Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Masa Pandemi Covid-19 Di Rsud Polewali Muh Said Mukharrim; Rahmatilla Rahmatilla; Urwatil Wusqa Abidin
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 1 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i1.2519

Abstract

Tujuan pada penelitian ini ialah agar memahami pengaruh mutu pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien rawat inap masa pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2021 berdasarkan 5 dimensi mutu pelayanan yakni bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), cepat tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), kepedulian (empathy). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif desain penelitian crossectional pendekatan survei analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Kabupaten Polewali Mandar yang melakukan kunjungan  rawat inap ruangan Asoka pada bulan Oktober Tahun 2020 – Bulan Maret Tahun 2021  sebanyak 161 pasien dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Hasil uji statistik menggunakan uji Chi Square dan uji fisher exact test  diperoleh nilai ρ = 0,000 < α = 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima. Artinya, ada pengaruh antara mutu pelayanan kesehatan terhadap  kepuasan pasien rawat inap masa pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Polewali Mandar
PERSEPSI PERAWAT TERHADAP MOTIVASI KERJA PADA MASA PANDEMI CORONAVIRUS DISEASE (COVID-19) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH POLEWALI MANDAR Nurelna Nurelna; Muh Said Mukharrim; Asri Asri
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 1 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.1, Mei 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.225 KB) | DOI: 10.35329/jp.v3i1.2534

Abstract

Motivasi ialah metode mempengaruhi atau menyemangati dari luar terhadap kelompok atau seseorang kerja untuk mereka ingin melakukan tugas yang diamanahkan. Motivasi kerja ialah suatu yang memunculkankan dorongan atau semangat kerja. Berikutnya motivasi akan direlasikan pada tindakan, karena pola yang besar tidak efesien tanpa ada tindakan yang tidak lain sebagai follow up dari pola tersebut sering tak disadari oleh individu–individu yang memiliki prestasi kerja tinggi sebab mempunyai motivasi yang tinggi juga, sebaliknya mereka yang memiliki motivasi rendah akan memiliki prestasi kerja yang rendah. Metode penelitian yang digunakan ialah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Deskriptif Kuantitatif ialah metode penelitian yang dipergunakan untuk menganalisa data dengan model menggambarkan ada mendeskriptifkan data yang suda dikumpulkan sebelumnya. Atas dasar hasil analisis dan pembahasan hasil penelitian mengenai Persepsi Perawat Terhadap Motivasi Kerja Pada Masa Pandemi Corona virus Disease (Covid-19) Di Rumah Sakit Umum Daerah Polewali Mandar Tahun 2021 maka dapat ditarik kesimjugan, mayoritas jawaban perawat distribusi fisiologis yang menjawab ya sejumlah 37 penjawab dengan persentase sebesar 72,5 % kemudian penjawab yang menjawab tidak sejumlah 14 penjawab dengan persentase sebesar 27,5 %. Distribusi kebutuhan rasa aman yang menjawab ya sejumlah 32 penjawab dengan persentase sebesar 62,7 % kemudian penjawab yang menjawab tidak sejumlah 19 penjawab dengan persentase sebesar 37,3 %. Distribusi aktualisasi diri yang menjawab ya sejumlah 34 penjawab dengan persentase sebesar 66,7 % kemudian penjawab yang menjawab tidak sejumlah 17 penjawab dengan persentase sebesar 33,3 %.           
Analisis Evaluasi Implementasi Peraturan Daerah tentang Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok di Wilayah Kerja Puskesmas Matakali Urwatil Wusqa Abidin; Muh Said Mukharrim; Nabila Assyahra Nasir
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6621

Abstract

Puskesmas Matakali sebagai fasilitas pelayanan kesehatan seharusnya menjadi area bebas asap rokok sesuai Peraturan Daerah No. 4 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), namun pelanggaran masih sering ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan KTR di wilayah kerja Puskesmas Matakali. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap tujuh orang informan yang terdiri dari Penanggung  Jawab Perencanaan, Petugas Promkes, Security, dan empat orang pengunjung Puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok di Puskesmas Matakali sudah diterapkan namun belum sepenuhnya berjalan efektif. kurangnya sosialisasi berjenjang, pemahaman pengunjung terhadap aturan KTR belum optimal, serta tidak adanya sanksi tegas. Selain itu, belum tersedia tim pelaksana resmi, anggaran khusus, dan fasilitas seperti smoking area yang memadai. Struktur birokrasi pelaksana juga belum didukung pedoman operasional yang jelas., Kesimpulannya, penerapan kebijakan KTR belum berjalan optimal karena hambatan pada aspek komunikasi, sumber daya, sikap pelaksana, dan struktur birokrasi.
Hubungan Tingkat Pemahaman dan Partisipasi Masyarakat Dusun Silopo Terhadap Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Muh Said Mukharrim; Urwatil Wusqa Abidin; Fika Ayu Rahmani
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 2 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.2, Nopember 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v3i2.2536

Abstract

Dalam realitasnya peserta BPJS yang telah terdaftar di Dusun Silopo masih banyak yang belum menggunakan BPJS Kesehatan di Dusun Silopo dari 903 yang menggunakan BPJS Kesehatan berjumlah 400 jiwa dan yang menggunakan PBI BPJS Kesehatan sebanyak 100 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Pendidikan, Pekerjaan, Pendapatan, Partisipasi, dan Pemahaman dengan Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan. Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey analitik menggunakan desain cross sectional. Total populasi dalam penelitian ini ialah 400 peserta BPJS Kesehatan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini ialah Accidental Sampling, diperoleh sebanyak 99 orang. Analisis data dilakukan ialah univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara variabel pekerjaan, pendapatan, partisipasi dengan tingkat pemahaman PBI BPJS Kesehatan dengan nilai Chi Square p = 0,000 dan standar toleransi 0,05, Adanya  hubungan variabel Pemahaman dengan PBI BPJS Kesehatan dengan nilai Chi Square p = 0,000 dan standar toleransi 0,05. Saran kepada pihak BPJS Kesehatan agar tetap memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan membantu masyarakat dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan.