Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Keserupaan Parameter Kinerja Miniatur dan Prototipe Turbin Angin Sumbu Horisontal Deny Bayu Saefudin; Wirawan Piseno; Rachman Hakim
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 17 No 2 (2018): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jt.vol17no2.80

Abstract

Pengujian kinerja turbin angin sumbu horisontal yang berukuran besar dapat disederhanakan dengan prinsip keserupaan. Prinsip tersebut memungkinkan prediksi karakter turbin berukuran besar (prototipe) dapat dilakukan dengan menggunakan model yang berukuran lebih kecil (miniatur). Ukuran miniatur yang cenderung kecil diharapkan dapat memudahkan proses pengujian dan meminimalisir biaya pembuatan spesimen uji. Teori keserupaan dapat digunakan pada kasus aerodinamika dengan syarat kesamaan nilai bilangan Reynolds dan bilangan Mach dari prototipe dan miniatur terpenuhi. Penelitian kali ini membahas keserupaan parameter kinerja prototipe dan miniatur turbin dari hasil simulasi numerik dengan menggunakan teori momentum-elemen bilah yang dilengkapi beberapa faktor koreksi. Hasil ini nantinya digunakan sebagai dasar pengujian kinerja pada penelitian selanjutnya. Pada awal proses simulasi, terdeteksi bahwa kesamaan nilai bilangan Reynolds antara prototipe dan miniatur dapat terjaga. Hal ini dilakukan dengan cara menaikkan nilai kecepatan angin pengujian miniatur secara proporsional sesuai dengan pengecilan dimensi turbin akibat proses penskalaan. Namun, nilai bilangan Mach keduanya terlihat berbeda cukup besar. Tercatat di posisi sekitar 50% hingga 80% panjang bilah, nilai rerata bilangan Mach untuk prototipe sebesar 0,02 dan miniatur sebesar 0,191. Terlihat bahwa nilai bilangan Mach pada prototipe turbin termasuk pada kategori incompressible sedangkan pada miniatur sudah masuk di kategori compressible. Meski begitu, ternyata perbedaan nilai bilangan Mach tersebut tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perbedaan karakter kinerja prototipe dan miniatur turbin. Hal ini dapat dilihat dari rerata simpangan koefisien daya sebesar dan koefisien gaya tangensial sebesar 2,3% serta koefisien gaya dorong yang hanya sebesar 1,4%.
Green synthesis of hydroxyapatite from eggshells using orange peel (Citrus sinensis) as a template for bioceramic Manty Aldilani Ikaningsih; Wahyu Hidayat; Wirawan Piseno; Lulu Nurdini; Besse Titing Karmiati; Arif Rahman; Ba’adilla Akhista Gamara
Jurnal Polimesin Vol 24, No 2 (2026): April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v24i2.8645

Abstract

This study addresses the environmental challenge posed by chicken eggshell and orange peel waste by developing a sustainable green synthesis route for hydroxyapatite (HAp). This work aimed to synthesize hydroxyapatite from eggshell-derived calcium using orange peel (Citrus sinensis L.) extract as a natural template and to evaluate the effect of extract concentration on the structural and morphological characteristics of the resulting material. Hydroxyapatite was synthesized via a wet-chemical precipitation method under alkaline conditions using orange peel extract at concentrations of 0%, 10%, 20%, and 30%. X-ray diffraction analysis confirmed hydroxyapatite as the dominant crystalline phase in all samples, with crystallinity values of 100%, 99.55%, 95.6%, and 95.2% for extract concentrations of 0%, 10%, 20%, and 30%, respectively, indicating controlled reduction in crystallite size with increasing extract concentration. Scanning electron microscopy revealed a progressive reduction in particle size, decreased agglomeration, and enhanced surface porosity, while energy-dispersive X-ray spectroscopy confirmed consistent elemental composition and high purity. Among the investigated conditions, the use of 30% orange peel extract produced the most favorable overall characteristics, combining refined microstructure and controlled crystallinity.