Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Kekuatan Two Blades Propeller APC 9×6 Berbahan Resin Tan dengan Metode 3D Printing Streolithography Muhammad Farhan; Bhima Shakti Arrafat; Lilies Esthi Riyanti
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 15 No 03 (2022): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/langitbiru.v15i02.646

Abstract

This study aims to analyze the strength of the propeller on an unmanned aerial vehicle (UAV) using additive manufacturing method with Stereolithography (SLA). In this study, testing was conducted by examining the tensile and bending strength of the propeller using a Universal Testing Machine. The results showed that the structural strength of the propeller made of Tan resin applied to the propeller with a 100% infill percentage configuration was better than other 50% infill percentage configurations. The highest tensile strength result was obtained with 100% infill at a value of 133.8 MPa, while the highest bending strength result was also obtained with 100% infill at a value of 2.76 MPa. This research provides an important contribution to the development of additive manufacturing technology in the manufacturing industry, particularly in the production of propellers for UAVs with optimal strength.
Pengukuran Thrust dan RPM Propeller Motor Brushless pada Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Ahmad Alfiannor; Lilies Esthi Riyanti; Andri Kurniawan
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 15 No 01 (2022): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/langitbiru.v15i01.513

Abstract

One of the most important components of an Unmanned Aerial Vehicle (UAV) is a brushless motor and propeller, the majority of RC component manufacturers (battery, ESC, and propeller) do not list accurate empirical performance measurements. The purpose of this study was to be able to measure thrust and RPM during the design process of the Unmanned Aerial Vehicle (UAV) in order to be able to adjust the power of the propeller to the needs of the UAV. The method used is the research and development method, which is to produce a product and test the effectiveness of the product. the test is carried out using the APC Electric 9x6 propeller by taking data at 10 different RPMs then the data will be compared with data from the results of CFD analysis as validation. The test results of the APC Electric 9x6 propeller with CFD analysis have completely agree graphs, which means that it can be concluded that the results of this test tool have been validated.
Sistem Pencatatan Perawatan Pesawat Latih di Approved Maintenance Organization Berbasis Digital Biaggi Rayhan Pahlevie Moksen; Lilies Esthi Riyanti; Andri Kurniawan; Zulham Hidayat
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 15 No 01 (2022): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/langitbiru.v15i01.515

Abstract

The process of aircraft production and maintenance cannot be separated from various obstacles related to data collection and documentation. So far, at AMO PPI Curug, the recording is still in hardcopy and softcopy. The hardcopy recording uses a recording form which is monthly recapitulated while softcopy recording uses Microsoft excel which is daily recapitulated from the summary of monthly data. The problem analysis found that there are frequent occurrences of input and data collection errors in the addition of flight hours that made it inefficient in work performance and schedule inspection. The research purpose is to develop an application design for a digital-based maintenance recording system on training aircraft at the Approved Maintenance Organization. The Research and development (R&D) research method are used to develop products into the results of product effectiveness testing. The research result shows that the application has web-based specifications and it can be used on a computer device platform or Smartphone gadget. The conclusion is that the electronic-based maintenance recording application can run well and it has a very good level of satisfaction in testing.
Analisis Kekuatan Two Blades Propeller APC 9×6 Berbahan Resin Tan dengan Metode 3D Printing Streolithography Muhammad Farhan; Bhima Shakti Arrafat; Lilies Esthi Riyanti
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 15 No 03 (2022): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/langitbiru.v15i02.646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan propeller pada pesawat tanpa awak dengan menggunakan metode additive manufacturing yang menggunakan Stereolithography (SLA). Dalam penelitian ini, pengujian dilakukan dengan menguji kekuatan tensile dan bending pada propeller menggunakan Universal Testing Machine. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kekuatan struktur pada propeller berbahan resin Tan yang diaplikasikan pada propeller dengan konfigurasi persentase infill 100% lebih baik dibandingkan dengan konfigurasi infill 50% lainnya. Hasil kekuatan tensile tertinggi diperoleh pada infill 100% dengan nilai sebesar 133,8 MPa, sedangkan hasil kekuatan bending tertinggi juga diperoleh pada infill 100% dengan nilai sebesar 2,76 MPa. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teknologi additive manufacturing dalam industri manufaktur, khususnya pada pembuatan propeller pesawat tanpa awak dengan kekuatan yang optimal.
Evaluasi Konteks Dalam Penerapan Kurikulum dan Pembelajaran Berbasis Part 66/147 European Aviation Safety Agency di Politeknik Penerbangan Wira Gauthama; Lilies Esthi Riyanti
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 15 No 02 (2022): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/langitbiru.v15i02.730

Abstract

Penelitian ini berdasarkan kebutuhan terhadap struktur kurikulum dan pembelajaran yang tepat program Direct Approval European Aviation Safety Agency (EASA) Part 66/147 Program Studi Teknik Pesawat Udara (TPU) Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug pada Tahun 2020. Perbedaan fundamental struktur kurikulum dan pembelajaran EASA dengan standar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan untuk Prodi TPU PPI Curug diduga menyebabkan proses dan hasil pembelajaran program EASA second site tahun 2013 sampai 2018 tidak optimal, terukur dari hasil audit internal dan hasil EASA examination. Perbedaan modularisasi, tata cara pembelajaran praktik, durasi mata ajar dan durasi pembelajaran untuk capaian pembelajaran yang hampir setara dengan standar Civil Aviation Safety Regulation (CASR 147) di Prodi TPU. Implementasi kurikulum dan pembelajaran dengan memasukkan silabus EASA Part 66 dalam mata kuliah Prodi diimplementasikan dalam pembelajaran Program D III TPU Angkatan ke-12, Angkatan ke -13 dan Angkatan ke-14. Hasil examination dinilai tidak memenuhi target karena rerata hasil ujian pertama menunjukkan 81 % taruna gagal untuk mendapatkan nilai passmark. Hipotesis peneliti kegagalan tersebut disebabkan adopsi kurikulum EASA belum diimplementasikan secara tepat dalam pembelajaran konvensional Prodi dan perlu direkonstruksi ulang tepat untuk memberikan dampak pembelajaran standar EASA. Tools untuk menganalisis program tersebut menggunakan model CIPP (Stufflebeam, Daniel F, 2000 hlm.282) yang dapat diterapkan untuk evaluasi konteks dalam pembelajaran. Data diperoleh dari internal audit, hasil EASA examination, studi literatur dokumen terkait serta wawancara terhadap dosen dan taruna yang terlibat dalam program second site serta pembanding dari Politeknik PPSDMPU dengan approval AMTO 147. Data hasil evaluasi konteks diolah secara kuantitatif dan kualitatif melalui metode Mixed Method Research (Creswell dan Clark, 2000) secara concurrent triangulation untuk mendapatkan gambaran yang utuh permasalahan dan hipotesis. Temuan penelitian memperlihatkan perlunya penyesuaian terhadap program penngembangan speciality knowledge dan experience bagi pengajar, fasilitas belajar yang sudah mengalamai downgrade, komposisi teori dan praktik dalam kurikulum, kebutuhan belajar taruna, kebutuhan pasar global dan regulasi domestik, dukungan stake holder internal, kedalaman dan keluasan bahan kajian dan buku referensi. Hasil evaluasi konteks tersebut menjadi dasar hipotesis rekonstruksi struktur kurikulum baru yang sesuai dengan lingkungan pembelajaran yang mengakomodasi semua standar yang berlaku baik EASA part 66/147, CASR 147 dan standar nasional pendidikan dengan optimal.