Rizka Heni
Dosen Prodi Bimbingan Dan Konseling Islam Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Ar- Raniry

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENTINGNYA BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENGURANGI PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA Zamratul Aini; Rizka Heni
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 1, No 2 (2018): At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.417 KB) | DOI: 10.22373/taujih.v1i2.7202

Abstract

Belajar merupakan kewajiban bagi siswa, siswa sebagai subjek belajar di sekolah dituntut untuk memiliki pengelolaan waktu belajar yang baik dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru sehingga membutuhkan pemanfaatan waktu secara baik, agar semua kegiatannya dapat berjalan dengan efektif dan efisien serta terhindar dari penundaan atau disebut prokrastinasi. Prokrastinasi akademik merupakan kebiasaan yang harus ditinggalkan dalam mencapai kesuksesan belajar. Akan tetapi yang banyak terjadi pada siswa yaitu menunda-nunda dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru. Banyak hal yang menyebabkan siswa melakukan prokrastinasi dengan alasan, siswa berfikir masih banyak waktu untuk mengerjakan tugas, siswa tidak menyukai mata pelajaran tersebut sehingga malas dalam mengerjakan tugas yang diberikan. Kerugian yang dihasilkan dari perilaku prokrastinasi adalah tugas tidak terselesaikan, atau terselesaikan namun hasilnya tidak maksimal karena sudah deadline, sehingga menimbulkan kecemasan sepanjang waktu pengerjaan tugas, yang berakibat jumlah kesalahan cenderung tinggi karena individu mengerjakan dalam waktu yang sempit. Selain itu, siswa yang melakukan prokrastinasi akan sulit berkonsentrasi karena ada perasaan cemas, sehingga motivasi belajar menjadi rendah, tidak percaya diri, mengganggu pencapaian akademis, kecakapan untuk menguasai kelas, serta kualitas hidup. Oleh karena itu, dibutuhkan seorang konselor yang prfesional dan kompeten untuk memberikan layanan bimbingan dan konseling yang efektif kepada siswa yang mengalami masalah tersebut dan mengurangi prilaku prokrastinasi siswa. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh guru BK/Konselor untuk siswa yang mengalami prokrastinasi yaitu dengan berbagai macam layanan bimbingan dan konseling.  Kata Kunci: Bimbingan dan Konseling, Prokrastinasi Akademik  
Effectiveness Of Individual Counseling To Improve Student Social Interaction Through Sociometry" (Case Study In Unggul Sigli State High School Students) Fauzi Aldina; Muqqarramah Fitri; Zamratul aini; Rizka Heni
Journal Of Social Science (JoSS) Vol 1 No 3 (2022): JOSS : Journal of Social Science
Publisher : Al-Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/joss.v1i3.36

Abstract

Social interaction is a dynamic social relations. Social relations in question can be in the form of one individual relationship with another individual, between one group and another, or between groups and individuals. In interaction there are also symbols, where a symbol is defined as something whose value or meaning is given to those who use it. This study aims to find out how students can interact socially using sociometry and also assisted with counseling services. The research method used in this study is a qualitative descriptive method, namely research that seeks to increase students' social interaction using sociometry. The results of the study can be stated that there are some students whose interactions are not good, but because this study uses follow-up in the form of group counseling.
KONTRIBUSI SELF ESTEEM TERHADAP KECANDUAN GAME ONLINE Rizka Heni
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 9, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmbkan.v9i3.12597

Abstract

Being addicted to online game is a kind detrimental behavior that could harm oneself. Such addiction is influenced by various factros, two of which are self esteem. This research aims to describe: (1) self esteem of the students of SMA Pertiwi 1 Padang, (2) students’ addiction to online games at SMA  Pertiwi 1 Padang, (4) the contribution of self esteem toward the students’ addiction to online games, (5) the contribution of self esteem toward the students’ addiction to online games, This research applied quantitative approach and correlational technique. The population of the research was all of students registered in the second semester of Academic Year 2016/2017. By using purposive sampling technique, 243 students were chosen as the samples. The instrument of the research were inventory Self esteem (CFSE-2), the scale of addiction online games (KGO), and the scale self control (SC) by of Likert model. The data obtained were analyzed by using simple and multiple regression technique. The results of the research reveal that,: (1) the students’ self esteem could be categorized as “midle”, (2) the students’ self control and addiction to online games could be classified as “adequate”, (3) the students’ self esteem gives significant contribution (11 %). The implication of the research findings could be regarded as an input for the Guidance and Counseling  teachers  in designing  guidance and counseling program for the the students.
Kontribusi Self Esteem dan Self Control terhadap Kecanduan Game Online Rizka Heni; Marjohan Marjohan; Alizamar Alizamar
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 2, No 2 (2016): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02016144

Abstract

Peran Wanita Karir Terhadap Pola Pengasuhan Anak Heni, Rizka; Aini, Zamratul; Fitri, Muqaramah
Saree: Research in Gender Studies Vol. 5 No. 1 (2023): Saree: Research in Gender Studies
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak - PSGA (Center for Gender and Child Studies) Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/saree.v5i1.1785

Abstract

As globalization affects national development, it correlates with an increased demand for women's active role in the economic sector. These dual roles, as professionals and as mothers or wives, create dilemmas in the family context. This study aims to conduct an in-depth analysis of the role of career women in parenting patterns. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation and interviews and analyzed using triangulation methods. This research comparatively explores the social situation between family and society. The results showed that career women can guarantee a better future for their children through better access to education. However, there are shortcomings in aspects of children's character development, particularly in communication skills and openness to information. Career women also tend to rely on childcare services. In contrast, women who are housewives are not always able to be closely involved with their children. Especially for women who are not mentally ready for marriage, they tend to be less productive.   Abstrak Globalisasi mempengaruhi pembangunan nasional yang berkorelasi dengan peningkatan tuntutan peran aktif perempuan dalam aspek ekonomi. Peran ganda ini, sebagai profesional dan sebagai ibu atau istri, menciptakan dilema dalam konteks keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam tentang peran wanita karir dalam pola pengasuhan anak. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dan dianalisis menggunakan metode triangulasi. Penelitian ini secara komparatif mengeksplorasi situasi sosial antara keluarga dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita karir dapat memberikan jaminan masa depan yang lebih baik untuk anak-anak mereka melalui akses pendidikan yang lebih baik. Namun, terdapat kekurangan dalam aspek perkembangan karakter anak, khususnya dalam keterampilan berkomunikasi dan keterbukaan terhadap informasi. Wanita karir juga cenderung mengandalkan layanan penitipan anak. Sebaliknya, wanita yang berstatus sebagai ibu rumah tangga tidak selalu dapat terlibat erat dengan anak-anak mereka. Terutama bagi perempuan yang mentalnya belum siap untuk menikah, mereka cenderung menjadi kurang produktif.  
Gambaran Kestabilan Emosi Mahasiswa yang Sedang Menyusun Skripsi Syaiful Indra; Rizka Heni; Winda
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/isyrof.v7i1.4162

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran kestabilan emosi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Prodi Bimbingan dan Konseling Islam, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metodologi deskriptif. Subjek yang akan diteliti dalam penelitian ini berjumlah 4 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa gambaran kestabilan emosi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Prodi Bimbingan dan Konseling Islam, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh lebih didominasi oleh emosi negatif daripada emosi positif. Hal ini dibuktikan dengan hasil wawancara yang menunjukkan 3 dari 4 mahasiswa didominasi oleh emosi negatif selama proses pengerjaan skripsi berlangsung. Adapun emosi yang dirasakan yaitu sensitif, stres, takut, khawatir, cemas, frustasi, dan pesimis. Meskipun begitu, terdapat 1 informan yang lebih didominasi emosi positif yaitu optimis dan semangat. Kondisi emosi yang dimiliki selama pengerjaan skripsi disebutkan mengganggu performa informan dalam menyelesaikan skripsinya.