Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Diagnosa Penyakit Epilepsi Menggunakan Metode Bayes Ade Rahayu; Achmad Fauzi; Victor Maruli Pakpahan
Modem : Jurnal Informatika dan Sains Teknologi. Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : Modem : Jurnal Informatika dan Sains Teknologi
Publisher : Asosiasi Profesi Telekomunikasi Dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/modem.v2i4.231

Abstract

Epilepsy, or apoplexy, is a chronic disease characterized by recurrent seizures and impaired consciousness due to disorders of the central nervous system. In developing countries, including in RSU Putri Bidadari, epilepsy management is often hampered by high consultation costs, resulting in suboptimal quality of treatment and patient recovery. To overcome this challenge, a system is needed that can facilitate the diagnosis and treatment of epilepsy more efficiently. By using this method, RSU Putri Bidadari can improve the precision of epilepsy diagnosis and determine more appropriate treatment steps, despite limited resources. The Bayes method, as a statistical approach, offers a potential solution to improve the accuracy of diagnosis through data-based probability estimation of diseases and symptoms reported by patients such as frequent hunger, thirst, urination, weight loss, vaginal infections, easy fatigue, tingling legs, and blurred vision. The analysis results of the system show an estimated probability of 73% for patients suffering from generalized epilepsy. The Bayes method-based system is expected to help RSU Putri Bidadari in providing more effective treatment and improving the overall quality of life of epilepsy patients.
Metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) : Pengertian, Jenis dan Tahapan Ade Rahayu
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v4i3.5092

Abstract

Research and Development (R&D) is a systematic approach aimed at producing practical solutions through validated processes. In education, R&D is essential for developing instructional media, teaching tools, and learning models tailored to contextual needs. This study reviews the concept of R&D, the most widely adopted models, and their implementation stages through a literature-based method. Five major models are analyzed: Borg and Gall, ADDIE, 4D, Hannafin & Peck, and Dick and Carey. Each is examined in terms of procedural structure, advantages, limitations, and applicability in educational settings. Despite their distinct frameworks, all models share core phases: needs analysis, design, development, evaluation, and implementation. The analysis shows that Borg and Gall suits large-scale iterative studies, ADDIE is valued for its simplicity and flexibility, 4D is effective for instructional tool development, Hannafin & Peck aligns with technology-based media, and Dick and Carey supports systematic instructional design. The findings emphasize the importance of selecting models based on goals, product complexity, and resource availability. This article contributes to guiding researchers and educators in applying appropriate R&D methodologies in educational practice.
Metode Penelitian Tindakan Kelas: Konsep, Tahapan dan Keunggulan dalam Praktik Pembelajaran Ade Rahayu; Arna Saskia
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v4i4.5792

Abstract

This study aims to examine in depth the consepts, stages, and adventages of the Classroom Action Reseacrh (CAR) method as an effective approach to improving the quality of learning in schools. The research method employed ia a literature review, involving the collection ans analysis of various scholarly sources such as journals, books and relevant research findings. The result indicate that CAR is a form of reaerch that can be conducted by teachers in their own classroom through a cyclical process consisting of planning, action implementation, observation, and reflection. This cycle enables teachers to continuously improve their teaching approaches and strategies. Findings from the reviewed literature highlight the strengths of CAR, which not only enhances student learning outcomes but also contributes to the professional development of teachers. Teachers are encouraged to think reflectively and creatively, with a strong focus on improving the quality and process of instruction. Classroom Action Research holds strategic value in fostering innovative, creative, and collaborative learning practices that positively impact both student achievement and teachers’ instructional performance.
Implemetasi Profil Pelajar Pancasila terhadap proses pembelajaran di SMK Negeri Campalagian Abdul Latief; Muhammad Nadir; Ade Rahayu; Santi Usman
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 1 (2024): Peqguruang, Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i1.5051

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konflik sikap peserta didik dimana kurang hormatnya peserta didik kepada gurunya dikelas maupun diluar kelas.Profil Pelajar Pancasila ini agar  pelajar dapat mengamalkan nilai – nilai Pancasila dalam kehidupan sehari – harinya. Keberhasilan mengimplementasikan profil pelajar pancasila memiliki ciri Bertaqwa kepada Tuhan yang maha Esa,Berhaklak mulia, Berkebhinekaan   global,Gotong royong, Mandiri, Bernalar kirtis, dan Kreatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiamana implementasi profil pelajar pancasila terhadap proses Pembelajaran di SMK Negeri Campalagian. Penelitian ini ingin mengetahui karakter siswa sebagai pelajar pancasila. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas x yang berjumlah 30 orang. Metode pengumpulan data  yaitu Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkam bahwa implementasi profil pelajar pancasila terhadap proses pembelajaran di SMK Negeri Campalagian sudah cukup baik dalam mengimplementasikan profil pelajar pancasila dan guru Pkn menggunakan beberapa metode yang mendukung mengimplemetasikan ciri profil pelajar pancasila yaitu metode ceramah dan diskusi dalam pelaksanaan metode para siswa juga sebagian sudah mencerminkan ciri profil pelajar pancasila namun ada juga yang belum terbiasa. Namun  siswa masih perlu untuk selalu dibimbing dan diarahkan untuk menerapkan ciri profil pelajar pancasila dan menanamkanya dalam kehidupan sehari- hari. Dan guru sebagai sumber keteladanan bagi siswanya.
PENGARUH KINERJA APARAT PEMERINTAH DESA TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT ATAS PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DESA SEGERANG KECAMATAN MAPILLI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Husnul Khatimah; Syamsu Alam; Ade Rahayu
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 2 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.2, Nopember 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v3i2.1523

Abstract

Pemerintah desa adalah manifestasi dari pemerintah daerah yang berbasis pada otonomi daerah. Salah satu tujuan utama penyelenggaraan otonomi daerah adalah untuk meningkatkan pelayanan public. Pelayanan public disini yaitu pelayanan yang diberikan oleh aparat pemerintah terkait dengan timbulnya kepuasan masyarakat. Tetapi ada beberapa kendala yang terjadi di kantor desa segerang pada saat melakukan pengurusan administrasi kependudukan, seperti kurang disiplinnya aparat pemerintah datang ke kantor desa, system pemerintahannya yang kekeluargaan dimana aparat yang menjabat sebagai aparat pemerintah desa saat ini tidak melihat sub skill dari aparat pemerintah desa itu sendiri, tetapi melihat system keakraban dan lain-lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja aparat pemerintah desa terhadapa kepuasan masyarakat atas pelayanan administrasi kependudukan di desa segerang. Metode pengambilan data dari penelitian ini adalah menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif Deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 70 orang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kinerja aparat pemerintah desa berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat atas pelayanan administrasi kependudukan di desa segerang.hasil data penelitian berdasarkan angket penelitian. Hal ini dibuktikan 0,92 dan tingkat kontribusi antara kinerja aparat pemerintah desa terhadap kepuasan masyarakat sebesar 84,64%. Sedangkan uji t menunjukkan bahwa nilai t hitung 19,342 < t tabel 2,649.Kata Kunci : Kinerja Aparat. Kepuasan Masyarakat, Pelayanan Administrasi
Persepsi Masyarakat Terhadap Manfaat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Desa Suruang Kabupaten Polewali Mandar Mahdiah Mahdiah; Syamsu Alam; Ade Rahayu
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 2 (2023): Peqguruang, Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.4430

Abstract

Menurut pasal 1 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014, Badan Usaha Milik Desa yang diebut BUMDes adalah Badan Usaha yang seluruh atau sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Desa melalui “penyertaan” langsung Desa. mengelola milik pribadi, jasa dan usaha lainnya untuk kebaikan masyarakat Desa yang lebih besar. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Persepsi Masyarakat Terhadap Manfaat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Desa Suruang Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan tehnik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data-data yang diperoleh dari penelitian ini selanjutnya deskripsikan dan dianalisis secara kualitatif. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah pemerintah desa suruang, pengurus BUMDes, tokoh masyarakat dan masyarakat Desa Suruang. Adapun hasil atau kesimpulan yang di dapat dalam penelitian iyalah Persepsi Masyarakat Terhadap Manfaat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Desa Suruang Kabupaten Polewali Mandar sudah bermanfaat bagi masyarakat,tetapi belum bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PERNIKAHAN DIBAWAH UMUR DI BANUA BARU KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR Andini Usman; Ade Rahayu
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 2 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.2, November 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i2.902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan, pandangan masyarakat Desa Banua Baru Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar terhadap pernikahan dibawah umur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologis. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Banua Baru yang menikahkan anaknya di bawah umur, dan remaja pelaku pernikahan dini di Desa Banua Baru. Penentuan subjek penelitian dengan teknik purposive sampling. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi dengan instrumen penelitian meliputi: reduksi data, unitisasi dan kategorisasi, display data, serta penarikan kesimpulan. Analisis data menggunakan analisis induktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa : Masih terdapat perbedaan pendapat diantara tokoh agama di Desa Banua Baru, sebagian berpendapat akan bolehnya pernikahan dibawah umur karena tidak bertentangan dengan hukum agama Islam, sebagian yang lain berpendapat pernikahan dibawah umur adalah pelanggaran undang- undang, oleh karena itu tidak boleh dilaksanakan. Bagi perangkat Desa Banua Baru pernikahan dbawah umur adalah salah satu problem yang harus diselesaikan secara arif dan bijaksana, di sisi lain selaku perangkat desa adalah orang yang harus bisa mengayomi warganya demi kemaslahatan dan keharmonisan hubungan masyarakat desa. Lain halnya dengan orang tua pelaku pernikahan dini, mereka memandang pernikahan dini bisa dijadikan sarana untuk meringankan beban kehidupan orang tua. Para remaja desa Banua Baru sebenarnya belum mau menikah di usia dini, usia ideal bagi mereka adalah 25 tahun bagi laki-laki dan 20 tahun bagi wanita, mereka lebih menginginkan kesiapan fisik, kedewasaan, dan kemampuan finansial.