Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Review: Peningkatan Ketahanan Pakan Industri Feedlot dengan Teknologi Pengolahan Pakan Tri Rezeki; Yuyun Waha Nurbaiti; Januar Arif Ariyadi; Ishaq Maulana; Tri Puji Rahayu
Journal of Livestock Science and Production Vol 7, No 2 (2023): Journal of Livestock Science and Production
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jalspro.v7i2.8101

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas ternak adalah dengan melakukan perbaikan nutrisi serta lingkungan ternak. Kondisi kekurangan pakan dan produksi limbah ternak yang besar merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi. Perguruan tinggi sebagai salah wadah yang bertanggungjawab dalam memberikan solusi merasa perlu melakukan upaya sosialisasi dan transfer teknologi khususnya terkait dengan permasalahan pakan. Tujuan dari review jurnal ini yaitu untuk mengkaji adanya penerapan teknologi dalam pengolahan pakan sebagai persediaan pakan dalam usaha feedlot. Pengolahan pakan perlu adanya sentuhan teknologi untuk dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pakan, palatabilitas, efisiensi dalam bekerja, menekan harga biaya pakan yang dikeluarkan, serta dapat memperpanjang masa simpan sehingga dapat dijadikan sebagai persediaan pakan yang berkelanjutan. Teknologi pengolahan pakan sebagai persediaan pakan usaha feedlot dalam review jurnal ini terdapat menerapkan teknologi dengan complete feed, amfoter (amoniasi fermentasi), jerami amoniasi, dan silase pada hijauan pakan ternak.
TINGKAH LAKU MAKAN SAPI LIMOUSIN DAN SIMENTAL DI DESA NGARGOMULYO DAN DESA SUMBER, KECAMATAN DUKUN, KABUPATEN MAGELANG, JAWA TENGAH Lilis Hartati; Tri Puji Rahayu; Budi Irawan
Journal of Livestock Science and Production Vol 6, No 2 (2022): Journal of Livestock Science and Production
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jalspro.v6i2.6816

Abstract

Tingkah laku makan merupakan segala tingkah laku yang berhubungan dengan aktivitas saat makan. Pengamatan terkait tingkah laku makan dari berbagai bangsa sapi belum banyak dilakukan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkah laku makan Sapi Limousin dan Simental di Desa Ngargomulyo dan Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode observasi kuantitatif.  Pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini antara lain: durasi makan, durasi istirahat, durasi ruminasi, defekasi dan urinasi serta tingkah laku berdiri dan berbaring. Materi yang digunakan dalam penelitian yaitu Sapi Limousin sebanyak 5 (lima) ekor dan Sapi Simental sebanyak 4 (empat) ekor.  Hasil yang diperoleh yaitu jumlah pemberian pakan, rata-rata pakan yang diberikan pada Sapi Limousin 22 kg hijauan dan 8,5 kg konsentrat. Sapi Simental diberikan total rata-rata pakan 22 kg hijauan dan 10 kg konsentrat. Dari kedua kelompok sapi tersebut rata-rata pakan yang diberikan merupakan rata-rata pemberian perhari dari pukul 07.00-16.00 WIB dan telah memenuhi kebutuhan asfeed dengan rata-rata 18 kg hijauan dan 12 kg konsentrat. Sapi Limousin memiliki durasi makan lebih lama dengan waktu 76,6 menit hijauan dan 18,4 konsentrat dibandingkan dengan Sapi Simental yang hanya memiliki waktu 68,3 menit hijauan dan 12 menit konsentrat. Dari kedua kelompok sapi tersebut, rata- rata durasi istirahat 6,4 dalam sehari dan waktu istirahat paling lama dilakukan oleh jenis Sapi Simental. Dari kedua kelompok sapi tersebut diperoleh hasil total rata-rata durasi ruminasi yaitu 56,1 menit diantara waktu pukul 07.00-16.00 WIB. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa tingkah laku makan ternak dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya jenis ternak, jumlah pemberian pakan, keadaan lingkungan, umur dan bobot ternak. Hal itu menyebabkan berpengaruh terhadap durasi makan, durasi istirahat, durasi ruminasi, defekasi dan urinasi.  
IN VITRO DIGESTIBILITY OF CARBOHYDRATE AND TOTAL GAS PRODUCTION OF GOAT MILK REPLACER BASED ON SURIMI WASTE POWDER AND KETCHUP DREGS POWDER Afduha Nurus Syamsi; Lastriana Waldi; Tri Puji Rahayu
Journal of Livestock Science and Production Vol 2, No 2 (2018): Journal of Livestock Science and Production
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jalspro.v2i2.870

Abstract

This research was aimed to evaluate the use of surimi waste powder and ketchup dregs powder as main material of milk replacer for dairy goat based on carbohydrate digestibility and total gas production. The research was held experimentally using in vitro method. Material used in the research was rumen fuilds taken from abbatoir Sokaraja, immediatelly after slaughter. Experimental design used completely randomized design (CRD) for carbohydrate digestibility with 4 treatments and replicate 5  times each. The results showed that the  milk replacer has a significant effect on carbohydrate digestibility and total gas production (P 0.01). The research concludes that milk-based replacer of surimi waste powder and ketchup dregs powder has not been able to replace pure goat milk, because its carbohydrate digestibility is low and total gas production is unstable at the beginning and end of observation.Key words : dairy goat, milk replacer, surimi waste powder, ketchupdregs powder
PENINGKATAN KESEHATAN SAPI POTONG DENGAN PEMBERIAN FITOBIOTIK SEBAGAI PROMOTOR PERTUMBUHAN KARKAS SAPI POTONG Tri Puji Rahayu; Priesta Izza Muqoddas; Nela Awalul Mafthukhah; Muhamad Farkhan; Sabrina Iza Rifannisa
Journal of Livestock Science and Production Vol 6, No 2 (2022): Journal of Livestock Science and Production
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jalspro.v6i2.6906

Abstract

Peningkatan kesehatan pada ternak merupakan salah satu penentu tercapainya keberhasilan pertumbuhan karkas  sapi potong. Salah satu cara dalam meningkatkan kesehatan sapi potong yaitu dengan menambahkan bahan aditif sebagai grow promotor pada pakan maupun air minum. Bahan aditif yang biasa digunakan adalah antibiotik yang dapat menyebabkan residu pada daging ternak apabila sudah di potong sehingga dapat membahayakan manusia yang mengkonsumsi oleh karena itu Perlu adanya pengganti dari antibiotik tersebut. Fitobiotik merupakan golongan feed aditif yang memiliki kandungan tertentu sehingga dapat di gunakan sebagai pengganti antibiotik. Fitobiotik berasal dari tanaman-tanaman alami sehingga tidak menyebabkan residu dalam daging apabila dikonsumi.