Fitri Kurniati
Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Media Pertanian

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK URIN KAMBING YANG DIFERMENTASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) Visi Tinta Manik; Andi Budiansyah; Fitri Kurniati
Media Pertanian Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/mp.v4i1.1223

Abstract

Tomat merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang memiliki nilai nutrisi cukup tinggi. Produksi tomat dari tahun ke tahun semakin meningkat sejalan dengan permintaan pasar. Untuk memenuhi permintaan tersebut, produksi tomat perlu ditingkatkan. Pupuk urin kambing yang difermentasi dapat digunakan untuk meningkatkan produksi tanaman tomat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian pupuk urin kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan. Konsentrasi pupuk urin kambing yang digunakan adalah 0 ml/l, 150 ml/l, 175 ml/l, 200 ml/l, 225 ml/l, dan 250 ml/l. Parameter yang diuji meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan bobot buah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk urin kambing tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun tanaman tomat. Namun, dapat meningkatkan bobot buah tomat secara signifikan dibandingkan dengan perlakuan tanpa penambahan pupuk urin kambing. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian urin kambing dapat meningkatkan bobot buah tomat, sehingga berpotensi untuk meningkatkan produksi buah tomat.  
Potensi Bunga Marigold (Tagetes erecta L.) Sebagai Salah Satu Komponen Pendukung Pengembangan Pertanian Fitri Kurniati
Media Pertanian Vol 6, No 1 (2021): Media Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.357 KB) | DOI: 10.37058/mp.v6i1.3010

Abstract

Marigold (Tagetes sp) merupakan tanaman hias yang sudah dikenal sejak lama di Indonesia, namun hanya di beberapa daerah yang menggunakannya secara rutin pada upacara keagamaan dan digunakan untuk bunga papan. Temuan peneliti baik di dalam maupun luar negeri menunjukkan bahwa bunga ini mempunyai potensi untuk dikembangkan karena banyak sekali kegunaannya. Berdasarkan hal tersebut artikel ini dibuat dengan tujuan memperluas penyebaran informasi dan meningkatkan animo untuk menelaah tentang marigold. Metode yang digunakan untuk membuat artikel ini adalah studi literatur dari berbagai telaahan dan hasil penelitian. Pada dasarnya kegunaan yang diperoleh dari bunga marigold disebabkan pada bunga marigold terkandung karotenoid berwarna kuning seperti karoten yaitu alfa dan beta karoten dan xantofil yaitu lutein dan zeaxantin, selain itu terkandung flavonoid. Karotenoid bisa menjadi antioksidan, menyembuhkan demam ringan, sakit tenggorokan ringan, pelembab alami, dan pengusir nyamuk alami.  Flavonoid adalah metabolit sekunder dari polifenol yang memiliki berbagai efek bioaktif termasuk anti virus, anti-inflamasi, anti penuaan, antioksidan, kardioprotektif, antidiabetes, dan anti kanker. Dengan demikian, bunga marigold bisa digunakan sebagai obat herbal, refugia, dan bahan obat anti nyamuk. Faktor pendukung yang pengembangan adalah: marigold  mudah dibudidayakan, secara ekonomis dan ekologis menguntungkan. Maka, marigold bisa dijadikan ladang usaha rumahan maupun skala besar.
PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus (Jacq) P. Kumm) PADA BERBAGAI KOMPOSISI MEDIA TANAM Fitri Kurniati; Yaya Sunarya; Rina Nurajijah
Media Pertanian Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.329 KB) | DOI: 10.37058/mp.v4i2.1358

Abstract

Pada umumnya petani membuat media jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus (Jacq) P. Kumm) berbahan dasar serbuk kayu, diantaranya sengon. Namun ketersediaanya semakin hari semakin berkurang, sehingga diperlukan alternatif bahan lain sebagai substitusi, misalnya sekam padi yang mengandung serat tinggi dengan komposisi utama selulosa 33% sampai 44%, lignin 19% sampai 47%, hemniselulosa 17% sampai 26%, pentose 16,95% sampai 21,95% dan silica 13%. Tujuan penelitian adalah mengetahui pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih pada berbagai komposisi media tanam. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2019 di Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana, diulang sebanyak 5 kali. Perlakuan terdiri dari p0 (100% serbuk kayu), p1 (15% sekam padi + 85 % serbuk kayu), p2 (30 % sekam padi + 70 % serbuk kayu), p3 (45 % sekam padi + 55 % serbuk kayu) dan p4 (60 % sekam padi +40% serbuk kayu). Analisis data menggunakan uji Fisher pada taraf kesalahan 5% dan dilanjutkan dengan Uji Jarak berganda Duncan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil paling baik pada perlakuan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tubuh buah dan bobot basah jamur tiram putih yang lebih baik terdapat pada komposisi 15 % media sekam + 85% serbuk kayu, yaitu 38,70 tubuh buah dan bobot basah 493,98 g.
Potensi Pupuk Hijau Turi Mini (Sesbania rostrata Brem) Dalam Bidang Pertanian Fitri Kurniati
Media Pertanian Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.87 KB) | DOI: 10.37058/mp.v5i1.2125

Abstract

Penggunaan pupuk anorganik yang terus menerus menyebabkan kerusakan tanah dan pencemaran lingkungan akibat residu yang ditinggalkannya. Penggunaan pupuk organik dapat mengatasinya dengan cara meningkatkan kesuburan fisik, kimia dan biologis tanah. Salah satu diantaranya adalah pupuk hijau yang sekaligus mengatasi masalah keterbatasan pupuk organik yang berasal dari pupuk kandang. Pupuk hijau yang potensial untuk dikembangkan adalah turi mini (Sesbania rostrata) dari kelompok legum yang mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan legum lainnya. Turi mini mempunyai nodula pada batang yang sangat banyak, selain pada akarnya, yang bekerjasama dengan bakteri Azorhizobium caulinodans untuk menambat N2 udara. Jumlah nodul itu bisa 5 sampai 10 kali lipat daripada legum lainnya, sehingga dapat memfiksasi N2 udara mencapai 5 sampai 10 kali lipat yaitu 270 kg ha-1. Turi mini dapat meningkatkan efisiensi penyerapan N sampai 25%, meningkatkan kandungan N tanah dan meningkatkan penyerapan P. Kelebihan dari legum lain adalah mampu hidup pada kondisi tergenang seperti di rawa-rawa atau pada lahan sawah, tahan terhadap tingkat salinitas tinggi, tahan terhadap kekeringan. Hasil penelitian yang telah dibuktikan beberapa peneliti adalah meningkatkan hasil gabah padi, meningkatkan bobot tongkol jagung dan mengurangi penggunaan pupuk anorganik urea