Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Workshop Pemanfaatan Sel Surya sebagai Sumber Energi Listrik pada Siswa SDN Bugangan 03 Semarang Eriko Arvin Karuniawan; Friska Ayu Fitrianti Sugiono; Pangestuningtyas Diah Larasati; Adeguna Ridlo Pramurti; Eri Eli Lavindi; ‪Rio Devilito; Suko Tyas Pernanda; Irfan Mujahidin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.072 KB)

Abstract

Salah satu kegiatan wajib bagi pendidik di Perguruan Tinggi dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat. Pada kesempatan ini telah dilakukan Workshop Pemanfaatan Sel Surya sebagai Sumber Energi Listrik pada Siswa SDN Bugangan 03 Semarang sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Ditengah isu tentang semakin menipisnya ketersediaan energi fosil, kemunculan sumber energi terbarukan (EBT) menjadi penting. Pengenalan EBT perlu dilakukan bahkan ditingkat Sekolah Dasar. Sel surya merupakan sumber EBT yang banyak dimanfaatkan terutama dalam penerangan jalan, dan beberapa kebutuhan listrik di wilayah yang kaya akan sumber energi Matahari. Oleh sebab itu pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini dilakukan workshop pemanfaatan sel surya dengan tujuan agar siswa SDN Bugangan 03 dapat mengenal secara langsung apa itu sel surya dan pemanfaatannya dalam menghasilkan energi listrik.
ANALISIS POTENSI DAYA LISTRIK PLTS ATAP DI GEDUNG DIREKTORAT POLITEKNIK NEGERI SEMARANG DENGAN PERANGKAT LUNAK PVSYST Eriko Arvin Karuniawan; Friska Ayu Fitrianti Sugiono; Pangestuningtyas Diah Larasati; Adeguna Ridlo Pramurti
Journal of Energy and Electrical Engineering (JEEE) Vol 4, No 2: 13 April 2023
Publisher : Teknik Elektro Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jeee.v4i2.6683

Abstract

Pemerintah dalam tujuannya mencapai target bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025 terus mendorong masyarakat dalam menggunakan energi terbarukan terutama di jenis energi surya melalui pemanfaatan PLTS Atap. Dalam pembangunan sistem PLTS atap, perlu dilakukan perancangan sistem PLTS terlebih dahulu, untuk mengkalkulasi energi yang dapat dihasilkan pada sistem tersebut. Perhitungan potensi daya listrik perlu dilakukan karena merupakan salah satu dari tahap perencanaan dalam pembangunan sistem PLTS. Polines(Politeknik Negeri Semarang) sebagai Perguruan Tinggi Negeri hendaknya dapat ikut berkontribusi dalam mengembangkan dan mensosialisasikan peraturan pemerintah tersebut dengan cara mengembangkan dan mensosialisasikan PLTS Atap di lingkungan Polines. Untuk itu dalam penelitian ini dilakukan perhitungan potensi energi listrik dari PLTS Atap jika dilakukan pengaplikasian teknologi PLTS Atap di lingkungan kampus Polines sebagai salah satu tahapan dalam perancangan suatu sistem. Dari simulasi PVSyst yang telah dilakukan maka dapat didapat potensi energi listrik di Gedung Direktorat Polines sebesar 9321 kWh/tahun atau 25,56 kWh/hari dengan kapasitas PLTS sebesar 6,08 kWp. Untuk Performance Ratio dari sistem PLTS ini sebesar 0,82.
PENGARUH SUDUT KEMIRINGAN PANEL SURYA TERHADAP POTENSI PEMANFAATAN PLTS ROOFTOP DI BENGKEL TEKNIK MESIN, POLITEKNIK NEGERI SEMARANG Friska Ayu Fitrianti Sugiono; Ppangestuningtyas Diah Larasati; Eriko Arvin Karuniawan
JURNAL REKAYASA ENERGI Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Rekayasa Energi
Publisher : Politeknik Negeri Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.051 KB) | DOI: 10.31884/jre.v1i1.5

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang potensi PLTS rooftop di Bengkel Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang. Penelitian ini membahas tentang salah satu faktor yang berpengaruh terhadap output daya dan energi sel surya yaitu sudut kemiringan panel surya. Metode yang digunakan berupa simulasi dengan menggunakan software Helioscope untuk mengetahui rata-rata radiasi yang diterima panel surya pada bidang miring dengan variasi sudut kemiringan antara 0⁰ sampai dengan 25⁰ dan sudut azimuth pada 0⁰ menghadap utara dan 180⁰ menghadap selatan. Berdasarkan hasil simulasi dengan menggunakan software Helioscope diperoleh sudut kemiringan panel surya yang optimal pada PLTS rooftop di Gedung Bengkel Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang adalah sebesar 10° dengan radiasi yang diterima sebesar 1773,7 kWh/m2 dan total produksi energi yang dihasilkan sebesar 13577,8 kWh.
Analisis Audit Energi di Gedung Teknik Elektro Universitas Diponegoro Diah Larasati, Pangestuningtyas; Fitrianti Sugiono, Friska Ayu; Arvin Karuniawan, Eriko; Karnoto
Jurnal Permadi : Perancangan, Manufaktur, Material dan Energi Vol 5 No 03 (2023): JURNAL PERMADI: PERANCANGAN, MANUFAKTUR, MATERIAL DAN ENERGI
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/permadi.v5i03.110

Abstract

An energy audit is a work that aims to identify energy consumption in buildings that have been built so that they can find opportunities for energy savings in these buildings and buildings and improve energy efficiency and conservation in these buildings. The Electrical Engineering Building is one of the buildings at Diponegoro University that has been built for a long time, and to find out the savings opportunities in the building, an energy audit is needed. The energy audit was carried out during the pandemic era where lectures were still being held online and hybrid. Based on the results of the energy audit that has been carried out, it was found that the Energy Consumption Intensity (IKE) in the Electrical Engineering Building in 2021 was 8.59 while in 2022 it was 12.61. This is still in the efficient category according to Regulation of the Minister of energy and mineral resources No. 13/2012. Opportunities for savings can be implemented starting from no cost, low cost, to high cost to increase the efficiency of energy use in the Diponegoro University Electrical Engineering Building, so that energy use can be very efficient.
Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Produksi Pengelasan dengan Menggunakan Mesin Las MIG pada Usaha Bengkel Las Rahman Jaya di Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang Diah Larasati, Pangestuningtyas; Triyono, Triyono; Brenda Vernandez, Aggie; Muqorrobin, Moch.; Hari Riyadi, Aji; Santosa, Haris; Eko Nuryanto, Lilik; Widiarto, Eko; Setyoko, Setyoko; Syahid, Syahid
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3140

Abstract

Pertambahan penduduk akan berbanding lurus dengan jumlah perumahan Dimana juga akan  berpengaruh terhadap perkembangan kegiatan usaha  di wilayah tersebut, salah satunya adalah  peluang  usaha yang menunjang kebutuhan pembangunan seperti pembuatan  pagar, kanopi railing tangga dan pekerjaan yang berasal dari bahan  besi sejenis.. Salah satu usaha di wilayah Gedawang yang bergerak di bidang tersebut adalah Bengkel Las Rahman Jaya. Bengkel Las Rahman Jaya sudah beroperasi sejak tahun 2017 tetapi peralatan kerja yang digunakan masih terbatas. Dari tahun ke tahun usaha di Bengkel Las Rahman Jaya semakin banyak pesanan terhadap permintaan pembuatan pagar dan kanopi dari besi hollow dengan model yang semakin variatif. Maka dari itu dibutuhkan penambahan mesin las. Salah satu permasalahan yang terdapat di Bengkel Las Rahman Jaya adalah belum adanya mesin las yang digunakan untuk pelaksanaan pengelasan khusus, seperti untuk pengelasan pipa galvanis dan sambungan besi plat. Maka dari itu, sekelompok dosen Politeknik Negeri Semarang memberikan pengadaan mesin las MIG gasless untuk Bengkel Las Rahman Jaya di Kelurahan Gedawang, Kota Semarang, Jawa Tengah. Selain dengan pengadaan peralatan mesin las MIG gasless, pengabdian juga dilaksanakan dengan kegiatan penyuluhan tentang pengoperasian dan pemeliharaan mesin las yang sesuai dengan K3. Diharapkan dengan adanya kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan dapat meningkatkan kualitas produk dan pendapatan di Bengkel Las Rahman Jaya.
Audit Sistem Pencahayaan pada Gedung Sekolah B Politeknik Negeri Semarang Pangestuningtyas Diah Larasati; Adeguna Ridlo Pramurti; Adi Wasono; Lilik Eko Nuryanto; Septiantar Tebe Nursaputro; Muhammad Bhayu Bramantyo
Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer Vol. 19 No. 1 (2026): Juli : Jurnal Elektronika dan Komputer
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/elkom.v19i1.3817

Abstract

School Building B of Politeknik Negeri Semarang (POLINES) is an intensively used academic facility that requires a comprehensive evaluation of its lighting energy consumption. A lighting system energy audit was conducted using a quantitative descriptive method through direct measurements with a lux meter and laser meter. The results indicate that only 6 out of 41 rooms met the minimum illuminance standard of SNI 6197:2020, while 5 rooms exceeded the maximum LPD limit of 7.53 W/m², primarily due to the use of inappropriate lamp types and sizes relative to room dimensions, as well as performance degradation from aging lamps. Replacing conventional lamps with LED technology and adjusting the number of luminaires based on illuminance requirement calculations are recommended as corrective measures, which are proven to reduce LPD values below the maximum standard limit while improving visual comfort for building occupants.
Design of an automatic common water hyacinth flattening machine with an off-grid solar energy system Adeguna Ridlo Pramurti; Mochammad Muqorrobin; Pangestuningtyas Diah Larasati; Syahid Syahid; Friska Ayu Fitrianti Sugiono
Jurnal Polimesin Vol 23, No 6 (2025): December
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i6.6086

Abstract

Transforming common water hyacinths into handicrafts is a viable business opportunity in several regions across Indonesia. One of the crucial processing stages in producing these handicrafts is flattening, which reduces the plant material to approximately 0.2 mm in thickness to ensure optimal weaving quality. The objective of this research is to design an automatic water hyacinth harvesting machine that uses an off-grid solar power plant as its primary energy source. The automation system on this machine uses a Programmable Logic Controller (PLC) as the control system and Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) as the interface and monitoring system. The designed water hyacinth flattening machine increases production capacity to 834 grams in 15 minutes. The size of flattened water hyacinths was 0.2 mm, following the flattening roller setting. The machine's average power consumption is 249 W, which the solar power plant system can supply for approximately 1.5 hours.
PEMASANGAN PENDINGIN AIR DENGAN KENDALI SUHU PADA PERKEBUNAN GREENFARM HYDROPONIC GUNUNGPATI KOTA SEMARANG: PEMASANGAN PENDINGIN AIR DENGAN KENDALI SUHU PADA PERKEBUNAN GREENFARM HYDROPONIC GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Aggie Brenda Vernandez; Eriko Arvin Karuniawan; Pangestuningtyas Diah Larasati; Aminuddin Rizal
Bangun Rekaprima Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v12i1.7609

Abstract

The community service activity conducted with the partner GreenFarm Hydroponic aims to address the partner’s issue of conventional temperature regulation in the hydroponic system, where temperature levels fluctuate depending on environmental conditions. This instability reduces dissolved oxygen levels and inhibits plant growth. The activity includes training on the installation and operation of an automatic water-cooling system. The developed cooling system utilizes an Outseal Mega V2 Slim, NodeMCU ESP32, DS18B20 temperature sensor, evaporator chiller, outdoor AC unit, LCD, relay, contactor, and Blynk-based monitoring. This device is capable of maintaining water temperature at the ideal level of 27°C through both automatic and manual modes. The implementation of this technology not only enhances temperature stability and production quality but also facilitates remote monitoring and reduces manual intervention. This program demonstrates the role of vocational higher education in providing practical technological solutions that support the sustainability of hydroponic enterprises. The activity was successfully carried out, with GreenFarm Hidroponik now able to operate the automatic cooling system either via panel buttons or through the Blynk IoT application.