic Economic Development: Opportunities and Challenges in Supporting Sustainable Community Welfare Nurul Istifadhoh
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 2 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i2.482

Abstract

Fintech is a financial services method that is gaining popularity in today's digital era. Digital payments are one of the fastest-growing sectors in the fintech industry in Indonesia. Sustainable development is used as a human effort to improve the quality of life while still striving not to overwhelm the ecosystem that supports life, and is always considered a crucial issue in society. The aim of this research is to determine whether fintech can become a solution for sustainable development in Indonesia. The research method used is qualitative descriptive with a literature study approach. The results show that fintech implementation is considered one solution for improving sustainable development goals to optimize the realization of public welfare. On the other hand, fintech implementation still requires various preparations that must be met first by the government, including customer data security, digital literacy, financial literacy, and infrastructure for every fintech activity
Peran Strategis Marketing 4.0 dalam Upaya Pertumbuhan Aset Bank Syariah Iqlila Fahmadia Da'at Arina; Nurul Istifadhoh
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 2 (2025): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2025.vol8(2).25662

Abstract

Transformasi digital menuntut perbankan syariah untuk mengadopsi strategi pemasaran yang adaptif guna menghadapi perubahan perilaku konsumen, namun tetap berpegang teguh pada prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran strategis marketing 4.0 yang meliputi interaksi media sosial, edukasi digital, dan efisiensi biaya promosi dalam upaya mendorong pertumbuhan aset bank syariah yang dilaporkan di OJK. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggali persepsi dan strategi para pengambil keputusan dalam mengimplementasikan pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga pilar marketing 4.0 memiliki peran strategis yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam. Interaksi media sosial bukan sekadar metrik popularitas, melainkan manifestasi amanah melalui komunikasi yang empatik (qaulan layyinan). Edukasi digital berfungsi sebagai pemenuhan kewajiban ta'lim untuk meminimalisir ketidakjelasan (gharar) dan menyeleksi nasabah berkualitas. Sementara itu, efisiensi biaya promosi dimaknai sebagai penerapan prinsip anti-pemborosan (anti-tabdzir) melalui penargetan berbasis data. Sinergi dari ketiga pilar ini membangun modal kepercayaan (trust) publik yang menjadi pendorong utama pertumbuhan aset secara berkelanjutan.
Analisis Kualitas Pelayanan Berbasis Prinsip Syariah Pada Kepuasan Nasabah Di BMT NU Cabang Sidayu Mohammad Veri Hidayat; Nurul Istifadhoh
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 2 (2025): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2025.vol8(2).25711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan berbasis prinsip syariah terhadap kepuasan nasabah di BMT NU Cabang Sidayu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam yang melibatkan 20 nasabah aktif sebagai informan utama. Analisis dilakukan untuk menggali persepsi nasabah terkait dimensi pelayanan prima (service excellence) yang mencakup kehandalan, daya tanggap, dan empati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi daya tanggap dan empati dinilai memuaskan dan telah sesuai dengan prinsip syariah, yang ditandai dengan respons cepat, sikap ramah (3S), dan kesediaan mendengarkan keluhan. Namun, pada dimensi kehandalan, kepuasan nasabah belum maksimal dikarenakan adanya keterlambatan dalam proses pengajuan pembiayaan. Temuan ini mengindikasikan perlunya evaluasi pada aspek kehandalan operasional untuk menyempurnakan kualitas pelayanan secara menyeluruh di BMT NU Cabang Sidayu.