Abd. Hamid
Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Al Asyariah Mandar

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

SISTEM BAGI HASIL ANTARA PEMILIK DAN PENGGARAP KEBUN KAKAO DALAM PERSPEKTIF ISLAM : STUDI KASUS DESA DUAMPANUA Rahmat Rahmat; Saifuddin Saifuddin; Abd. Hamid Abd. Hamid
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 7, No 1 (2022): J-Alif, Volume 7, Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v7i1.2866

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem bagi hasil antar pemilik dan penggarap kebun kakao di Desa Duampanua, Kecamatan Anreapi dan mengetahui bagaimana pandangan hukum Islam terhadap sistem bagi hasil antara pemilik dan penggarap kebun kakao di Desa Duampanua, Kecamatan Anreapi.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini di lakukan di Desa Duampanua Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari buku-buku yang berhubungan dengan penelitian ini. Metode pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. teknik analisis dan pengolahan data menggunakan pemerikasaan secara sistematis dan analisis data disesuaikan dengan kajian penelitian. Sedangkan pengujian keabsahan data menggunakan perpanjangan pengamatan dan triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Praktek muzara’ah yang ada di Desa Duampanua Kecamatan Anreapi pada dasarnya sudah ada sejak dahulu. Pelaksanaan muzara’ah sendiri pemilik lahan akan menyiapakan lahan yang kemudian akan di garap oleh orang lain dengan ketentuan pembagian akad yang telah disepakati bersama. Adapun pandangan hukum Islam terhadap praktek muzara’ah yang terjadi di dilihat dari beberapa sudut pandang yaitu salah satunya ada yang mengatakan jika praktek yang dilakukan selama tidak menyalahi aturan yang ada dan akad yang telah disepakati maka sistem bagi hasil tersebut sah dan boleh dilakukan.
PRAKTEK JUAL BELI SISTEM ONLINE DITINJAU DARI HUKUM ISLAM STUDI KASUS MAHASISWA UNIVERSITAS AL ASYARIAH MANDAR KABUPATEN POLEWALI MANDAR Abd. Hamid
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 1, No 1 (2016): J-Alif Volume 1, Nomor 1, Nopember 2016
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1037.268 KB) | DOI: 10.35329/jalif.v1i1.436

Abstract

Transaksi jual beli saat ini tidak lagi dibatasi oleh jarak dan waktu, seiring dengan perkembangan tekhnologi internet, transaksi ini dapat dilakukan kapanpun dimanapun melalui dunia maya, salah satunya yaitu melalui suatu online shop atau   toko online yang terdapat pada jejaring sosial (media sosial). Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian lapangan, dimana lebih ditekankan kepada penelitian deskriptif. Sedangkan deskriptif adalah penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi saat sekarang. Penelitian deskriptif memusatkan perhatian pada masalah aktual sebagaimana adanya pada saat penelitian berlangsung, serta menggunakan literatur atau buku-buku sebagai referensi dalam penelitian ini. Tehnik pengumpulan datanya yaitu Penelitian kepustakaan, diantaranya kutipan langsung atau kutipan tidak langsung dan penelitian lapangan diantaranya obsevasi (mengamati) membagikan koesioner (angket), interviw (wawancara) dan dokumentasi untuk mendukung kelengkapan hasil penelitian yang dilakukan peneliti. Metode penelitian yang digunakan dengan jenis penelitian deskriptif yakni metode kuantitatif. Penelitian Kuantitatif merupakan metode untuk menguji teori-teori tertentu dengan cara meneliti hubungan antarvariabel. Variabel-variabel ini diukur (biasanya dengan instrumen penelitian) sehingga data yang terdiri dari angka-angka dapat dianalisis berdasarkan prosedur artistik. Adapun hasil penelitian ini  praktek yang dilakukan antara pembeli dan penjual sebelum transaksi berlansung maka kedua belah pihak melakukan kesepakatan, dengan berlandaskan Al-Qur’an, hadis  dan pendapat para ulama, jual beli online yang dilakukan mahasiswa Universitas Al Asyariah Mandar dibolehkan, selama dalam prakteknya barang yang diperjual belikan jelas kualitas barangnya, tidak ada unsur kesaliman, (merugikan salah satu pihak), maka sah-sah saja atau diperbolehkan.
PELUANG DAN TANTANGAN PENGADILAN AGAMA POLEWALI MANDAR DALAM MENSOSIALISASIKAN PERKARA EKONOMI SYARIAH Abd. Hamid
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 2, No 1 (2017): J-Alif Volume 2, Nomor 1, Mei 2017
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.537 KB) | DOI: 10.35329/jalif.v2i1.445

Abstract

Geliat Perbankan Syari'ah kian terasa pesat dengan makin banyaknya perbankan syari'ah yang lahir dalam perbankan nasional. Tidak hanya Bank-Bank baru yang lahir dengan membawa konsep syari'ah, tetapi juga Bank-Bank Konvensional juga menghadirkan nuansa baru dengan melahirkan sistem syari'ah dalam perbankan konvensional tersebut. Seperti halnya BRI Syari'ah, BNI Syari'ah, Bank Syari'ah Mandiri dan sebagainya. Sebagaimana kita ketahui bahwa Bank-Bank tersebut dikenal dengan nama besarnya sebagai Bank Konvensional. Namun perkembangan perbankan syari'ah tidak diikuti secara linear oleh peraturan perundang-undangan yang mengaturnya terutama mengenai penyelesaian sengketa. Pengadilan Negeri tidak menggunakan syari'ah sebagai landasan hukum bagi penyelesaian perkara, sedangkan wewenang Pengadilan Agama telah dibatasi UU No. 3 Tahun 2006. Institusi ini hanya dapat memeriksa dan mengadili perkara-perkara yang menyangkut orang yang beragama islam, sedangkan pelaku yang terlibat di dalam proses perbankan syari'ah tidak hanya kalangan islam semata. Oleh karena itu perlu halnya dibentuk aturan hukum baru atau peradilan baru dalam menyelesaikan perkara syari'ah demi tercapainya cita-cita hukum dan tertib hukum terutama pada bidang perbankan syari'ahdiIndonesia.
IMPLEMENTASI KOMPETENSI GURU DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN PADA MADRASAH ALIYAH AL-BALAD KAMANDE Abd. Hamid
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 1, No 1 (2016): J-Alif Volume 1, Nomor 1, Nopember 2016
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.647 KB) | DOI: 10.35329/jalif.v1i1.433

Abstract

Pokok kajian dari penelitian ini yaitu 1) Bagaimana proses implementasi kompetensi guru dalam evaluasi pembelajaran di Madrasah Aliyah Al-Balad Kamande Kecamatan Tutar? 2) Apa faktor pendukung dan penghambat implementasi kompetensi guru dalam evaluasi pembelajaran di Madrasah Aliyah Al-Balad Kamande Kecamatan Tutar? Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan  menggunakan pendekatan observasi,  dokumentasi dan wawancara langsung dan mendalam dengan informan. Oleh karena itu, pengkajian datanya dianalisis berdasarkan pendekatan kualitatif untuk mengungkap gambaran Implementasi Kompetensi Guru dalam evaluasi Pembelajaran di Madrasah Aliyah AL-Balad Kamanade Kecamatan tutar.  Hasil penelitian menuujunkkan bahwa pada umumnya implementasi kemampuan guru dalam evaluasi pembelajaran di Madrasah aliyah al-balad cukup baik, sekalipun harus ditingkatkan dari waktu kewaktu karena jika dilihat dari ketuntasan nilai maka hampir semua mata pelajaran hasilnya baik, hanya mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris Al-Qur’an Hadits dan Mulok di kelas XII,XI dan X yang ketuntasannya masih ada yang kurang.
DAMPAK PERNIKAHAN DI BAWAH UMUR PADA MASYARAKAT DESA PATAMPANUA TERHADAP DISPENSASI NIKAH PENGADILAN AGAMA KABUPATEN POLEWALI MANDAR Abd. Hamid
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 4, No 2 (2019): J-Alif, Volume 4 , Nomor 2, Nopember 2019
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.14 KB) | DOI: 10.35329/jalif.v4i2.409

Abstract

Penelitian ini berisi tentang dampak pernikahan di bawah umur pada masyarakat desa patampanua terhadap dispensasi nikah pengadilan Agama Kabupaten Polewali Mandar Peneliti hanya membatasi titik fokus pada persoalan bagaimana penerapan pernikahan di bawah umur dan dampak yang ditimbulkan dari pernikahan di bawah umur. Proses pernikahan di bawah umur yang dilakukan disebabkan oleh maraknya pergaulan bebas yang dilakukan, serta kurangnya pengawasan dari orang tua terhadap pergaulan anak-Nya. Dalam pernikahan kesiapan dan kematangan calon suami istri untuk menjalin hubungan setelah pernikahan merupakan dasar yang utama dalam mewujudkan keluarga yang harmonis, lalu bagaimana keberlangsugan pernikahan pasangan yang mendapat dispensasi nikah dan bagaimana kehidupan keluarganya, Sehingga menarik mengambil judul bahasan tersebut untuk diteliti. Jenis penelitian yang digunakan peneliti dalam hal ini adalah metode penelitian kuantitatif yaitu berkenaan dengan angka. Yang mana peneliti terjun langsung kelapangan, untuk membagikan angket kepada masyarakat Desa Patampanua dan mengamati bagaimana kehidupan pelaku pernikahan di bawah umur, dengan menggunakan alat pengumpul data berupa kuesioner dan wawancara, metode pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu suatu model dalam meneliti suatu kelompok manusia, suatu objek, suatu kondisi, suatu pemikiran ataupun suatu peristiwa di masa sekarang dengan tujuan untuk membuat deskripsi, gambaran secara sistematis, akurat mengenai fakta-fakta, sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki, yang berarti dalam hal ini pernikahan di bawahumur. Dari hasil penelitian yang peneliti lakukan di daerah Desa Patampanua, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan pernikahan di bawah umur sudah sesuai dengan prosedur yang di cantumkan oleh pemerintah dan pernikahan di bawah umur mengandung dampak negatif dan masyarakat Desa Patampanua, tidak setuju dengan adanya penerapan nikah di bawah umur.
MANAJEMEN PENGELOLAAN PEMBIAYAAN PT. ADIRA DINAMIKA MULTI FINANCE TBK. KANTOR CABANG WONOMULYO DITINJAU DARI PERSPEKTIF KAJIAN EKONOMI ISLAM Abd. Hamid
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 3, No 1 (2018): J-Alif Volume 3, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.317 KB) | DOI: 10.35329/jalif.v3i1.523

Abstract

Pembiayaan merupakan suatu yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan ekonomi dan atau dapat mensejahterakan kehidupan, syarat dan rukun adalah hal yang mutlak harus diikuti oleh nasabah agar dana mudah untuk dicucurkan kepada nasabah, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa nasabah lebih memilih melakukan pembiayaan di PT. Adira dinamika multifinance Tbk. Kantor Cabang Wonomulyo dan untuk mengetahui bagaimana proses pembiayaan PT. Adira dinamika multifinance Tbk. Kantor Cabang Wonomulyo. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian survei yaitu penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengukuran data yang pokok. Sampel pada penelitian ini yaitu nasabah pada PT. Adira dinamika multifinance Tbk. Kantor Cabang Wonomulyo sebanyak 50 responden. Jenis data primer diperoleh melalui angket,wawancara langsung, dan data sekunder diperoleh dari observasi, kepustakaan atau dari catatan instansi, atau dari mana saja sudah diolah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nasabah sangat perhatian terhadap syarat-syarat sebelum melakukan pembiayaan dan proses pembiayaan PT. Adira dinamika multifinance Tbk. Yang tidak terlalu berbelit-belit sehingga nasabah tetap loyal.