Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENERAPAN METODE SIMPLEKS UNTUK MEMPEROLEH KEUNTUNGAN MAKSIMUM PADA PENJUALAN SIRIH DAN PINANG DI KABUPATEN MALAKA (Studi kasus: Pasar Bei Abuk, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah) Oktovianus R. Sikas; Kristina Sri Ayu Bere; Faustianus Luan; Grandianus Seda Mada
Journal of Mathematics Theory and Applications Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi April 2023
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/j-math.v1i2.4111

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh penjual sirih dan pinang Kabupaten Malaka adalah penjualan sirih danpinang secara terpisah yang lazim dilakukan oleh para penjual sirih dan pinang di daerah lainnya. Strategipenjualan seperti ini menyebabkan keuntungan yang diperoleh para penjual tidak optimal. Tujuan daripenelitian ini adalah memberikan strategi penjualan sirih dan pinang menjadi satu tumpukan atau disebut jugadengan kolaborasi antara sirih dan pinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodesimpleks. Hasil yang diperoleh sebelum memberikan strategi penjualan kolaborasi antara sirih dan pinangmenjadi satu tumpukan dan menerapkan metode simpleks, keuntunga yang diperoleh dari penjualan sirih danpinang secara terpisah rata-rata sebesar Rp 2.500.000,00 dalam satu bulan. Setelah memberikan strategipenjualan sirih dan pinang yang dikolaborasikan menjadi satu tumpuka serta menerapkan metode simplekskeuntungan yang diperoleh rata-rata sebesar Rp 4.851.000,00 dalam satu bulan.
Analytical Hierarchy Process Penentuan Jasa Fotografi Di Kota Kefamenanu Charles Christian Lake; Fried Markus Allung Blegur; Faustianus Luan; Oktovianus R. Sikas
Journal of Mathematics Theory and Applications Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/j-math.v2i1.4714

Abstract

ABSTRAK Fotografi semakin banyak diminati oleh masyarakat yang berkembang menjadi kebutuhan dalam mendokumentasikan berbagai evet atau peristiwa, baik untuk kebutuhan pemerintah, perusahan, maupun pribadi atau keluarga. Masyarakat selalu ingin memilih fotografi dengan kualitas yang bagus. Namun, karena kurangnya informasi disertai banyaknya jasa fotografi yang beredar, sering kali membuat masyarkat kesulitan untuk menentukan jasa fotografi yang sesuai dengan kebutuhannya. Untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu adanya suatu metode yang dapat memberikan rekomendasi untuk pengambilan keputusan secara tepat bagi para pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam penentuan jasa fotografi dengan cara membandingkan antara jasa fotografi yang satu dengan yang lain. Adapun kriteria yang menjadi pertimbangan yaitu Profesionalitas, Teknologi, Lokasi Pengambilan Gambar, Pelayanan, Kapasitas, Waktu Kerja, Budget, dan Paket dengan alternatif pilihan berupa jasa fotografi Opa, Caldera, Kanjeng, Timor Art, Jess, dan Nakama. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 100 orang masyarakat Di Kota Kefamenanu. Data diolah menggunakan metode AHP untuk menghasilkan urutan rangking yang lebih konsisten dari kriteria. Dari hasil menggunakan metode AHP didapatkan bahwa Profesionalitas menjadi prioritas pertama pilihan responden, disusul oleh Teknologi, Lokasi Pengambilan Gambar, Pelayana, Kapasitas, Waktu Kerja, Budget dan prioritas terakhir adalah Paket. Sedangkan urutan prioritas alternatif, dimana Opa menjadi prioritas pertama, disusul oleh Caldera, Kanjeng, Timor Art, Jess dan Nakama menjadi prioritas terakhir.
Optimalisasi Pelayanan Publik Terhadap Pembuatan E-KTP dengan Metode Antrian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Timor Tengah Utara Maria Viany Naikofi; Faustianus Luan; Elinora Naikteas Bano; Eva Binsasi
Journal of Mathematics Theory and Applications Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/j-math.v2i2.5226

Abstract

Sistem antrian merupakan suatu relasi timbal balik antara nasabah dan instasi atau pelayan publik. Dimana nasabah datang kepada pelayan publik untuk melayani kebutuhannya. Salah satunya proses pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kefamenanu. Sistem antrian pada lembaga instansi ini adalah single channel multiphase yang merupakan jenis antrian satu jalur beberapa tahap dimana terdapat 3 tahapan antrian dengan model antrian pada setiap tahapnya adalah M/M/1 : FCFS/∞/∞. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang optimalisasi pelayanan publik dalam proses pembuatan E-KTP dengan metode antrian pada lembaga instansi tersebut. Melalui proses observasi, wawancara dan analisis data, proses pembuatan E-KTP, antrian yang optimal terjadi pada loket percetakan E-KTP (Loket 2) dan loket pengambilan E-KTP (Loket 3) karena tingkat intensitas pelayanan ( ) sebesar 0,6 pada Loket 1 dan 0,5 pada Loket 2 sehingga tidak terjadi penumpukan antrian. Agar membuat sistem antrian pada Disdukcapil menjadi efektif, dibutuhkan penambahan loket pada loket pendaftaran dan verifikasi berkas E-KTP (Loket 1). Dengan menambah 1 loket dapat mengurangi penumpukan antrian sehingga tingkat intensitas pelayanan mengalami penurunan yaitu dari 0.815 menjadi 0,407. Hasil analisis matematis ini menunjukkan sistem antrian bekerja secara optimal.
Penentuan Rute Terpendek Jalur Pendistribusian Barang di CV. Timor MutisQua Eban dengan Menerapkan Algoritma Floyd-Warshall Gemagalgani Seran; Oktovianus R. Sikas; Faustianus Luan
Journal of Mathematics Theory and Applications Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/j-math.v2i2.6159

Abstract

Algoritma Floyd-Warshall adalah algoritma untuk mencari lintasan terpendek pada sebuah graf berbobot dengan bobot positif atau negatif, dan algoritma Floyd-Warshall yang menggunakan program dinamis lebih menjamin keberhasilan pendistribusian barang dalam menentukan solusi minimum karena algoritma ini bisa membandingkan semua kemungkinan lintasan pada graf untuk setiap sisi dari semua simpul yang dilewati. Oleh sebab itu, algoritma ini cocok digunakan dalam menghadapi permasalahan penentuan rute terpendek jalur pendistribusian barang di CV. Timor MutisQua Eban. Penentuan rute yang selama ini ditentukan oleh CV. Timor Mutisqua Eban ini pendistribusiannya belum optimal misalnya mereka tidak menentukan rute berdasarkan jarak minimum tetapi memilih mendistribusikan berdasarkan titik tujuan yang saling berdekatan tanpa melakukan perhitungan tentang rute yang memberikan total jarak minimum. Untuk mendapatkan rute yang optimal maka diselesaikan dengan menggunakan algoritma Floyd-Warshall. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, penentuan suatu rute terpendek pada jalur pendistribusian barang di CV. Timor MutisQua Eban dengan menerapkan Algoritma Floyd-Warshall, menghasilkan sebuah matriks acuan dengan elemen matriks yang berisi jarak terpendek antar simpul yang dapat digunakan sebagai acuan untuk menentukan rute terpendek dari satu toko ke toko yang lain dengan cara melihat baris sebagai titk awal dan kolom sebagai titik tujuan. pada matriks tersebut, dapat ditentukan jarak terpendek jalur pendistribusian barang dari CV. Timor Mutisqua Eban ke titik tujuan yaitu dengan jarak 69,89 km.
Proyeksi Kelahiran Bayi Menggunakan Metode Adams-Bashforth-Moulton dan Milne-Simpson di Kecamatan Bikomi Tengah Maria Trisilda Kapitan; Faustianus Luan; Leonardus Frengky Obe
Journal of Mathematics Theory and Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi April 2025
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/j-math.v3i2.9122

Abstract

Proyeksi kelahiran bayi merupkan salah satu aspek penting dalam perencanaan kependudukan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk memproyeksikan jumlah kelahiran bayi di Desa Oenenu, Kecamatan Bikomi Tengah, menggunakan metode Adams-Bashforth-Moulton dan Milne-Simpson. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah kelahiran bayi menggunakan metode Adams-Bashforth-Moulton pada Tahun 2024 sebanyak 33,20711 jiwa dengan errornya 0,704 x 10^(-3) dan pada Tahun 2025 sebanyak 39,38919 jiwa dengan errornya 0,89 x 10^(-3) sedangkan hasil penelitian dengan metode Milne-Simpson  menunjukan bahwa jumlah kelahiran bayi pada Tahun 2024 sebanyak 33,21803 jiwa dengan errornya 0,70 x 10^(-3) dan pada Tahun 2025 sebanyak 39,37006 dengan erronnya 0,14 x 10^(-3). Dari hasil penelitian menggunakan kedua metode menunjukkan bahwa metode Adams-Bashforth-Moulton memiliki tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan metode Milne-Simpson. Dimana nilai error yang diperoleh harus lebih kecil dari  galat.
Solusi Numerik Pada Estimasi Hasil Produksi Padi dan Jagung Dengan Menggunakan Metode Adams-Bashforth-Moulton dan Milne-Simpson Di Kecamatan Weliman Faustianus Luan; Leonardus Frengky Obe; Oktovianus R. Sikas; Maria Noviana Bria
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v5i1.2472

Abstract

Padi dan jagung merupakan komoditas penting yang mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat di Kecamatan Weliman. Perubahan iklim, ketersediaan sumber daya, serta kondisi lingkungan yang menyebabkan hasil panen sering berfluktuasi sehingga diperlukan metode estimasi yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi produksi padi dan jagung tahun 2024 hingga 2027 menggunakan model Verhulst dengan pendekatan numerik Adams-Bashforth-Moulton dan Milne-Simpson serta menentukan metode dengan tingkat akurasi terbaik. Data produksi tahun 2020 hingga 2023 digunakan sebagai data awal, sedangkan metode Runge-Kutta Orde Empat diterapkan untuk memperoleh nilai solusi awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode memberikan tren peningkatan produksi pada periode estimasi. Metode Adams-Bashforth-Moulton menghasilkan estimasi produksi padi sebesar 9.973 hingga 12.703 ton dan jagung sebesar 7.984 hingga 12.081 ton. Sementara itu metode Milne-Simpson menghasilkan estimasi 9.973 hingga 12.702 ton untuk padi serta 7.984 hingga 11.632 ton untuk jagung. Berdasarkan perhitungan galat relatif, metode Milne-Simpson memiliki galat lebih kecil sehingga lebih akurat dibandingkan metode Adams-Bashforth-Moulton. Secara keseluruhan, metode Milne-Simpson dapat direkomondasikan sebagai pendekatan estimasi produksi pertanian yang lebih efesien dan akurat untuk mendukung perencanaan produksi padi dan jagung di Kecamatan Weliman.
ANALISIS KESTABILAN MODEL MATEMATIKA KECANDUAN ALKOHOL TIPE SDAR Giovani Sanit; Leonardus Obe; Nugraha Dethan; Faustianus Luan
Journal of Mathematics Theory and Applications Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Oktober 2025
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alcohol is a psychoactive substance that is addictive. Psychoactive substances are a class of substances that act selectively, especially on the brain, which can cause changes in a person's behavior, emotions, cognition, perception and consciousness. Alcohol is an addictive substance that can cause addiction and dependence. Alcohol addiction is a condition when a person experiences an addiction to alcohol and is difficult to control until he becomes dependent. Alcohol addiction occurs due to consuming too much alcohol so that the level is sufficient to cause mental changes and experience a sensation of satisfaction when consumed. The habit of consuming alcohol for teenagers begins due to a lack of knowledge and invitations, persuasion and seduction from friends which make a teenager want to try consuming alcohol. After getting to know and feel the sensation of consuming alcohol, a teenager gradually begins to fall into the world of alcohol and begins to increase his consumption due to the free social environment among teenagers. This research aims to build a mathematical model of SDAR type alcohol addiction. Based on the research results, two equilibrium points were obtained, namely the equilibrium point free from alcohol addiction and will be stable when and the equilibrium point where there is alcohol addiction and will be stable when . The simulation results were observed in two conditions, namely when and the value was obtained, meaning that the rate of movement from the population of teenagers who tried to consume alcohol to alcohol addiction was still small, so that teenagers who Alcohol addiction will decrease until alcoholics will disappear from the population over time. Then when and the value is obtained, meaning that the rate of movement from the population of teenagers who try to consume alcohol to alcohol addiction is increasing until there will be more and more alcoholics and will increase in the population as along the time.
PEMODELAN MATEMATIKA DAN SIMULASI PENYEBARAN PERILAKU MEROKOK TERHADAP LAKI-LAKI DENGAN MEMPERHATIKAN FAKTOR LINGKUNGAN PERTEMANAN Maria Redegundis Lopena; Faustianus Luan; Leonardus Obe; Fried Allung Blegur
Journal of Mathematics Theory and Applications Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Oktober 2025
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok adalah hasil olahan tembakau yang digulung/dilinting dengan kertas baik menggunakan tangan atau mesin. Perilaku merokok merupakan suatu aktivitas membakar tembakau, menghisap lalu menghembuskan asapnya. Merokok telah diketahui menjadi faktor resiko karena mengandung zat-zat kimia yang berdampak buruk bagi kesehatan. Matematika merupakan salah satu ilmu yang dapat menganalisa masalah yang terjadi dalam kehidupan dengan menggunakan pemodelan matematika. Salah satu masalah yang dapat dikaji dengan model matematika adalah penyebaran perilaku merokok. Penelitian ini mengkaji penyebaran perilaku merokok terhadap laki-laki dengan memperhatikan faktor lingkungan pertemanan. Model ini membagi menjadi empat subpopulasi yaitu: subpopulasi laki-laki yang berpotensi menjadi perokok , subpopulasi laki-laki yang hanya coba-coba merokok , subpopulasi laki-laki perokok aktif , subpopulasi laki-laki yang sembuh dari pengaruh rokok . Berdasarkan hasil penelitian diperoleh dua titik ekuilibrium yaitu titik ekuilibrium bebas merokok dan titik ekuilibrium endemik . Hasil simulasi titik ekuilibrium bebas merokok menunjukan bahwa nilai , maka perilaku merokok berkurang dan akan hilang seiring berjalannya waktu. Hasil simulasi titik ekuilibrium endemik menunjukan bahwa nilai , maka perilaku merokok akan meningkat dan setiap perokok dapat menularkan perilaku merokoknya kepada lebih dari satu perokok baru sehingga perilaku merokok semakin meluas.
OPTIMALISASI PRODUKSI AYAM BROILER DENGAN MENGGUNAKAN GOAL PROGRAMMING (Studi Kasus : Peternakan Mitra Sinar Jaya (MSJ) di Umalelu, Desa Aebubu Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka) Lindrawati Alberta Nanci; Faustianus Luan; Oktovianus Sikas; Fried Allung Blegur
Journal of Mathematics Theory and Applications Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Oktober 2025
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra Sinar Jaya's Broiler Chicken Farm in Umalelu, Aebubu Village, Paga District, Sikka Regency, is an example of a livestock business that seeks to increase production and profits. Owners face difficulties to optimize various production components, including DOC, feed, medicines, husks, labor, cage capacity, and electricity use. The purpose of this study is to optimize the use of production factors to achieve maximum production and maximize profits. To optimize production factors and maximize profits, a method is used, namely Goal Programming assisted by lingo software. Based on the results of this study, it shows that cage 1 is more efficient in achieving the production target than cage 2, so that resource allocation is more directed to cage 1. The needs of Broiler Chicken production factors are DOC input of 5154 heads, feed use of 7731 Kg, use of 52 sacks of husks, use of electricity 2072 KwH, use of medicines 5051 grams, labor force of 2 people, cage capacity of 5154 heads. With a profit reaching Rp98,584,400.00 per harvest cycle.