Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI KERJA, BEBAN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMK MUHAMMADIYAH 1 SEMARANG Uma Rosalina; Wachid Fuady Rahmat
JURNAL EKONOMI MANAJEMEN AKUNTANSI Vol 28, No 51 (2021)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of work motivation, workload and work environment on teachers of SMK Muhamadiyah 1 Semarang. The sample in this study amounted to 30 with the census method. Data processing is processed with SPSS. The results of this study found that work motivation has a positive effect on teacher performance. Workload has a negative effect on teacher performance. In addition, the work environment has a positive effect on teacher performance. Keywords: work motivation, workload, work environment. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, beban kerja dan lingkungan kerja terhadap Guru SMK Muhamadiyah 1 Semarang.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 dengan metode sensus. Pengolahan data diolah dengan SPSS.Hasil penelitian ini menemukan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja guru. Beban kerja berpengaruh negative terhadap kinerja guru Selain itu lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja guru. kata kunci : Motivasi kerja, beban kerja, lingkungan kerja.
KAJIAN TEORI DAN IMPLEMENTASI PEMBANGUNAN TERHADAP TOLOK UKUR KEBERHASILAN PEMBANGUNAN Oleh : WACHID FUADY R. Wachid Fuady Rahmat
JURNAL EKONOMI MANAJEMEN AKUNTANSI Vol 19, No 32 (2012)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.357 KB)

Abstract

AbstrakSecara kuantitatif tolak ukur keberhasilan pembangunan adalah terjadinya Pertumbuhan Ekonomi. Namun pada hakekatnya keberhasilan pembangunan dapat diatur dengan menggunakan beberapa indikator selain indikator eonomi. Indikator-indikator keberhasilan pembangunan antara lain : (1) Pertumbuhan Ekonomi (2) Rasio Gim (3) Indeks kualitas hidup secara fisik (PQLI) (4) Pembangunan berkelanjutan (5) Indeks kekayaan Inklusif (Wealth Index Inclusive) dengan prasyarat adanya Stabilitas Nasional (tidak terjadi erusuhan sosial) serta tidak terjadi kerusakan sumber daya alam.Kata kunci : Pertumbuhan, Ratio Gini, PQLI, WWI, Pembangunan berkelanjutan. 
PENGARUH BEBAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA CV LAKSANA KAROSERI UNGARAN Wachid Fuady Rahmat; Ajeng Cahya A
JURNAL EKONOMI MANAJEMEN AKUNTANSI Vol 27, No 49 (2020)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the effect of workload, work environment, and work motivation on employee performance at Laksana Karoseri Ungaran Company. The sample in this study were 68 people from the finishing department using the simple random sampling method. Data processing using SPSS. The results of this study found that workload has a negative effect on employee performance, so it can be interpreted that the higher the workload, the lower the employee's performance. The work environment has a positive effect on employee performance, so it can be interpreted that the better the work environment is, the higher the employee's performance. In addition, the results of the study show that work motivation has a positive effect on employee performance. So it can be interpreted that the better the work motivation is given, the higher the employee's performance Keywords: Workload, work environment, work motivation, employee performance. AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh beban kerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di CV Laksana Karoseri Ungaran. Sampel dalam penelitian ini adalah 68 orang bagian departemen finishing menggunakan metode simple random sampling. Pengolahan data menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menemukan bahwa beban kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan, sehingga dapat diintepretasikan semakin tinggi beban kerja maka semakin turun kinerja karyawan. Lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, sehingga dapat diintepretasikan semakin baik lingkungan kerja, semakin tinggi kinerja karyawan. Selain itu hasil penelitian menunjukan motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Sehingga dapat diintepretasikan bahwa semakin baik motivasi kerja yang diberikan, semakin tinggi kinerja karyawan Kata kunci : Beban kerja, lingkungan kerja, motivasi kerja, kinerja karyawan.
ARAH DAN KEBIJAKAN POLITIK EKONOMI INDONESIA MAKIN MENYIMPANG DARI KONSTITUSI Wachid Fuady Rahmat
DHARMA EKONOMI Vol 18, No 33 (2011)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.742 KB)

Abstract

AbstrakPerekonomian Indonesia makin hari makin menyimpang dari konstitusi yaitu UUD 1945 yaitu melindungi segenap bangsa dan kesejahteraan umum. Negara memilih menyerahkan peran Negara pada swasta, termasuk kebijakan ekonominya,            Produk hukum yang dihasilkan pemerintah da DPR sangat dipengaruhi oleh paham Individuali – Kapitalistik (Liberalistik). Hukum ekonomi yang berbasis Liberasistik akan berdampak pada kebebasan dan memberi kesempatan kepada pihak yang kuat untuk mendominasi. Pasal (23), (27), (28), (31), (33) dan (34) dalam UUD 1945 merupakan pasal yang keseluruhan saling berkait. Satu pasal (pasal 33) mengatur pengelolaan ekonomi, sedangkan Lima pasal lainnya mengatur kewajiban sosial Negara terhadap rakyatnya.            Untuk mencegah penyimpangan lebih jauh beberapa alternative pemecahan antara lain (1) Norma-norma hukum hendaknya selaras dengan kandasan filosifis bangsa (2) Pemanfaatan SDA dan pasar domestic digunakan untuk kesejahteraan rakyat (3) Kebijakan pemerintah hendaknya makin terarah (4) Reformasi birokrasi (5) Arah baru politik ekonomi yaitu mengurangi peran penguasaan  asing dan lebih memberi peluang pada peran domestik. Jadi tidak ada pilihan lain kecuali melakukan koreksi terhadap kebijakan ekonomi dan menjadikan UUD 1945 sebagai referensi. Kata Kunci : UUD 1945, Liberastik, Konstitusi. 
HUBUNGAN INVESTASI DAN PAJAK DENGAN KESENJANGAN PENDAPATAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Wachid Fuady Rahmat
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 32 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.67 KB)

Abstract

Pemerataan pendapatan yang lebih adil di negara-negara sedang berkembang merupakan syarat yang harus dipenuhi guna menunjang pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi akan menurunkan tingkat kesenjangan pendapatan melalui Tricle Down Effect.Kemampuan investasi baik dalam arti kapital maupun investasi SDM diharapkan dapat menaikkan produksi nasional, sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Ketiadaan biaya untuk menyekolahkan anak menyebabkan skill rendah, produktivitas juga rendah sehingga mengakibatkan produktivitas nasional juga rendah.Hubungan antara Pajak dan Kesenjangan Pendapatan merupakan hubungan langsung melalui Tricle Down Effect melalui program perpajakan dan subsidi. Dengan pajak pemerintah dapat memperoleh pendapatan untuk membiayai kegiatan pemerintah dan pembangunan untuk kesejahteraan. Kata kunci : Investasi, Pertumbuhan Ekonomi, Kesenjangan Pendapatan
PROBLEMATIKA BURUH DALAM MENGHADAPI SISTEM KERJA KONTRAK DAN OUTSOURCING Wachid Fuady Rahmat
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 31 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.356 KB)

Abstract

Lahirnya UU NO 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, mengatur dan melegalkan tentang system kerja kontrak dan outsourcing. Dalam pasal 59 diatur tentang system kenja kontrak, sedangkan pasal 64-66 mengatur tentang outsourcing. Pasal 64 menyebutkan ahwa perusahaan dapat menyerahkan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lainnya melalui perjanjian pemborongan pekerjaan atau penyedia jasa pekerja/buruh yang dibuat secara tertulis. Batalan kerja kontrak ( pekerjaan waktu tertentu ) hanya diizinkan untuk pekerjaan pendukung, tetapi dalam prakteknya banyak penyimpangan yang bahkan merambah luas kesemua ranah pekerjaan, hal ini dikarenakan tidak adanya sanksi hokum yang tegas dan lemahnya pengawasan dari pemerintah. Kondisi tersebut tentu saja banyak mendatangkan penderitaan dan perlawanan dari kaum uruh. Sikap solutif dalam hubungan Industrial harus memandang perusahaan sebagai mitra dan buruh tidak dianggap sebagi alat produksi semata, sehingga terjadi proses memanusiakan manusia.  kata kunci : kerja kontrak, outsourcing, buruh, huungan Industrial
ARAH DAN KEBIJAKAN PENGELOLAAN EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT BERDASARKAN UUD 1945 Wachid Fuady Rahmat
DHARMA EKONOMI Vol 18, No 34 (2011)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perekonomian Indonesia diatur dalam pasal 33 UUDF 1945, sedangkan pasal-pasal yang mengatur kesejahteraan rakyat diatur dalam pasal 23, 27, 28, 31, dan 34. Keseluruhan pasal-pasal tersebut harus dimaknai secara bersama-sama, karena keenam pasal tersebut mengatur paradigma pengelolaan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.Dalam pelaksanaannya telah menyimpang dari konstitusi. Banyak produk-produk hukum yang mengatur perekonomian yang mengarah pada perekonomian liberalisme kapitalistik, sehingga bangsa Indonesia menjadi “Tamu” di negerinya sendiri. Cabang-cabang produksi yang strategis dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai asing, begitu juga bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya banyak dikuasai orang asing.Beberapa alternatif pencegahan antara lain ; norma-norma hukum dibuat selaras dengan UUD 1945; SDA dipergunakan secara cermat sebagai sumber APBN; peningkatan kualitas SDM; hindari kebijakan yang tumpang tindih; tinjau kembali pengelolaan energi; kembali ke UUD 1945.Kata kunci : UUD 1945, Liberalisme, Kapitalisme
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI JAWA TENGAH Wachid Fuady Rahmat; R Hery Wibowo; Siti Hidayah
JURNAL EKONOMI MANAJEMEN AKUNTANSI Vol 28, No 50 (2021)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to analyze organizational commitment and work discipline on employee performance with work motivation as a mediating variable. The population in the study was 180 people, the sample was 100 employees using a random system. The data analysis method used 2 (two) paths regression and the sobel method for mediation assessment, while the data processing was with the help of the SPSS program. The results of hypothesis testing show that organizational commitment has a significant positive effect on work motivation, so that it can be interpreted that the higher the organizational commitment, the higher the work motivation. Work discipline has a significant positive effect on work motivation, so it can be interpreted that the higher the work discipline, the higher the work motivation. Work motivation has a significant positive effect on employee performance, so it can be interpreted that the higher the work motivation, the higher the employee's performance. Organizational commitment has a significant positive effect on employee performance, so it can be interpreted that the higher the organizational commitment, the higher the employee's performance. Work discipline has a significant positive effect on employee performance so that it can be interpreted that the higher the work discipline, the higher the employee's performance. The results of the analysis of the mediating variables using the Sobel test, found that work motivation can mediate the effect of organizational commitment on employee performance. This proves that the higher the work motivation, the higher the indirect effect of organizational commitment on employee performance. Work motivation can mediate the effect of work discipline on employee performance. This proves that the higher the work motivation, the higher the indirect effect of work discipline on employee performance. Keywords: organizational commitment, work discipline, employee performance, work motivation ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk menganalisis komitmen organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Populasi dalam penelitian 180 orang, sampel berjumlah 100 orang pegawai dengan menggunakan sistem random. Metode analisis data dengan menggunakan Regresi 2 (dua) jalur dan metode sobel untuk pengkajian mediasinya,sedangkan pengolahan data dengan bantuan program SPSS. Hasil pengujian hipotesis menunjukan komitmen organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kerja, sehingga dapat diinterpretasikan semakin tinggi komitmen organisasimaka semakin tinggi motivasi kerja. Disiplin kerja berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kerja, sehingga dapat diinterpretasikan semakin tinggi disiplin kerja maka semakin tinggi pula  motivasi kerja. Motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai, sehingga dapat diinterpretasikan semakin tinggi motivasi kerja maka semakin tinggi kinerja pegawai. Komitmen organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai, sehingga dapat diinterpretasikan semakin tinggi komitmen organisasi maka semakin tinggi kinerja pegawai. Disiplin kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai sehingga dapat diinterpretasikan semakin tinggi disiplin kerja maka semakin tinggi pula  kinerja pegawai. Hasil analisis variabel mediasi dengan menggunakan uji Sobel, menemukan motivasi kerja dapat memediasi pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai. Hal ini membuktikan semakin tinggi motivasi kerja maka semakin tinggi pengaruh tidak langsung komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai. Motivasi kerja dapat memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Hal ini membuktikan semakin tinggi motivasi kerja maka semakin tinggi pengaruh tidak langsung disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Kata kunci: komitmen organisasi, disiplin kerja, kinerja pegawai, motivasi kerja