Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Desain Rak Tanaman untuk Pertanian Perkotaan di Kampung Wisata Yogyakarta Dan Daniel Pandapotan
Jurnal Strategi Desain dan Inovasi Sosial Vol 3, No 2 (2022): Desain sebagai Pendorong Inovasi Sosial di Masa Pandemik
Publisher : School of Design Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/jsdis.v3i2.5295

Abstract

Yogyakarta merupakan salah satu kota yang dikenal memiliki berbagai jenis destinasi wisata, salah satunya wisata kampung sayur. Pengunjung wisata kampung sayur dapat melakukan beberapa jenis kegiatan wisata, yaitu penanaman, pemanenan, pengolahan, dan penyantapan hasil pertanian. Di area perkotaan dengan lahan terbatas, pengelola memerlukan sarana yang mampu meningkatkan kapasitas tanam sekaligus menunjang keindahan kampung wisata sayur. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, penulis hadir untuk memberikan solusi melalui perancangan rak tanaman. Penelitian ini dilakukan metode Design Thinking di KTD Gemah Ripah Yogyakarta. Penulis mengumpulkan data melalui survei dan wawancara. Data berupa foto, video, dan tulisan dikumpulkan secara bertahap. Pertama, melakukan survei untuk mengetahui kondisi fisik kampung wisata sayur. Kedua, melakukan pendataan sarana terkait dengan ragam kegiatan. Ketiga, melakukan wawancara sekaligus konfirmasi mengenai kendala yang dialami. Keempat, menawarkan beberapa alternatif solusi yang bisa diterapkan. Kelima, membuat model 3D untuk simulasi penataan sarana. Keenam, melakukan pemasangan sarana di lokasi. Hasil studi menunjukkan, bahwa jenis kegiatan yang diadakan menuntut pengelola untuk memaksimalkan kapasitas tanam sekaligus kapasitas pengunjung. Pengadaan sarana berupa rak tanaman, terbukti mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Rak memiliki desain bertingkat dengan variasi ukuran pot dan jenis pot. Rak dapat dipindahkan sewaktu-waktu untuk kemudahan akses pengunjung. Rak lebih ramah lingkungan perkotaan, karena tidak memerlukan paku yang memerikan kesan kumuh. Untuk mengembangkan tujuan wisata kampung sayur di perkotaan, rak bertingkat saja tidak cukup. Rak yang digunakan dituntut untuk memberikan daya tarik dari variasi ukuran pot, variasi cara penyusunan, dan mempertimbangkan dampak kerusakan di lingkungan sekitarnya.
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR UNTUK MENDUKUNG PERTUMBUHAN BAYAM BRASIL DI KOMUNITAS OMAH PASEDULURAN SLEMAN DAN GEMAH RIPAH YOGYAKARTA Kukuh Madyaningrana; Tri Yahya Budiarso; Catarina Aprilia Ariestanti; Dan Daniel Pandapotan; Wulan Sari Sinaga
Jurnal Abditani Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v5i2.231

Abstract

Pembumian konsumsi Bayam Brasil (Althernanthera sissoo) sebagai tanaman sayur alternatif bagi masyarakat perkotaan perlu didukung oleh pemahaman teknik budidaya yang baik. Sebagai salah satu unsur penting dalam tahapan budidaya, pemilihan dan pembuatan pupuk pendukung pertumbuhan tanaman sayur mutlak untuk dicermati. Pupuk organik cair (POC) sebagai salah satu bentuk pupuk organik layak menjadi opsi dalam pemilihan pupuk tanaman bayam brasil karena faktor ketersediaan bahan baku dan ruang pembuatan di lingkungan komunitas pegiat urban farming. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan cara pembuatan pupuk organik cair (POC) berbasis sampah organik yang ada di sekitar lingkungan komunitas urban farming Omah Paseduluran Sleman Gemah Ripah Yogyakarta yang menjadi lokasi pilot project budidaya tanaman Bayam Brasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa POC berbasis sampah organik seperti air cucian beras, irisan kulit buah dan urin ternak domba mudah untuk dibuat. Peserta kegiatan pelatihan pembuatan POC antusias dalam mengikuti kegiatan dan bertekad untuk membuat POC ini secara mandiri untuk diaplikasikan di tanaman budidaya yang dipunyai, baik itu bayam brasil atau tanaman lainnya. Kata kunci : sampah organik, pupuk organik cair, bayam brasil
Pengembangan Desain Tikar sebagai Daya Tarik Wisatawan di Pantai Parangtritis Purwanto Purwanto
Jurnal Strategi Desain dan Inovasi Sosial Vol 4, No 1 (2022): Desain sebagai Strategi: Titik Awal Inovasi Desain Sosial
Publisher : School of Design Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/jsdis.v4i1.5345

Abstract

Pantai Parangtritis merupakan salah satu objek wisata yang menjadi destinasi utama bagi wisatawan domestik  dan  wisatawan manca negara. Objek wisata ini  terletak di selatan provinsi D.I Yogyakarta yang berjarak 26 km atau 45 menit dari pusat kota Yogyakarta. Di lokasi ini, pengunjung bisa duduk santai di tepi pantai menggunakan tikar dan payung. Berdasarkan hasil pengamatan, sarana tersebut menjadi ciri khas Pantai Parangtris. Adapun beberapa hal yang menjadi kendala dan berdampak kepada pengunjung selaku penyewa dan pedagang selaku pemilik, yaitu saat angin bertiup kencang menyebabkan tikar tersingkap dan kotor.  Selain itu, pemberat yang digunakan terkesan seadanya berupa bongkahan batu bangunan, botol bekas berisi plastik dan kantong plastik berisi pasir. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan beberapa alternatif desain yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut untuk meningkatkan daya tarik wisatawan di lokasi tersebut.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitaitf non-partisipatori dengan pengambilan data berdasarkan hasil survey dan studi literatur. Proses perancangan dilakukan menggunakan morphological chart yang terbagi ke dalam beberapa kebutuhan, yaitu untuk penerangan, penampungan sampah sementara dan penandaan kepemilikan tikar. Alternatif desain disajikan dalam bentuk visual dan deskripsi implementasi. Hasil penelitian menunjukan penyelesaian masalah melalui beberapa altenatif desain tikar sekaligus  menciptakan suasana baru sebagai daya tarik objek wisata. Desain tikar yang dihasilkan dilengkapi dengan pemberat berupa tempat sampah sementara, lampu penerangan dan pemberian warna yang erbeda untuk tanda kepemilikan tikar.
Desain Track Trace Untuk Walking Measure Pada Surveyor Jalan Dan Jembatan Riski Yuspa, Vicki; Aditya, Marcellino; Daniel Pandapotan, Dan
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 11 No. 1 (2024): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v11i1.578

Abstract

Infrastruktur Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan dalam Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), yang mencakup 201 proyek dan 10 program PSN. Konteks ini, tenaga ahli menjadi kunci di berbagai bidang terkait, termasuk bidang teknik sipil. Tugas dasar dalam bidang ini adalah melakukan survei, yang sering dilakukan oleh surveyor konstruksi menggunakan alat ukur yang tepat. Namun, penggunaan alat ukur seperti walking measure untuk pengukuran jalan dan lahan gedung seringkali menyebabkan keluhan sakit pada tubuh akibat cakupan pengukuran yang luas namun alatnya tidak ergonomis. Keluhan sakit pada tubuh pengguna, bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan pengembangan tambahan pada alat bantu ukur walking measure dengan tujuan mengurangi keluhan fisik dan meningkatkan efisiensi kerja. Metode pengembangan ini meliputi observasi alat kerja yang digunakan, wawancara dengan pengguna, dan pengukuran tubuh dengan Nordic Body Map. Tahap Selanjutnya, dilakukan perancangan dengan metode SCAMPER dan pembuatan prototipe untuk diuji coba langsung oleh surveyor. Hasil uji coba menunjukkan beberapa temuan baru, seperti penambahan warna oranye stabilo pada rangka alat untuk meningkatkan visibilitas di lingkungan kerja yang berupa tanah, debu, dan bebatuan. Selain itu, kesalahan perhitungan ukuran oleh pengguna juga diidentifikasi sebagai masalah potensial yang mengakibatkan selisih hasil pengukuran dengan yang sebenarnya. Proses pengembangan produk berjalan tanpa kendala, produk berfungsi dengan baik dalam penggunaan normal.
Pemanfaatan Limbah Peluru BB pada Pengembangan Desain Handstop Grip dan Handguard Cover Airsoftgun Yulius Wisdam Arya Prasetyo; Daniel Pandapotan; Marcellino Aditya Mahendra
DEFENDONESIA Vol. 9 No. 1 (2025): April : Jurnal Defendonesia
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54755/defendonesia.v9i1.149

Abstract

Airsoft is one of the supporting activities carried out to train accuracy and dexterity before fighting using replica guns and plastic BB bullets. This activity has contributed to the addition of plastic waste. After finishing airsoft training, BB bullets are simply thrown away without further processing. The author is concerned about this waste so that the problem of how to process plastic waste from BB bullets can be done through products that are reused by airsoft gun users. The author needs to analyze the characteristics of the material and texture of the results of processing BB bullet waste. The author developed a BB bullet waste processing technique so that it can be formed into a functional product. The author designs and produces airsoft gun accessory products based on user preferences. The methods used include experimental and SCAMPER. Experimental consists of processing BB bullet waste with the addition of nets to increase the strength and aesthetics of the product. The processed results are then tested for material characteristics. Furthermore, product design is carried out using the SCAMPER method and ends with the manufacture of a prototype. The study succeeded in obtaining the characteristics of processed BB bullet waste material that is hard and strong from BB bullets so that it can be formed, remains waterproof, and also has a unique texture and color. This processed material is then applied to the manufacture of airsoft gun accessory products in the form of hand guard covers and hand stop grips. The resulting product has an innovative design, combining the concept of strong texture and unique military aesthetics. The potential of the product can be further utilized as a public attraction to the resilience of the universe pioneered on fun occasions such as airsoft.
INVESTIGASI PARAMETER PENGELASAN SMAW PADA STST. 304 UNTUK KEKUATAN TEKUK OPTIMAL DENGAN TAGUCHI-GRA Kristian Ismartaya; Dan Daniel Pandapotan; Yosua Kusuma Negara; Gilang Argya Dyaksa; Ronald Sukwadi
Hexagon Vol 6 No 1 (2025): HEXAGON - Edisi 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i1.5029

Abstract

Mechanical strength in weld joints is important in construction strength. This research takes the issue of SMAW weld joints strength when receiving bending loads on hopper products made from stainless steel 304. Two types of bending loads identified: root bend and face bend load. This research aims to obtain welding process parameters that are able to maximize the bending strength value of SMAW welding joints on stainless steel 304 material. Taguchi's experimental design uses current strength factors and electrode diameter, with an L8 (4121) Orthogonal Array. The novelty of this research is the use of response variables for root bend and face bend strength values which are optimized simultaneously. Multi-response optimization using Grey Relational Analysis method. The results of multi-response optimization are applied in confirmation tests to obtain actual results. The combination of a current strength of 65 A and an electrode diameter of 2.6 mm produces an optimal bending strength value with a desirability of 0.7475. These parameters produce actual face bend strength response of 1071.01 MPa (an increase of 5.38%) and a root bend strength of 1065.86 MPa (an increase of 17.36%).
Framework for Scenario-Driven Black-Box Testing of NPC Behavior in Virtual Reality Games Matahari Bhakti Nendya; Antonius Rachmat Chrismanto; Dan Daniel Pandapotan; Vito Gautama; Lunchakorn Wuttisittikulkij; Gabriel Indra Widi Tamtama Tamtama
INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi Vol 10 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/intensif.v10i1.28379

Abstract

Background: Non-Playable Characters (NPCs) play an important role in the quality of interaction in Virtual Reality (VR) games. As NPC systems become more complex and multi-role, their behavior must be evaluated not only from a design perspective but also in terms of technical stability and interaction consistency. However, systematic methods for validating NPC behavior in VR games remain limited. Objective: This study proposes and implements a scenario-driven black-box testing framework for evaluating NPC behavior in VR games based on observable interaction outcomes. Methods: NPC behavior was evaluated using normal, boundary, and stress-based interaction scenarios. Four behavioral quality criteria were assessed: determinism, state integrity, role consistency, and recovery stability. Selected dimensions of the Game Experience Questionnaire (GEQ), namely Social Behaviour Activity and Post-game Module, were also evaluated. Results: Six test scenarios were evaluated. Four scenarios (66.7%) met all criteria, while two (33.3%) were categorized as partial due to minor delays in state transitions and temporary idle-state resets. No crashes, system failures, or fatal interaction breakdowns were observed. GEQ results indicated moderate-to-good social behavior involvement (mean = 3.3) and a comfortable post-game experience (mean = 3.5). Conclusion: The proposed framework provides a structured and reproducible approach for assessing NPC behavior in VR games without requiring access to internal implementation details. The findings highlight the importance of technical behavioral testing, as positive player experience does not necessarily indicate fully stable and consistent NPC behavior.
Design and Evaluation of Task-Based Waste Sorting Mechanics in Virtual Reality Learning Application Matahari Bhakti Nendya; Vito Gautama; I Kadek Dendy Senapartha; Antonius Rachmat Christmanto; Dan Daniel Pandapotan
International Journal of Information Technology and Computer Science Applications Vol. 4 No. 3 (2026): September - December 2026
Publisher : Jejaring Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58776/ijitcsa.v4i3.266

Abstract

Virtual Reality (VR) can support environmental learning through embodied interaction, task-based activity, and immediate feedback. This study presents the design and evaluation of task-based waste-sorting mechanics in a virtual beach application developed in Unity and deployed on a PICO 4 headset. Thirty high-school and university students completed a 10–15-minute session and responded to the Game Experience Questionnaire (GEQ). The revised analysis follows the official GEQ procedure by scoring each component separately on a 0–4 scale and by avoiding an overall score across constructs with different directions. The experience profile was mixed. In the In-Game Module, positive affect (M = 3.05) and sensory and imaginative immersion (M = 2.85) were relatively strong, but tension (M = 3.05) and negative affect (M = 2.83) were also elevated. Post-game positive experience (M = 2.77) co-occurred with negative experience (M = 2.83), tiredness (M = 2.00), and difficulty returning to reality (M = 1.97). These findings indicate that the mechanics supported engagement in some aspects of play but also introduced interaction strain or discomfort. Because the study did not include pre-test/post-test measures or objective task logs, it does not establish learning gains or technical task effectiveness.