Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis kelayakan finansial perikanan tangkap ikan pelagis besar di Desa Tial Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah Jahra Wasahua; Eryka Lukman
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.9.2.30-33

Abstract

Pemanfaatan sumberdaya ikan pelagis besar di Desa Tial menggunakan unit penangkapan pancing tonda dan pancing tegak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha perikanan tangkap ikan pelagis besar di Desa Tial Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Analisis data menggunakan analisis finansial dengan kriteria investasi, yaitu Net Present Value (NPV), Net Benefit-Cost ratio, Internal Rate of Return, dan Payback Periods. Hasil analisis finansial dengan discount factor 10 % menunjukan usaha penangkapan ikan pelagis besar di Desa Tial dengan alat tangkap pancing tegak nilai NPV nya Rp. 7.263.992.073,37, Net B/C ratio 8,32, IRR 38,15 % dan Payback period 1 tahun 3 bulan. Sedangkan usaha alat tangkap pancing tonda nilai NVP nya Rp. 1.012.791.527,69, Net B/C ratio 1,16, IRR 34,11% dan Payback period 1 tahun 1 bulan. Berdasarkan hasil analisis menunjukan usaha penangkapan ikan pelagis besar di Desa Tial layak untuk diteruskan baik dari sisi NPV, Net B/C Ratio, Internal Rate of Return, dan payback periods.
Valuasi ekonomi sumberdaya terumbu karang Kepulauan Banda Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku Abdul Rahim Lestaluhu; Jahra Wasahua
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 7, No 1 (2014)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.7.1.25-34

Abstract

Kepulauan Banda memiliki keanekaragaman terumbu karang dan ikan karang yang tinggi untuk ukuran standar dunia, yang keberadaanya terancam oleh aktifitas manusia. Penelitian ini untuk mengetahui produksi perikanan karang dan menilai manfaat perikanan karang (surplus produsen) untuk menaksir nilai ekonomi terumbu karang Kepulauan Banda. Penentuan responden dari populasi target digunakan teknik convenience (hapzard atau accidental). Responden sebanyak 22 rumah tangga perikanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi perikanan karang sebesar 54.539 kg/tahun, dan NPV terumbu karang Kepulauan Banda yang luasnya 15 ha dengan suku bunga 13,66 dalam jangka panjang adalah sebesar Rp 5.274.099.817. Nilai ekonomi lestari terumbu karang Kepulauan Banda ini yang juga merupakan biaya korbanan yang ditanggung bila sumberdaya terumbu karang Kepulauan Banda mengalami kerugian.
Jenis-jenis alga coklat potensial di perairan pantai Desa Hutumuri Pulau Ambon Inem Ode; Jahra Wasahua
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.7.2.39-45

Abstract

Pemanfaatan alga untuk berbagai keperluan industri sangat tergantung pada senyawa penting di dalamnya, sifat fisik, dan sifat kimia senyawa tersebut. Phaeophyceae (alga coklat) mengandung  alginat, protein, vitamin C, tannin, iodine, phenol sebagai obat gondok, anti bakteri dan tumor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis alga coklat potensial di perairan pantai desa Hutumuri, Pulau Ambon. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan pemanfaatannya alga coklat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2014. Pengambilan sampel alga coklat dilakukan dengan cara koleksi bebas pada saat surut, pada saat pengambilan sampel diamati secara visual kondisi substrat tempat tumbuh alga coklat. Pada saat pengambilan sampel alga coklat juga dilakukan pengukuran parameter lingkungan fisika-kimia perairan di beberapa titik yang mewakili lokasi penelitian yang meliputi suhu, salinitas, pH, kecepatan arus, Nitrat dan Phospat. Dari hasil sampling dan determinasi alga coklat di perairan pantai Hutumuri ditemukan tujuh jenis alga coklat. Enam diantaranya teridentifikasi sampai tingkat spesies yakni Sargassum crassifolium, Sargassum vulgare, Sargassum cinereum, Hormophysa cuneiformis, Turbinaria ornata, Padina Australis dan satu jenis tidak teridentifikasi. Keenam jenis alga coklat yang ditemukan memiliki potensi sebagai sumber alginat, obat-obatan, bioindikator logam berat, sumber makanan dan pupuk.
Analisis kelayakan finansial perikanan tangkap ikan pelagis besar di Desa Tial Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah Jahra Wasahua; Eryka Lukman
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.9.2.30-33

Abstract

Pemanfaatan sumberdaya ikan pelagis besar di Desa Tial menggunakan unit penangkapan pancing tonda dan pancing tegak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha perikanan tangkap ikan pelagis besar di Desa Tial Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Analisis data menggunakan analisis finansial dengan kriteria investasi, yaitu Net Present Value (NPV), Net Benefit-Cost ratio, Internal Rate of Return, dan Payback Periods. Hasil analisis finansial dengan discount factor 10 % menunjukan usaha penangkapan ikan pelagis besar di Desa Tial dengan alat tangkap pancing tegak nilai NPV nya Rp. 7.263.992.073,37, Net B/C ratio 8,32, IRR 38,15 % dan Payback period 1 tahun 3 bulan. Sedangkan usaha alat tangkap pancing tonda nilai NVP nya Rp. 1.012.791.527,69, Net B/C ratio 1,16, IRR 34,11% dan Payback period 1 tahun 1 bulan. Berdasarkan hasil analisis menunjukan usaha penangkapan ikan pelagis besar di Desa Tial layak untuk diteruskan baik dari sisi NPV, Net B/C Ratio, Internal Rate of Return, dan payback periods.
Valuasi ekonomi sumberdaya terumbu karang Kepulauan Banda Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku Abdul Rahim Lestaluhu; Jahra Wasahua
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 7, No 1 (2014)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.7.1.25-34

Abstract

Kepulauan Banda memiliki keanekaragaman terumbu karang dan ikan karang yang tinggi untuk ukuran standar dunia, yang keberadaanya terancam oleh aktifitas manusia. Penelitian ini untuk mengetahui produksi perikanan karang dan menilai manfaat perikanan karang (surplus produsen) untuk menaksir nilai ekonomi terumbu karang Kepulauan Banda. Penentuan responden dari populasi target digunakan teknik convenience (hapzard atau accidental). Responden sebanyak 22 rumah tangga perikanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi perikanan karang sebesar 54.539 kg/tahun, dan NPV terumbu karang Kepulauan Banda yang luasnya 15 ha dengan suku bunga 13,66 dalam jangka panjang adalah sebesar Rp 5.274.099.817. Nilai ekonomi lestari terumbu karang Kepulauan Banda ini yang juga merupakan biaya korbanan yang ditanggung bila sumberdaya terumbu karang Kepulauan Banda mengalami kerugian.
Jenis-jenis alga coklat potensial di perairan pantai Desa Hutumuri Pulau Ambon Inem Ode; Jahra Wasahua
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.7.2.39-45

Abstract

Pemanfaatan alga untuk berbagai keperluan industri sangat tergantung pada senyawa penting di dalamnya, sifat fisik, dan sifat kimia senyawa tersebut. Phaeophyceae (alga coklat) mengandung  alginat, protein, vitamin C, tannin, iodine, phenol sebagai obat gondok, anti bakteri dan tumor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis alga coklat potensial di perairan pantai desa Hutumuri, Pulau Ambon. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan pemanfaatannya alga coklat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2014. Pengambilan sampel alga coklat dilakukan dengan cara koleksi bebas pada saat surut, pada saat pengambilan sampel diamati secara visual kondisi substrat tempat tumbuh alga coklat. Pada saat pengambilan sampel alga coklat juga dilakukan pengukuran parameter lingkungan fisika-kimia perairan di beberapa titik yang mewakili lokasi penelitian yang meliputi suhu, salinitas, pH, kecepatan arus, Nitrat dan Phospat. Dari hasil sampling dan determinasi alga coklat di perairan pantai Hutumuri ditemukan tujuh jenis alga coklat. Enam diantaranya teridentifikasi sampai tingkat spesies yakni Sargassum crassifolium, Sargassum vulgare, Sargassum cinereum, Hormophysa cuneiformis, Turbinaria ornata, Padina Australis dan satu jenis tidak teridentifikasi. Keenam jenis alga coklat yang ditemukan memiliki potensi sebagai sumber alginat, obat-obatan, bioindikator logam berat, sumber makanan dan pupuk.
Nisbah Kelamin dan Ukuran Pertama Kali Matang Gonad Ikan Layang Putih (Decapterus Macrosoma Bleeker,1851) yang Tertangkap di Perairan Latuhalat Madehusen Sangadji; Anita Padang; Jahra Wasahua; Dinisha Karepesina
Jurnal Agrohut Vol. 14 No. 2 (2023): Agrohut
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Darussalam Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/agh.v14i2.263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biologi reproduksi ikan layang putih (Decapterus macrosoma Bleeker, 1851) meliputi Nisbah Kelamin, Tingkat Kematangan Gonad (TKG) dan Ukuran Pertama Kali Matang Gonad. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juni 2022 di perairan Latuhalat dengan pengambilan sampel sebanyak 2 kali dalam sebulan dan dilanjutkan di Laboratorium Iktiologi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Darussalam Ambon. Jumlah sampel selama penelitian sebanyak 264 ekor terdiri atas 127 jantan dan 137 betina. Hasil analisa mendapatkan nisbah kelamin ikan jantan dan betina adalah 1,00:1,08 atau 1:1. Hasil uji chi square yaitu X² hitung < X² tabel artinya ikan layang putih jantan dan betina berada dalam kondisi seimbang atau 1:1. Ikan jantan yang diperoleh pada TKG III dan IV sebanyak 56,69%, sedangkan TKG I dan II sebanyak 43,31%. Ikan betina pada TKG III dan IV sebanyak 55,47% dan TKG I dan II sebanyak 44,53%. Hal ini menggambarkan bahwa ikan layang putih jantan dan betina yang tertangkap pada TKG III dan IV lebih banyak dari TKG I dan II. Perhitungan Spearman Kraber menunjukkan rata-rata pertama kali matang gonad ikan layang putih jantan pada panjang tubuh 222 mm dan betina 205 mm. Diharapkan adanya perhatian terhadap intensitas penangkapan ikan dan faktor kondisi ikan layang putih sebagai informasi dasar pengelolannya.
The Relationship between Length and Weight and Condition Factors of Lompa Fish (Thryssa baelama) in Kabauw Village Waters Sangadji, Madehusen; Padang, Anita; Wasahua, Jahra; Kastela, M. Udhafi
Jurnal Agrohut Vol. 15 No. 1 (2024): Agrohut
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Darussalam Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/agh.v15i1.306

Abstract

The biology of the Lompa fish (Thryssa baelama, Forskall, 1975) in the waters of Kabauw Beach, Central Maluku is not yet known. This research aims to analyze fish size, the relationship between length weight and condition factors of Lompa fish. A total of 628 fish samples were collected using cast net fishing gear, from October – November 2023. The results showed that the total length of the fish ranged from 6 – 6.5 cm and body weight ranged from 1,703 – 13,072 grams. The relationship model for the length and weight of male fish W = 0.0102L2.8294 and female fish W = 0.0119L2.7501, and the combination of male and female W = 0.0111L2.7885. The condition factor (K) of male Lompa fish (Thryssa baelama) ranges between 0.695 – 1.3728 (0.993 ± 0.0779) and for females ranges between 0.7912 – 1.3783 (1.0056 ± 0.0807).
Komunitas Gastropoda di Zona Intertidal Kilbutak, Seram Timur: Struktur dan Dinamikanya Anita Padang; Jahra Wasahua; Madehusen Sangadji; Yenni Sofian
JUSTE (Journal of Science and Technology) Vol. 5 No. 2 (2025): JUSTE (Journal of Science and Technology)
Publisher : LLDIKTI WIlayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/w34zbf28

Abstract

Gastropoda termasuk phylum molluska ditemukan di perairan dengan berbagai tipe substrat. Gastropoda penting secara ekologi dan merupakan sumberdaya perairan yang bernilai ekonomis. Perairan intertidal Dusun Kilbutak Kecamatan Wakate Kabupaten Seram Bagian Timur, memiliki topografi pantai yang landai dengan substrat pasir, berbatu dan adanya vegetasi lamun merupakan habitat yang sesuai bagi Gastropoda. Penelitian bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas Gastropoda di perairan intertidal dusun Kilbutak Kecamatan Wakate Kabupaten Seram Bagian Timur dan dilaksanakan pada bulan Desember 2023-Januari 2024. Lokasi penelitian dibagi 2 stasiun yaitu stasiun I dengan luas 10.500 m2 dekat dengan pemukiman, substratnya didominasi pasir halus dan terdapat vegetasi lamun sedangkan stasiun II jauh dari pemukiman dengan luas 700 m2, substrat didominasi pasir kasar dan karang mati serta tidak ditemukan lamun. Sampel yang dikoleksi menggunakan metode Line Transek, dengan kuadran ukuran 1x1 m. Jarak antar kuadran 5 meter dan jarak antar transek 50 meter. Sampel dikoleksi dan diawetkan dengan alkohol 70%, guna identifikasi lanjutan di Laboratorium Biologi Pusat Riset Laut Dalam BRIN Ambon. Komposisi jenis gastropoda sebanyak 21 jenis dari 9 family dengan kepadatan tertinggi jenis Strombus luhuanus (Linnaeus 1758). Indeks keanekaragaman jenis rendah dan sedang, indeks dominansi jenis rendah dan indeks keseragaman tinggi. Pola distribusi gastropoda seragam dan mengelompok.