Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keaktifan Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Mapilli di Desa Bonne-Bonne Marissa Marissa; Muh. Anwar; Maarifah Dahlan
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 1, No 2 (2019): Peqguruang Volume 1, Nomor 2, Nopember 2019
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.295 KB) | DOI: 10.35329/jp.v1i2.605

Abstract

Kader dalam pelaksanaan posyandu merupakan titik sentral kegiatan posyandu, keikutsertaan dan keaktifannya diharapkan mampu menggerakkan partisipasi masyarakat. Keberlangsungan kegiatan posyandu sangat bergantung pada partisipasi aktif dari kader Posyandu sebagai pelaksana utama. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh keaktifan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Mapilli di Desa Bonne-Bonne. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. instrumen penelitian menggunakan kuesioner. pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling menghasilkan sampel 15 orang. Hasil analisis dalam penelitian ini  menunjukan bahwa ada hubungan pendapatan dengan keaktifan kader posyandu dengan pvalue 0,041, tidak ada hubungan  umur dengan keaktifan kader posyandu dengan pvalue 0,569, tidak ada hubungan motivasi dengan keaktifan kader posyandu dengan pvalue 0,132. Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan bagi Pemerintah Desa dan Puskesmas Kecamatan untuk mengawasi dan mendampingi kegiatan posyandu dan peran kader dalam pelaksanaan posyandu, memberikan penghargaan terhadap kader yang aktif serta meningkatkan frekuensi pelatihan kader untuk menambah pengetahuan dan keterampilan kader. 
Gambaran Pengetehuan Sikap Dan Dukungan Keluarga Oleh Ibu Hamil Terhadap Pelayanan Kebidanan Di Wilayah Kerja Puskesmas Andi Syarkawi; Muh. Anwar
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 2 (2017): J-Kesmas Volume 3, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v3i2.249

Abstract

Tujuan penelitia ini adalah untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Sikap dan Dukungan Keluarga Terhadap Pelayanan Kebidanan di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan  Mehalaan  Kabupaten  Mamasa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriftif dengan desain penelitian dimana  waktu pengukuran variabel independen dan dependen hanya satukali disaat di lakukan penelitian dengan cara membagikan  kusionar. Dari hasil penelitian diperoleh lebidari (59,2%) yang memiliki tingkat pengetahuan kurang terhadap pelayanan Kebidanan. Sedangkan Sikap diperoleh lebih dari (55,1%) yang memiliki sikap kurang terhadap pelayanan Kebidanan. Dan Dukungan keluarga diperole kurang dari ( 24,5%) yang memiliki dukungan Keluarga kurang terhadap pelayanan Kebidanan. Melihat dari hasil tersebut maka dapat di tarik kesimpulan bahwa pelayanan kebidanan di Kecamatan Mehalaan belum sesuai yang diharapkan ibu hamil yang di tentukan maka disarankan sebaiknya ibu hamil untuk lebih memanfaatkan pelayanan kebidanan untuk menghindari tejadinya gejala pada janin yang dikandung oleh ibu hamil.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENGUNJUNG TERHADAP KAWASAN TANPA ROKOK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Syamsul Naiem Syamsul Naiem; Muhammad Anwar
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 5, No 1 (2019): J-Kesmas Volume 5, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v5i1.306

Abstract

Masalah rokok masih menjadi masalah nasional dan masih menjadi prioritas dalam upaya penanggulangannya karena rokok menyangkut berbagai aspek permasalahan dalam kehidupan, yaitu aspek ekonomi, sosial politik dan kesehatan. Tujuan dalam  penelitian ini untuk melihat faktor apa yang mempengaruhi kepatuhan pengunjung terhadap kawasan tanpa rokok di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional dengan desain cross sectional. Sampel diambil dengan menggunakan metode acak (random sampling) pada 40 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuisioner dan diolah menggunakan program SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengaruh pengetahuan dengan kepatuhan pengunjung terhadap kawasan tanpa rokok pengunjung di Rumah Sakit Umum dengan nilai p=0.019, ada hubungan sikap dengan kepatuhan pengunjung terhadap kawasan tanpa rokok pengunjung di Rumah Sakit Umum dengan nilai p= 0.019, dan tidak ada hubungan antara media dengan kepatuhan pengunjung terhadap kawasan tanpa rokok dengan nilai p= 0.385. Saran dari peneliti, yaitu dalam upaya meningkatkan kesehatan di lingkungan Rumah Sakit Kabupaten Polewali Mandar terhadap bahaya merokok sebaiknya di buat program penyuluhan melalui pembentukan tim promosi kesehatan mengenai bahaya rokok.
Faktor Yang Mendorong Pencapaian K4 Kunjungan Ibu Hamil Di Puskesmas Anreapi Kabupaten Polewali Mandar Nur Rahmatia; Muh. Anwar; Sukmawati Sukmawati
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 2 (2018): J-Kesmas Volume 4, Nomor 2, Nopember 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v4i2.254

Abstract

Kehamilan merupakan proses alamia yang di alami oleh setiap wanita. Lama kehamilan sampai atrem adalah 280 sampai 300 hari atau 39-40 minggu, sehingga selamamasa tersebut ibu hamil memerlukan pengawasan yang tepat. Janin dalam kandungan berkembang seiring usia kehamilan, maka apabila tidak dilakukan pengawasan bisa menyebabkan masalah, baik dalam kehamilan, persalinan dan nifasnya, bisa juga mengakibatkan kematian ibu dan bayi. Jenis  penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan subjek penelitiannya adalah informan biasa sebanyak tujuh, informan kunci sebanyak dua orang penentuan sampel dipilih secara purposive sampling yaitu sampel diambil bukan tergantung pada populasi melainkan disesuaikan dengan tujuan penelitian.Hasil penelitian dari 7 responden menunjukkan bahwa kunjungan ibu hamil ke Puskesmas Anreapi, keluarga sangat mendukung jika melakukan pemeriksaan kehamilan namun ada juga  ibu hamil yang biasa melakukan pemeriksakan kehamilannya jika ada keluhan-keluhan yang di rasakan oleh ibu hamil tersebut. Disimpulkan bahwa sebagian besar keluarga mendukung untuk melakukan pemeriksaan kehamilan dan di puskesmas Anreapi itu sudah mencapai target kunjungan K4 ibu hamil 
Perilaku Masyarakat dalam Memanfaatkan Air Sungai Sebagai Air MCK Sukmawati Sukmawati; Muhammad Anwar; Paharuddin Paharuddin
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Mei 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.318 KB) | DOI: 10.36590/kepo.v3i1.299

Abstract

Air merupakan  kebutuhan utama  bagi proses kehidupan di bumi, menjadi malapetaka bila tidak tersedia dalam kondisi yang benar, baik kualitas maupun kuantitasnya. Tujuan penelitian ini yaitu  mengetahui hubungan perilaku masyarakat dalam memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan MCK. Hasil pengujian chi-square menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan manfaat air sungai bagi kebutuhan MCK. Untuk penilaian p (0,038), nilai p<0,05 jadi ada hubungan antar pengetahuan subjek dan pengetahuan subjek manfaat air sungai bagi kebutuhan MCK. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa nilai p (0,040) memiliki hubungan yang signifikan antara sikap terhadap kebutuhan MCK dan pemanfaatan air sungai. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa nilai p (0,031) menunjukkan hubungan yang signifikan antara t ind a kan untuk kebutuhan MCK dan penggunaan air sungai. K esimpulannya, ada hubungan antar a faktor perilaku (pengetahuan, sikap, dan tindakan) dengan pemanfaatan air sungai bagi keperluan M CK di Desa Renggeang Kecamatan L imboro Kabupaten P olewali Manda r. Disaranakan Dinas Kesehatan perlu memberikan penyuluhan kesehatan didesa.