Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Relevan

PENGEMBANGAN LKPD MODEL FLIPPED CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF Annisa Sabrina; Didik Santoso; Rusydi Ananda
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2021): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.93 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematis siswa dengan model pembelajaran flipped classroom kelas XI SMA Swasta Sultan Iskandar Muda Medan pada materi limit fungsi. Kualitas produk yang dikembangkan dinilai berdasarkan aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian research and development (R&D). Dengan model penelitian 4D yaitu define, design, develop, dan dessiminate. Kualitas keefektifan perangkat pembelajaran dikatakan efektif berdasarkan hasil pretest dan posttest dengan peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa dari pretest yaitu 9,09 % ke posttest yaitu 68,1% dengan kategori baik dan juga diukur kesignigikannya melalui uji t dengan hasil t hitung = 15,904 dan t tabel = 2,064, dimana t hitung > t tabel dengan keputusan terdapat perbedaan signifikan.  Kata Kunci : LKPD; Kemampuan Berpikir Kritis; Kemampuan Berpikir Kreatif.   ABSTRAK       This study aims to develop a learning device for Student Worksheets (LKPD) to improve students' critical and creative mathematical thinking skills with the flipped classroom learning model for class XI at Sultan Iskandar Muda Private High School Medan on the limit function material. The quality of the developed products is assessed based on aspects of validity, practicality, and effectiveness. This research uses research and development (R&D) research methods. With a 4D research model that is define, design, develop, and desiminate. The quality of the effectiveness of learning devices is said to be effective based on the results of the pretest and posttest with an increase in the percentage of students' learning completeness from the pretest, which is 9.09% to the posttest, which is 68.1% in the good category and also measured its significance through the t-test with the results of t-count = 15.904 and t-table = 2.064, where t count > t table with the decision there is a significant difference. Keywords: LKPD; Critical Thinking Ability; Creative Thinking Ability.
PERBANDINGAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Dhini Indar Mutia; Mardianto; Rusydi Ananda
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2021): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.945 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan Student Facilitator and Explaining dan Reciprocal Teaching terhadap kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 16 Lubuk Pakam. Sampel pada penelitian ini 2 kelas yaitu kelas VIII-A dan VIII-B. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa yaitu tes berbentuk uraian. Berdasarkan hasil analisis uji F, didapat nilai   dan  . Diketahui bahwa nilai  , ini membuktikan bahwa kemampuan berpikir kritis yang diajarkan dengan Student Facilitator and Explaning lebih baik daripada siswa yang diajarkan dengan Reciprocal Teaching. Kata Kunci : Student Facilitator and Explaining; Reciprocal Teaching; Berpikir Kritis.   Abstrak     This study aims to determine the comparison between Student Facilitator and Explaining and Reciprocal Teaching on critical thinking skills. This research is a quantitative research with a quasi-experimental type of research. The population is all students of class VIII SMP Muhammadiyah 16 Lubuk Pakam. The sample in this study was 2 classes, namely class VIII-A and VIII-B. The instrument used to determine the critical ability of students in conducting experiments. Based on the results of the F test analysis, obtained F value = 5.334 and F table = 4.007. It is known that F value > F table, this proves that critical thinking skills taught by Student Facilitator and Explaning are better than students taught by Reciprocal Teaching.  Keyword: Student Facilitator and Explaining, Reciprocal Teaching, Critical Thinking.
PENGEMBANGAN MEDIA BERBASIS VIDEOSCRIBE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Puri Anjani; Rusydi Ananda; Eka Khairani Hasibuan
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2022): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.937 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat proses pembuatan video pembelajaran berdasarkan model pengembangan ADDIE, melihat tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dari media pembelajaran videoscribe pada materi matriks. Penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE dengan 5 tahapan, yaitu analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi) dan evaluation (evaluasi). Subjek pada penelitian ini yaitu peserta didik di kelas XI SMA Prima Tembung yang berjumlah sebanyak 23 peserta didik. Instrumen pada penelitian ini menggunakan angket untuk melihat kevalidan dan angket motivasi belajar peserta didik untuk melihat tingkat kepraktisan media dan tes hasil belajar peserta didik untuk melihat tingkat keefektifan dari media yang dikembangkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kevalidan dari media pembelajaran sebesar 2,67 dengan kategori baik/cukup valid. Untuk tingkat kepraktisan dari media pembelajaran berdasarkan angket respon peserta didik sebesar 3,87 dengan kategori baik/praktis. Sedangkan untuk tingkat keefektifan dari mediapembelajaran berdasarkan persentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 86% dengan hasil indeks Gain Ternomalisasi 0,34 yang tergolong sedang. ABSTRACT                 This study aims to see the process of making learning videos based on the ADDIE development model, to see the level of validity, practicality and effectiveness of the videoscribe learning media on matrix material. This research includes research and development (Research and Development). This study uses the ADDIE development model with 5 stages, namely analysis, design, development, implementation and evaluation. The subjects in this study were students in class XI SMA Prima Tembung totaling 23 students. The instrument in this study used a questionnaire to see the validity and a questionnaire of students' learning motivation to see the level of practicality of the media and a test of student learning outcomes to see the level of effectiveness of the media developed. The results of this study indicate that the level of validity of the learning media is 2.67 with a good/fairly valid category. For the level of practicality of learning media based on student response questionnaires of 3.87 in the good/practical category. Meanwhile, the level of effectiveness of the learning media based on the percentage of classical learning completeness is 86% with the result of the Normalized Gain index of 0.34 which is classified as moderate.