Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan propeller pada pesawat tanpa awak dengan menggunakan metode additive manufacturing yang menggunakan Stereolithography (SLA). Dalam penelitian ini, pengujian dilakukan dengan menguji kekuatan tensile dan bending pada propeller menggunakan Universal Testing Machine. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kekuatan struktur pada propeller berbahan resin Tan yang diaplikasikan pada propeller dengan konfigurasi persentase infill 100% lebih baik dibandingkan dengan konfigurasi infill 50% lainnya. Hasil kekuatan tensile tertinggi diperoleh pada infill 100% dengan nilai sebesar 133,8 MPa, sedangkan hasil kekuatan bending tertinggi juga diperoleh pada infill 100% dengan nilai sebesar 2,76 MPa. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teknologi additive manufacturing dalam industri manufaktur, khususnya pada pembuatan propeller pesawat tanpa awak dengan kekuatan yang optimal.
Copyrights © 2022