Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MELALUI PBL PADA SISWA KELAS X SMA Puji Astuti, Retno; Junaedi, Iwan
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 42, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi materi pencemaran pada siswa kelas X .Setting penelitian ini adalah di SMA Negeri 4 Pekalongan kelas X6 dengan jumlah 30 siswa  dari Februari sampai Juli 2013.  Data penelitian yang dikumpulkan berupa informasi aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pelajaran biologi materi pencemaran. Alat pengumpul data berupa : lembar observasi dan daftar nilai siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif komparatif. Prosedur penelitian dilakukan dengan prosedur PTK menggunakan  dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Hasil  Penelitian ini adalah: pada siklus I, siswa yang tuntas adalah 19 dari 30 siswa atau 63,3% dan siswa yang tidak tuntas adalah 11 dari 30 siswa atau 26,7 %. Hasil pada siklus II  adalah: siswa yang tuntas 25 dari 30 siswa atau 83,3%. Terdapat peningkatan 20% dari siklus I Sedangkan keaktifan siswa pada siklus I adalah 20 siswa dari 30 siswa atau 67,7%. Pada siklus II keaktifan siswa  mengalami peningkatan menjadi 28 siswa dari 30 siswa atau 90%. Dengan hasil penelitian  dari siklus I ke siklus II, dapat disimpulkan pembelajaran dengan PBL dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi pencemaran siswa kelas X6 SMA Negeri 4 Pekalongan Tahan 2012/2013.   This study aims to improve the learning outcomes of the activity and biological material in class X pollution. Setting this research is in SMA Negeri 4 Pekalongan X6 class by the number of 30 students from February to July 2013. The research data were collected in the form of information activities and student learning outcomes in a biology lesson material contamination. A data collection tool: observation sheets and a list of students grades. The data analysis technique used is a comparative descriptive technique. Research procedures performed by PTK procedure using two cycles of the cycle I and cycle II. The results of this study are: in the first cycle, students who pass is 19 of 30 or 63.3% of students and students who did not complete is 11 out of 30 students or 26.7%. Results of the second cycle are: students who completed 25 of 30 students or 83.3%. There is a 20% increase from the first cycle while active students in the first cycle were 20 students from 30 students or 67.7%. In the second cycle active students increased from 30 students to 28 students or 90%. With results from the first cycle to the second cycle, it can be concluded with PBL can enhance learning activities and learning outcomes of students at grade material contamination X6 SMAN 4 Pekalongan year 2012/2013.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MELALUI PBL PADA SISWA KELAS X SMA Puji Astuti, Retno; Junaedi, Iwan
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 42, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v42i2.2918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi materi pencemaran pada siswa kelas X .Setting penelitian ini adalah di SMA Negeri 4 Pekalongan kelas X6 dengan jumlah 30 siswa  dari Februari sampai Juli 2013.  Data penelitian yang dikumpulkan berupa informasi aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pelajaran biologi materi pencemaran. Alat pengumpul data berupa : lembar observasi dan daftar nilai siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif komparatif. Prosedur penelitian dilakukan dengan prosedur PTK menggunakan  dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Hasil  Penelitian ini adalah: pada siklus I, siswa yang tuntas adalah 19 dari 30 siswa atau 63,3% dan siswa yang tidak tuntas adalah 11 dari 30 siswa atau 26,7 %. Hasil pada siklus II  adalah: siswa yang tuntas 25 dari 30 siswa atau 83,3%. Terdapat peningkatan 20% dari siklus I Sedangkan keaktifan siswa pada siklus I adalah 20 siswa dari 30 siswa atau 67,7%. Pada siklus II keaktifan siswa  mengalami peningkatan menjadi 28 siswa dari 30 siswa atau 90%. Dengan hasil penelitian  dari siklus I ke siklus II, dapat disimpulkan pembelajaran dengan PBL dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi pencemaran siswa kelas X6 SMA Negeri 4 Pekalongan Tahan 2012/2013.   This study aims to improve the learning outcomes of the activity and biological material in class X pollution. Setting this research is in SMA Negeri 4 Pekalongan X6 class by the number of 30 students from February to July 2013. The research data were collected in the form of information activities and student learning outcomes in a biology lesson material contamination. A data collection tool: observation sheets and a list of students' grades. The data analysis technique used is a comparative descriptive technique. Research procedures performed by PTK procedure using two cycles of the cycle I and cycle II. The results of this study are: in the first cycle, students who pass is 19 of 30 or 63.3% of students and students who did not complete is 11 out of 30 students or 26.7%. Results of the second cycle are: students who completed 25 of 30 students or 83.3%. There is a 20% increase from the first cycle while active students in the first cycle were 20 students from 30 students or 67.7%. In the second cycle active students increased from 30 students to 28 students or 90%. With results from the first cycle to the second cycle, it can be concluded with PBL can enhance learning activities and learning outcomes of students at grade material contamination X6 SMAN 4 Pekalongan year 2012/2013.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MELALUI PBL PADA SISWA KELAS X SMA Puji Astuti, Retno; Junaedi, Iwan
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 42, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v42i2.2918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi materi pencemaran pada siswa kelas X .Setting penelitian ini adalah di SMA Negeri 4 Pekalongan kelas X6 dengan jumlah 30 siswa  dari Februari sampai Juli 2013.  Data penelitian yang dikumpulkan berupa informasi aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pelajaran biologi materi pencemaran. Alat pengumpul data berupa : lembar observasi dan daftar nilai siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif komparatif. Prosedur penelitian dilakukan dengan prosedur PTK menggunakan  dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Hasil  Penelitian ini adalah: pada siklus I, siswa yang tuntas adalah 19 dari 30 siswa atau 63,3% dan siswa yang tidak tuntas adalah 11 dari 30 siswa atau 26,7 %. Hasil pada siklus II  adalah: siswa yang tuntas 25 dari 30 siswa atau 83,3%. Terdapat peningkatan 20% dari siklus I Sedangkan keaktifan siswa pada siklus I adalah 20 siswa dari 30 siswa atau 67,7%. Pada siklus II keaktifan siswa  mengalami peningkatan menjadi 28 siswa dari 30 siswa atau 90%. Dengan hasil penelitian  dari siklus I ke siklus II, dapat disimpulkan pembelajaran dengan PBL dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi pencemaran siswa kelas X6 SMA Negeri 4 Pekalongan Tahan 2012/2013.   This study aims to improve the learning outcomes of the activity and biological material in class X pollution. Setting this research is in SMA Negeri 4 Pekalongan X6 class by the number of 30 students from February to July 2013. The research data were collected in the form of information activities and student learning outcomes in a biology lesson material contamination. A data collection tool: observation sheets and a list of students' grades. The data analysis technique used is a comparative descriptive technique. Research procedures performed by PTK procedure using two cycles of the cycle I and cycle II. The results of this study are: in the first cycle, students who pass is 19 of 30 or 63.3% of students and students who did not complete is 11 out of 30 students or 26.7%. Results of the second cycle are: students who completed 25 of 30 students or 83.3%. There is a 20% increase from the first cycle while active students in the first cycle were 20 students from 30 students or 67.7%. In the second cycle active students increased from 30 students to 28 students or 90%. With results from the first cycle to the second cycle, it can be concluded with PBL can enhance learning activities and learning outcomes of students at grade material contamination X6 SMAN 4 Pekalongan year 2012/2013.
PENGARUH AKUPRESUR TITIK SP6 DAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENGURANGAN NYERI PERSALINAN PADA INPARTU KALA 1 FASE AKTIF Fiorennita Amita; Puji Astuti, Retno; Putri, Rizkiana
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i2.269

Abstract

Proses melahirkan memang selalu dibarengi dengan rasa sakit yang dialami seseorang. Wanita yang melahirkan secara normal mengalami nyeri terus-menerus selama proses bersalin, apalagi pada saat memasuki fase aktif kala 1 pada persalinan normal. Teknik non farmakologi yang dapat mengurangi rasa sakit pada persalinan antara lain akupresur titik SP6 dan teknik relaksasi nafas dalam. Dari studi kasus ini untuk mengidentifikasi pengaruh akupresur titik SP6 dan teknik relaksasi nafas dalam terhadap pengurangan nyeri persalinan pada inpartu kala 1 fase aktif. Studi kasus ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus, dimana penelitian ini memusatkan diri secara intensif pada satu obyek tertentu yang mempelajarinya sebagai suatu kasus. Berdasarkan hasil dari studi kasus, didapatkan bahwa terdapat perbedaan pengurangan nyeri persalinan pada inpartu kala 1 fase aktif yang diberikan intervensi akupresur titik SP6 dan teknik relaksasi nafas dalam. Dari hasil studi kasus dapat ditarik kesimpulan bahwa akupresur titik SP6 dan teknik relaksasi nafas dalam berpengaruh terhadap pengurangan nyeri persalinan pada inpartu kala 1 fase aktif. Tetapi yang sangat signifikan dalam pengurangan nyeri persalinan pada inpartu kala 1 fase aktif yaitu akupresur titik SP6. Diharapkan hasil studi kasus ini dapat diterapkan sebagai terapi non farmakologi dalam pengurangan nyeri persalinan pada inpartu kala 1 fase aktif pada ibu bersalin, menjadi referensi tambahan untuk pengkaji selanjutnya dalam untuk melakukan asuhan kebidanan pada ibu bersalin terkait dengan intervensi akupresur titik SP6 dan teknik relaksasi nafas dalam, bisa menjadi bahan pertimbangan untuk dapat diterapkan di ruang bersalin sebagai terapi komplementer asuhan kebidanan pada ibu bersalin
Impact Of Dysmenorrhea Management Health Education On Adolescent Girls' Knowledge And Attitude About Dysmenorrhea Management Puji Astuti, Retno; Evita Muslima Isnanda Putri; Rahmawati, Rahmawati; Untari, Nurdiana
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal eduHealt, Edition April - June , 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jurnaleduhealth.v15i02.4658

Abstract

Dysmenorrhea can cause various problems, such as disrupting their activities as students. Knowledge and attitudes can be important factors for adolescent girls in managing dysmenorrhea. The purpose of this study is to analyze the effect of health education on dysmenorrhea management on the knowledge and attitudes of adolescent girls in managing dysmenorrhea. This study employed a pre-experimental design with a one-group pre-test post-test approach. The population consisted of all female students in grades VII-IX at SMP Muhammadiyah 5 Randublatung, Blora Regency, in 2022, totaling 31 students. The sample included 31 respondents, selected through total sampling technique. The independent variable was health education on dysmenorrhea, and the dependent variables were knowledge and attitudes about dysmenorrhea and its management. Data were collected using a questionnaire. Data processing involved editing, scoring, coding, tabulating, and analyzing data using cross-tabulation. The study results showed that before the health education intervention, 16 respondents (51.6%) had moderate knowledge, and 19 respondents (61.3%) had a favorable attitude. After the health education intervention, 18 respondents (58.1%) had moderate knowledge, and 26 respondents (83.9%) had a favorable attitude. There was an effect of health education on dysmenorrhea management on the knowledge and attitudes of adolescent girls in managing dysmenorrhea.
RELAKSASI OTOT PROGRESIF SEBAGAI INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM MENURUNKAN NYERI ABDOMEN PADA PASIEN GASTRITIS: PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION AS A NURSING INTERVENTION TO REDUCE ABDOMINAL PAIN IN GASTRITIS PATIENTS Wildania Husna, Innani; Istiana, Fuji; Puji Astuti, Retno; Avi Alizain, Azmy; Reza Ajeng IP, Novika; Muslima IP, Evita; Widiyani, Masita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Nyeri abdomen merupakan salah satu keluhan utama pada pasien gastritis yang berdampak pada kenyamanan, stabilisasi fisiologis, dan kualitas hidup pasien. Penatalksanaan nyeri tidak hanya bergantung pada terapi farmakologis, tetapi juga memerlukan intervensi nonfarmakologis berbasis evidence-based practice (EBP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas relaksasi otot progresif terhadap penutunan nyeri abdomen pada pasien gastritis. Metode penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan mini riset. Subjek penelitian terdiri dari empat pasien gastritis dengan keluhan nyeri abdomen, yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan terapi medis standar. Pengukuran skala nyeri dan tanda-tanda vital dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami penurunan skala nyeri sebesar 3-4 poin dan perbaikan stabilitas tanda-tanda vital, sedangkan kelompok kontrol hanya mengalami penurunan nyeri sekitar 1 poin tanpa perubahan fisiologis yang bermakna. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa relaksasi otot progresif efektif dalam menurunkan nyeri abdomen pada pasien gastritis dan direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmokologis. Kata Kunci : Relaksasi otot progresif, nyeri abdomen, gastritis ABSTRACT Abdominal pain is a major complaint among gastritis patients and affects comfort, physiological stability, and quality of life. Pain management should not rely solely on pharmacological therapy but also involve evidence-based non-pharmacological interventions. This study aimed to analyze the effectiveness of progressive muscle relaxation in reducing abdominal pain among gastritis patients. A case study design with a mini-research approach was employed. Four hospitalized gastritis patients with abdominal pain were divided into an intervention group and a control group. The intervention group received progressive muscle relaxation for two days, while the control group received standard medical treatment only. Pain scale and vital signs were measured before and after the intervention. The results showed that the intervention group experienced a reduction in pain scores by 3–4 points accompanied by improved vital sign stability, whereas the control group showed only a 1-point reduction without significant physiological changes. In conclusion, progressive muscle relaxation is effective in reducing abdominal pain in gastritis patients and is recommended as a nursing non-pharmacological intervention. Keyword : progressive muscle relaxation, abdominal pain, gastritis
Efektivitas Inhalasi Uap Aromaterapi Eucalyptus terhadap Penurunan Sesak Napas pada Pasien Tuberkulosis Paru: Case Report: A Health Belief Model–Based Exploration Of Antenatal Care Compliance Puji Astuti, Retno; Reza Ajeng Issa Putri, Novika; Mujizah, Khikmatul; Wildania Husna, Innani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi kronik yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis dan sering menimbulkan gangguan pernapasan, salah satunya sesak napas akibat proses inflamasi, peningkatan sekret, serta kerusakan jaringan paru. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah keperawatan pola napas tidak efektif. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan sebagai terapi komplementer adalah inhalasi uap aromaterapi eucalyptus. Tujuannya untuk mengetahui efektivitas inhalasi uap aromaterapi eucalyptus terhadap penurunan sesak napas pada pasien tuberkulosis paru. Penelitian ini menggunakan desain case report dengan satu responden pasien Tuberkulosis Paru yang mengalami masalah keperawatan pola napas tidak efektif. Intervensi berupa inhalasi uap aromaterapi eucalyptus diberikan selama 3 hari, satu kali sehari dengan durasi 3 menit. Parameter yang diamati meliputi respiratory rate dan saturasi oksigen (SpO₂) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil observasi menunjukkan adanya perbaikan status pernapasan setelah pemberian intervensi. Sebelum intervensi, pasien mengalami penurunan saturasi oksigen sebesar 90% dan respiratory rate meningkat. Setelah pemberian inhalasi uap aromaterapi eucalyptus, terjadi peningkatan saturasi oksigen hingga 98–99% serta penurunan respiratory rate hingga berada dalam batas normal pada hari kedua dan ketiga intervensi. Inhalasi uap aromaterapi eucalyptus efektif dalam membantu menurunkan sesak napas dan memperbaiki pola napas pada pasien tuberkulosis paru. Kata kunci: tuberkulosis paru, sesak napas, inhalasi uap, eucalyptus ABSTRACT Pulmonary tuberculosis is a chronic infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis and often results in respiratory disorders, including shortness of breath due to inflammatory processes, increased secretion, and lung tissue damage. This condition may lead to the nursing problem of ineffective breathing pattern. One non-pharmacological intervention that can be used as a complementary therapy is eucalyptus aromatherapy steam inhalation. This study aimed to determine the effectiveness of eucalyptus aromatherapy steam inhalation in reducing shortness of breath in patients with pulmonary tuberculosis. This study employed a case report design involving one patient with pulmonary tuberculosis who experienced an ineffective breathing pattern. The intervention consisted of eucalyptus aromatherapy steam inhalation administered once daily for three consecutive days, with a duration of 3 minutes per session. The observed parameters included respiratory rate and oxygen saturation (SpO₂) before and after the intervention. The results showed an improvement in respiratory status following the intervention. Prior to the intervention, the patient experienced decreased oxygen saturation at 90% and an increased respiratory rate. After the administration of eucalyptus aromatherapy steam inhalation, oxygen saturation increased to 98–99%, and the respiratory rate decreased to within normal limits on the second and third days of intervention. Eucalyptus aromatherapy steam inhalation was effective in reducing shortness of breath and improving the breathing pattern in patients with pulmonary tuberculosis. Keywords: pulmonary tuberculosis, shortness of breath, steam inhalation, eucalyptus
Pengaruh Pengetahuan, Motivasi, Dan Sikap Pada Wanita Usia Subur (Wus) Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri Dengan Media Lembar Balik Di Posyandu Duyung Wilayah Kerja Puskesmas Taktakan Serang Banten Tahun 2022 rusniawati, ina; Puji Astuti, Retno; Darmi, Salfia
Journal of Midwifery and Health Research Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.155 KB) | DOI: 10.36743/jmhr.v2i1.476

Abstract

Kematian akibat kanker payudara rata-rata mencapai 17 orang per 100 ribu penduduk. Upaya pencegahan dan pengendalian jenis kanker tersebut dilakukan dengan cara deteksi dini pada perempuan. Salah satu metode yang digunakan adalah dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Sebanyak 62% WUS memiliki pengetahuan yang kurang terhadap deteksi dini kanker payudara. Intervensi berupa pendidikan kesehatan dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap mengenai SADARI. Media lembar balik dapat digunakan sebagai media untuk menyampaikan informasi karena dirasa efektif dan efisien. Penelitian ini Dilakukan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, motivasi dan sikap pada wanita usia subur (WUS) terhadap pemeriksaan payudara sendiri Di Posyandu Duyung wilayah kerja Puskesmas Taktakan Serang Banten. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik, dengan desain penelitian cross sectional (potong lintang), dimana hubungan variabel independen dan dependen diketahui/diukur pada saat bersamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar Wanita Usia Subur di Di Posyandu Duyung memiliki tingkat pengetahuan terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri Dengan Media Lembar Balik yang baik yaitu 24 responden (45,3%), Sikap yang baik yaitu 23 responden (43,3%) dan motivasi yang kuat yaitu 30 responden (56,7%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan motivasi terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri dengan Media Lembar Balik. Saran penelitian ini data dijadikan pengalaman serta dapat menambah wawasan dan mempertahankan tingkat pengetahuan, sikap dan motivasi terhadap terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri dengan Media Lembar Balik pada para responden yang sudah baik dan meningkatkan upaya Pendidikan