Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Computech

MENYEMBUNYIKAN PESAN DALAM FILE IMAGE DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAST FOURIER TRANSFORM (FFT) Tacbir Hendro Pudjiantoro
Jurnal Computech & Bisnis (e-Journal) Vol 1, No 1 (2007): Jurnal Computech & Bisnis
Publisher : STMIK Mardira Indonesia, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.389 KB) | DOI: 10.55281/jcb.v1i1.8

Abstract

Steganography is the art of hiding a message so that the message is not known and realized his presence. In the Internet world rapidly flowing stream of data and sending many messages through this means , but do not realize that there are so many other users are able to pick up and read the message sender . There have been many cases resulting from leaks caused the message sender does not do security or safety methods that do not use strong so biased message penetrated the other side . Problems that are commonly found on the internet is not safe to send the data include: 1) the message is visible to others and solved (cryptography), 2) the message changed it so it does not fit the original contents. This study is an effort to minimize this problem, although not necessarily the problem can be avoided entirely, but at least it will be difficult for others to commit a crime through the internet. This research resulted in the steganography tools such as text- messaging program hider that is fed into the image. The results of the program will be better deal longer to penetrate if the text being entered has been encrypted (cryptographic) beforehand. Keywords: Steganography, Messages, Internet, Cryptography, Image, Text  Abstrak Steganografi ialah seni untuk menyembunyikan pesan sehingga pesan tersebut tidak diketahui dan disadari kehadirannya. Dalam dunia internet arus data mengalir secara cepat dan banyak pengirim pesan melalui sarana ini, tetapi tidak disadari bahwa ada begitu banyak pengguna lain yang mampu mengambil dan membaca pesan si pengirim. Telah banyak kasus yang diakibatkan dari kebocoran pesan yang disebabkan karena si pengirim tidak melakukan pengamanan atau menggunakan metode pengaman yang tidak kuat sehingga pesannya bias ditembus pihak lain. Masalah yang biasanya ditemukan mengenai tidak amannya dunia internet untuk mengirim data antara lain: 1) pesan tersebut terlihat orang lain dan terpecahkan (kriptografi), 2) pesan diubah isinya sehingga tidak sesuai isi aslinya. Penelitian ini merupakan salah satu usaha untuk memperkecil masalah diatas, walaupun belum tentu masalah tersebut dapat dihindari sepenuhnya, tetapi setidaknya akan mempersulit orang lain untuk melakukan kejahatan melalui internet. Penelitian ini menghasilakn alat steganografi berupa program penyembunyi pesan berbentuk teks yang dimasukan ke dalam image. Hasil program akan lebih baik dan lebih lama untuk ditembus jika teks yang dimasukan telah dienkripsi (kriptografi) terlebih dahulu.Kata Kunci : Steganografi, Pesan, Internet, Kriptografi, Image, Teks
APLIKASI PENTERJEMAH BAHASA INDONESIA KE BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE TERSELIA (SUPERVISED LEARNING) Jajat Sudrajat; Tacbir Hendro Pudjiantoro
Jurnal Computech & Bisnis (e-Journal) Vol 2, No 1 (2008): Jurnal Computech & Bisnis
Publisher : STMIK Mardira Indonesia, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.773 KB) | DOI: 10.55281/jcb.v2i1.17

Abstract

AbstractThe main study of this research are : ( 1 ) Make a software translator from Indonesian to English using methods Supervised learning, ( 2 ) Studying methods Supervised learning  which is used as a method of making software . Develop existing application systems, using methods Supervised Learning. This study was designed with a waterfall model, while the analysis using quantitative analysis. Instruments and test the quality of testing done by extending the application system automatically and in a way manuall, while limiting the problem is : ( 1 ) The language used is Indonesian and English, ( 2 ) Translations are done only from the Indonesian language to Inggris. The methodology used in the manufacture of this system are : ( 1 ) literature review , ( 2 ) Analysis Model , ( 3 ) Design Model , ( 4 ) Implementation Model , ( 5 ) Evaluation . Steps taken in the use of systems of this application is to fill in the sentences in facilities that are already available  and then process the tag early as the beginning of the translation to know the kind of words that will appear system  so that in the process will be very easly. As a conclusion of this study can be pointed out that the application is made deemed effective, and the implications and solutions. On this basis, this system can be recommended as an alternative application for translation tool for improvement and interests of society in general, students in particular will be English. Keywords: software translator, Supervised learning, Software, Learning, Waterfall, Supervise, Learning   AbstrakKajian utama  dari penelitian ini adalah : (1) Membuat perangkat lunak penterjemah dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dengan menggunakan metode terselia (Supervised learning), (2) Mempelajari metode terselia (Supervised learning)  yang digunakan sebagai metode pembuatan perangkat lunak. Mengembangkan sistem aplikasi yang sudah ada, dengan memakai metode terselia (Supervised Learning). Penelitian ini didesain dengan menggunakan pendekatan waterfall, sedangkan analisisnya menggunakan analisis kuantitatif. Instrumen dan uji kualitas dilakukan dengan memperbanyak pengujian sistem aplikasi secara otomatis dan dengan cara manuall, sedangkan pembatasan masalahnya adalah : (1) Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, (2) Penterjemahan yang dilakukan hanya dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris.Adapun metodologi yang dipakai dalam pembuatan sistem ini adalah : (1) Studi literatur, (2) Analisis Model, (3) Perancangan Model, (4) Implementasi Model, (5) Evaluasi. Langkah – langkah yang dilakukan dalam penggunaan sistem aplikasi ini adalah dengan cara mengisikan kalimat pada fasilitas yang sudah tersedia, lalu memperoses tag awal sebagai permulaan penterjemahan untuk mengetahui jenis kata yang akan dimunculkan sistem, sehingga dalam proses penterjemahannya akan sangat mudah dilakukan. Sebagai kesimpulan dari penelitian ini dapat di kemukakan bahwa aplikasi  yang dibuat dipandang efektif, serta memberikan implikasi dan solusi. Atas dasar itulah, sistem ini dapat direkomendasikan menjadi aplikasi alternatif untuk alat penterjemahan bagi peningkatan dan peminatan masyarakat umumnya, mahasiswa pada khususnya akan bahasa inggris. Kata Kunci: Aplikasi Penterjemah, Metode Terselia, Perangkat Lunak, pembelajaran, Waterfall, Supervise, Learning