Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Seling: Journal of PGRA Study Program

Hubungan Persepsi Guru dalam Pembelajaran Tatap Muka dengan Kemandirian pada Anak Usia 5-6 Tahun Indarwati Sholikhah; Nurhenti Dorlina Simatupang; Sri Widayati; Kartika Rinakit Adhe
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 8 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.685 KB) | DOI: 10.29062/seling.v8i2.1222

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara persepsi guru dalam pembelajaran tatap muka dengan kemandirian anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian yaitu kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ialah seluruh guru TK di kecamatan Waru, kabupaten Sidoarjo berjumlah 464 dengan lembaga sekolah yang ada di kecamatan Waru berjumlah 102. Teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling sehingga sampel yang didapatkan sejumlah 70 guru. Metode survei dalam bentuk kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang digunakan. Teknik Analisis data terdiri dari: uji validitas dengan rumus Product Moment, uji reliabilitas dengan rumus Alpha Cronbach dan uji korelasi dengan rumus Pearson Correlation. Perhitungan dengan rumus Pearson Correlation bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak hubungan signifikan antara persepsi guru dengan kemandirian anak. Berdasarkan perhitungan uji korelasi, didapatkan r hitung 0,598 dan r tabel dengan taraf signifikan 5% = 0,198 dengan kata lain r hitung>r tabel (0,598>0,198) maka bisa disimpulkan terdapat hubungan cukup kuat antara persepsi guru dengan kemandirian anak. Selain itu hasil penelitian keseluruhan data menunjukkan nilai mean dengan nilai 3.3, sedangkan pada nilai data median dan modus memperoleh nilai sebesar 3. Pada hasil penelitian terlihat jika lembaga sekolah yang memiliki akreditasi A memiliki nilai rata-rata sebesar 83, sedangkan sekolah yang akreditasi B memiliki rata-rata sebesar 86. Maka temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata penerapan persepsi guru mengenai kemandirian pada lembaga yang terakreditasi B lebih baik dari lembaga sekolah yang terakreditasi A. Sehingga hasil penelitian ini lebih menekankan pada sistem pembelajaran tatap muka dengan melihat kemandirian anak usia 5-6 tahun ditinjau dari persepsi guru.
Analisis Variasi Penyajian Menu Makanan terhadap Nafsu Makan pada Anak Usia 2-4 Tahun di Desa Badang Putri Maulidia; Nurhenti Dorlina Simatupang; Sri Widayati; Kartika Rinakit Adhe
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 8 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.677 KB) | DOI: 10.29062/seling.v8i2.1229

Abstract

Kemampuan orang tua terutama ibu dalam menyajikan menu makanan yang bervariatif sangat penting dilakukan, karena untuk memenuhi gizi dan nutrisi anak pada masa golden age. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh orang tua yang memiliki kemampuan relatif kurang dalam menyajikan menu makanan yang bervariatif, sehingga anak memiliki kurang nafsu makan. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi penyajian menu makanan terhadap peningkatan nafsu makan pada anak usia 2-4 tahun di desa Badang. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 orang tua dan 4 anak usia 2-4 tahun di Desa Badang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles and Huberman, yakni : 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, dan 4) verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) variasi penyajian menu makanan yang bervariasi atau berganti tiga kali dalam sehari dapat meningkatkan nafsu makan anak, 2) pemenuhan gizi dan nutrisi akan terpenuhi jika makanan yang disajikan mengandung empat sehat lima sempurna, 3) anak memiliki nafsu makan yang tinggi ketika orang tua ikut menemani makan bersama sambil bercerita dan berkomunikasi, 4) mengenalkan makanan atau menu baru kepada anak dengan cara anak diajak untuk masak bersama kemudian orang tua ikut mencicipi makanan tersebut, sehingga anak juga memiliki rasa ingin mencoba makanan tersebut.
Pengembangan Media Pembelajaran Big Book pada Pendidikan Seks untuk Anak Usia 4-5 Tahun di TK DWP Banjaran Amalanda Natasyah; Kartika Rinakit Adhe; Eka Cahya Maulidiyah; Nurhenti Dorlina Simatupang
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 9 No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v9i2.1716

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh tingkat pengenalan pendidikan seks untuk anak usia dini di TK Banjaran hanya diberikan pada pembelajaran tema “Diriku” dan mengenalkan ciri-ciri anak laki-laki dan perempuan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, kelayakan, dan efektifitas dari media pembelajaran big book pendidikan seks untuk anak usia dini. Metode dalam penelitian pengembangan ini menggunakan R&D (Research and Development) yang mengacu pada model ADDIE. Validitas pada penelitian adalah ahli media dan materi. Sampel penelitian adalah anak usia 4-5 tahun dengan jumlah 30 anak di TK DWP Banjaran. Teknik pengumpulan data penelitian berupa lembar angket atau kuisioner dan lembar observasi. Teknik analisis data penelitian menggunakan analisis N-gain. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa media pembelajaran big book pada pendidikan seks untuk anak usia 4-5 tahun layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak. Kelayakan ahli media termasuk kategori sangat layak (92%) dan ahli materi termasuk kategori sangat layak (89%). Berdasarkan uji efektivitas termasuk kategori sedang (0.63), sehingga media pembelajaran big book pada pendidikan seks untuk anak usia 4-5 tahun dinyatakan sangat layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan pendidikan seks serta meningkatkan perkembangan kognitif anak.