Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KAJIAN ESTETIKA SENI LUKIS ANAK DI SANGGAR SOLIDEO KOTA MANADO Makasenggehe, Kezia; Tulus, Arie; Matey, Meyer Worang
KOMPETENSI Vol. 4 No. 12 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i12.10843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan estetika karya seni lukis anak yang memiliki karakteristik unik dengan objek penelitian berupa karya lukis anak di Sanggar Solideo Kota Manado Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder Data dikumpulkan melalui studi pustaka observasi wawancara dan telaah dokumen Validitas data dijamin melalui teknik triangulasi memanfaatkan data pendukung serta wawancara dengan narasumber terkait Analisis data dilakukan dengan pendekatan analisis interaktif yang mencakup reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya lukis anak di Sanggar Solideo dapat dikategorikan sesuai dengan tahap perkembangan periodisasi melukis anak yang diuraikan oleh Viktor Lowenfeld yaitu tahap coreng moreng pra bagan bagan realisme awal naturalisme semu dan semi dewasa Karya karya ini mencerminkan beberapa tipe gaya melukis yaitu visual haptik dan campuran dengan aliran realisme impresionisme dan ekspresionisme Dari segi estetika karya lukis anak di Sanggar Solideo menunjukkan keberagaman dalam bentuk objek teknik pewarnaan dan tema Hal ini didukung oleh pendekatan pembelajaran yang memberikan kebebasan kepada anak untuk berekspresi melalui karya mereka < p>
PAMERAN KARYA LUKIS SEBAGAI MEDIA BELAJAR DAN BEREKSPRESI SISWA DI ART GALLERY SMP NEGERI 11 MANADO Purasa, Jovan; Matey, Meyer Worang; Tulus, Arie
KOMPETENSI Vol. 4 No. 12 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i12.10854

Abstract

Fenomena yang sering terjadi menunjukkan bahwa siswa cenderung belajar dari hal hal yang ada di sekitarnya terutama dalam lingkungan sekolah Menyikapi hal tersebut pameran lukisan di Art Gallery< em> SMP Negeri 11 Manado diindikasikan dapat menjadi media pembelajaran baru bagi siswa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat yang dapat diperoleh siswa dari karya seni yang dipamerkan serta untuk memahami bentuk ekspresi siswa yang dapat disalurkan melalui Art Gallery< em> Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi wawancara dan dokumentasi Peneliti menganalisis data secara langsung melalui pengamatan yang kemudian dikonfirmasi dengan informasi dari narasumber Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berupa lukisan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang seni rupa dua dimensi termasuk subjek unsur dan aliran seni lukis Selain itu keberadaan Art Gallery< em> di sekolah memungkinkan sebagian siswa untuk menyalurkan ekspresi mereka melalui karya seni seperti gambar Berdasarkan hasil tersebut keberadaan Art Gallery< em> diharapkan dapat melahirkan karya karya seni baru yang berpotensi menjadi media pembelajaran di ruang pameran sekolah < p>
UPACARA ADAT TULUDE DALAM SENI LUKIS DEKORATIF: PROSES BERKARYA DAN PELESTARIAN BUDAYA KEPULAUAN SANGIHE Mangare, Jans G.; Matey, Meyer Worang; Londonaung, Maden Kirby Martinus
KOMPETENSI Vol. 5 No. 7 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/7qtrv955

Abstract

Upacara Tulude, sebagai salah satu tradisi tertua masyarakat Sangihe, merupakan ritual syukur dan penghormatan yang diwariskan turun-temurun. Upacara ini awalnya memiliki makna spiritual yang sangat kuat, yaitu sebagai ungkapan terima kasih kepada Mawu Ruata Ghenggonalangi (Tuhan Yang Maha Tinggi) atas penyertaan selama setahun penuh, sekaligus sebagai doa dan harapan untuk memasuki tahun yang baru dengan berkat dan keselamatan. Proyek ini bertujuan menciptakan karya seni lukis dekoratif bertema Upacara Adat Tulude sebagai bentuk dokumentasi visual dan upaya pelestarian upacara Adat Tulude. Proses berkarya dilakukan melalui pengumpulan data etnografis, observasi visual terhadap elemen ritual Tulude, penyusunan sketsa dengan penekanan pada motif tradisional, serta pengerjaan karya akhir menggunakan teknik dekoratif yang menggabungkan garis, pola, dan komposisi simbolik. Hasil proyek ini diwujudkan dalam bentuk serangkaian lukisan dekoratif yang secara visual menggambarkan tahapan-tahapan utama dalam Upacara Tulude. Setiap lukisan dirancang bukan hanya sebagai karya estetis, tetapi juga sebagai media yang menyampaikan nilai, simbol, dan makna budaya Sangihe. Dalam proses penciptaannya, unsur-unsur visual seperti warna tradisional, pola khas Sangihe, bentuk ornamen, dan ikon-ikon adat diolah sedemikian rupa agar selaras, sehingga menciptakan harmoni visual yang kuat dan tetap setia pada karakter budaya Sangihe.