Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Spray Herbal Dari Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam) Dan Daun Sirih (Piper Betle Linn) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Ayam Kampung Muhammad Taufik; Syarifah Nurul Waqiah; Hartina Beddu
Jurnal Agrisistem Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v17i2.214

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui respons peternak terhadap penggunaan spray herbal dari daun kelor dan daun sirih pada penyembuhan luka sayat ayam kampung. Kajian ini dilaksanakan pada bulan April 2021, bertempat di Kelurahan Attangsalo, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Metode kajian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan jumlah ternak 36 ekor ayam kampung dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 3 ekor ayam. Setiap sampel rancangan percobaan yang digunakan pada kajian ini yaitu P0 (tanpa perlakuan spray herbal daun kelor dan daun sirih), P1 (50 ml spray herbal daun kelor dan 10 ml daun sirih), P2 (50 ml spray herbal daun kelor dan 20 ml daun sirih), P3 (50 ml spray herbal daun kelor dan 30 ml daun sirih). Variable yang diamati adalah pengukuran panjang luka, waktu penyembuhan luka dan waktu pengeringan luka. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa spray herbal dari daun kelor (M. oleifera L) dan daun sirih (P. betle L) dapat mempengaruhi penyembuhan luka sayat pada ayam kampung, dari 4 perlakuan yang paling berpengaruh ada pada P3 dengan konsentrasi 50 ml spray herbal daun kelor dan 30 ml daun sirih.
Pengaruh Spray Herbal Dari Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam) Dan Daun Sirih (Piper Betle Linn) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Ayam Kampung Muhammad Taufik; Syarifah Nurul Waqiah; Hartina Beddu
Jurnal Agrisistem Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v17i2.214

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui respons peternak terhadap penggunaan spray herbal dari daun kelor dan daun sirih pada penyembuhan luka sayat ayam kampung. Kajian ini dilaksanakan pada bulan April 2021, bertempat di Kelurahan Attangsalo, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Metode kajian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan jumlah ternak 36 ekor ayam kampung dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 3 ekor ayam. Setiap sampel rancangan percobaan yang digunakan pada kajian ini yaitu P0 (tanpa perlakuan spray herbal daun kelor dan daun sirih), P1 (50 ml spray herbal daun kelor dan 10 ml daun sirih), P2 (50 ml spray herbal daun kelor dan 20 ml daun sirih), P3 (50 ml spray herbal daun kelor dan 30 ml daun sirih). Variable yang diamati adalah pengukuran panjang luka, waktu penyembuhan luka dan waktu pengeringan luka. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa spray herbal dari daun kelor (M. oleifera L) dan daun sirih (P. betle L) dapat mempengaruhi penyembuhan luka sayat pada ayam kampung, dari 4 perlakuan yang paling berpengaruh ada pada P3 dengan konsentrasi 50 ml spray herbal daun kelor dan 30 ml daun sirih.
Case Study of Impact and Risk Factors of Brucellosis (Brucella abortus) in Beef Cattle Bagenda, Isnaniah; Malaka, Ratmawati; Muflihanah; Nurul Waqiah, Syarifah; Mohamed Yousof, Sadam Suliman
Hasanuddin Journal of Animal Science (HAJAS) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Faculty of Animal Science, Hasanuddin University, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/hajas.v5i2.27634

Abstract

Bovine Brucellosis is endemic in Polewali Mandar Regency with a prevalence above 2%. Control programs implemented through active and passive surveillance, public awareness of the impact of the disease, and tests and slaughter have not been able to reduce the prevalence rate. This study aimed to examine the impact and risk factors of brucellosis on the productivity of beef cattle in Polewali Mandar Regency. A total of 100 primary data from cattle farmers related to brucellosis were used in this cross-sectional study. Descriptive analysis was employed to determine the parameters that were important in the occurrence of brucellosis. To establish risk factors, a univariate logistic regression analysis was carried out and revealed that odds of infection were significantly higher in history of abortion (OR = 11.82, 95% CI: 4.08 - 34.19,   p < 0.001) and in gestational age (OR = 0.0214, 95% CI: 0.0063 - 0.0724, p < 0.001) and in dry season than wet season (OR = 14.89, 95% CI: 4.97 - 44.62, p < 0.001).  The brucellosis control program through mass vaccination must immediately become a recommendation for regional and central governments to reduce brucellosis transmission to prevent economic impacts and losses for farmers, particularly the public health risk. Keywords: brucellosis, beef cattle, impact, risk factor, productivity