Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBEKALAN KETRAMPILAN TEKNIK PERBAIKAN ALAT LISTRIK RUMAH TANGGA BAGI ANAK PANTI ASUHAN TARBYATUL HASSANAH DI KELURAHAN GEDAWANG KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG Ari Santoso; Achmad Hardito; Adi Wasono; Akhmad Jamaah Firdaus; Daeng Supriyadi Pasisarha; Yusnan Badruzzaman; Mochammad Chambali; Lilik Eko Nuryanto; Setyoko Setyoko; Syahid Syahid
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4433

Abstract

Santri pondok merupakan kelompok kepemudaan yang anggotanya terdiri dari kelompok usia produktif. Kegiatan kewirausahaan dan pembukaan lapangan kerja baru bagi usia produktif perlu mempunyai ketrampilan sederhana yang dapat digunakan untuk profesi.Sebagai sumber daya manusia belum diberdayakan untuk menguasai ketrampilan khusus yang dapat digunakan sebagai usaha profesi untuk menambah penghasilan. Para pengajar di program studi listrik, yang mempunyai kompetensi ketrampilan listrik, tergerak untuk mengadakan kegiatan pengabdian pemberdayaan anggota Santri pondok dengan pembekalan ketrampilan perbaikan dan perawatan alat listrik rumah tangga. Tujuan teknis dari pelatihan ini adalah dapat memperbaiki kerusakan dan merawat alat-alat listrik rumah tangga sederhana, seperti seterika listrik, kipas angin, mixer dan blender makanan. Pelaksanaan dilakukan dengan metode ceramah dan praktek langsung,dilaksanakan dalam bentuk grup kerja secara klasikal. Sebagai alat operasi kerja, diberikan bantuan berupa paket tookit alat kerja. Dari pelaksanaan pengabdian ini hasilnya adalah kemapuan dan ketrampilan para peserta pelatihan dalam bidang perbaikan dan perawatan alat-alat listrik rumah tangga sederhana. Dengan harapan selanjutnya mampu membuka usaha jasa teknik dengan modal pengetahuan dan ketrampilan yang telah dikuasainya.
Audit Sistem Pencahayaan pada Gedung Sekolah B Politeknik Negeri Semarang Pangestuningtyas Diah Larasati; Adeguna Ridlo Pramurti; Adi Wasono; Lilik Eko Nuryanto; Septiantar Tebe Nursaputro; Muhammad Bhayu Bramantyo
Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer Vol. 19 No. 1 (2026): Juli : Jurnal Elektronika dan Komputer
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/elkom.v19i1.3817

Abstract

School Building B of Politeknik Negeri Semarang (POLINES) is an intensively used academic facility that requires a comprehensive evaluation of its lighting energy consumption. A lighting system energy audit was conducted using a quantitative descriptive method through direct measurements with a lux meter and laser meter. The results indicate that only 6 out of 41 rooms met the minimum illuminance standard of SNI 6197:2020, while 5 rooms exceeded the maximum LPD limit of 7.53 W/m², primarily due to the use of inappropriate lamp types and sizes relative to room dimensions, as well as performance degradation from aging lamps. Replacing conventional lamps with LED technology and adjusting the number of luminaires based on illuminance requirement calculations are recommended as corrective measures, which are proven to reduce LPD values below the maximum standard limit while improving visual comfort for building occupants.
PEMASANGAN ALAT FERMENTASI TEMPE DENGAN PENGENDALIAN SUHU DI UKM TEMPE SUMURREJO Aggie Brenda Vernandez; Eriko Arvin Karuniawan; Setyoko Setyoko; Triyono Triyono; Endro Wasito; Lilik Eko Nuryanto; Adi Wasono; Aji Hari Riyadi; Raditya Artha Rochmanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.58068

Abstract

UKM Tempe Sumurrejo yang berlokasi di Dusun Dampyak, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, masih menerapkan proses fermentasi tempe secara manual dengan waktu fermentasi relatif lama, yaitu 36–48 jam, serta kondisi suhu dan kelembapan yang tidak stabil. Ketidakstabilan tersebut berpotensi menurunkan kualitas tempe dan meningkatkan risiko kegagalan produksi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Pratama (PMP) ini bertujuan untuk merancang, memasang, dan mengimplementasikan alat fermentasi tempe otomatis yang dilengkapi dengan sistem pemantauan dan pengendalian suhu serta kelembapan berbasis PLC, SCADA, dan Internet of Things (IoT). Sistem dikembangkan menggunakan PLC Outseal Mega V3, mikrokontroler ESP32, serta sensor DHT21 untuk memantau suhu dan kelembapan secara real-time, dengan aktuator berupa heater dan exhaust fan sebagai pengendali lingkungan fermentasi. Metode pelaksanaan meliputi survei dan identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan pengujian alat, pemasangan di lokasi mitra, pelatihan pengoperasian dan perawatan alat, serta pendampingan pasca-implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat fermentasi tempe otomatis mampu menjaga kestabilan suhu pada rentang optimal 30–35 °C dan menghasilkan tempe matang fase transisi secara lebih konsisten dengan kapasitas hingga 40 buah tempe per siklus fermentasi. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses produksi, kualitas hasil tempe, serta kemandirian dan kompetensi mitra dalam pemanfaatan teknologi tepat guna berbasis otomasi dan IoT.