Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Bestari

WACANA KETEGANGAN AGAMA DAN SAINS AGENDA TANTANGAN BAGI PENGEMBANGAN PEMIKIRAN ISLAM Purwadi, Agus
Jurnal Bestari No 35 (2003)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5103.437 KB)

Abstract

Normal sains yang lahir sejak abad pencerahan,kini ditengarai mengandung sejumlah anomali paradigmatis; terhadap cacat ontologis,epistemologis,dan aksiologis. Gugatan pun muncul tidak saja dari kalangan sainstis sendiri tetapi juga dari kalangan agamawan. Dari kalangan Islam,muncul pengkritisan terhadap sains modern, yang diikuti dengan tumbuhnya imajinasi intelektual untuk menjadikan Islam sebagai landasan paradigmatik pengembangan sains dengan proyek islamisasi sains.Namun demikian,proyek tersebut mensyaratkan perlunya visi dan pemahaman keagamaan yang preferable bagi terwujudnya paradigma Islam.Hal ini merupakan tantangan dalam pemikiran Islam;bagaimana mengahadirkan Islam tidak saja sebagai pijakan normatif tetapi juga mampu memberikan suatu kerangaka pandangan dunia yang komprehensif,ketika doktrin normatif agama berhadapan dengan sains.
WACANA KEFILSAFATAN DAN MASA DEPAN TRADISI SAINS DALAM ISLAM Purwadi, Agus
Jurnal Bestari No 18 (1994)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6054.651 KB)

Abstract

the dichotomy of Islamic thought between traditionalism which gives more emphasis on the aspect of standard doctrine, and rationalism which tends to be open for the whole aspects of science seems being the trigger of hostility of the both sides. Nevertheless, what Moslem should do is developing the philosophy discourses to respond to the increase of western scientific tradition which nota bene has reduced the aspect of trancendental-spiritual that will point to scularism. Furthermore, the following writing serves a responsive alternative for the Islamic thought development, especially, in scientific philosophy field to rearrange the Islamic science tradition which is almost ignored.
PROBLEM NILAI DAN MORALITAS DALAM MODERNISASI PEMBANGUNAN EKONOMI Purwadi, Agus
Jurnal Bestari No 22 (1996)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5376.392 KB)

Abstract

Di masa Orde Lama, malaose di bidang ekonomi begitu menonjol dan mengundang berbagai kerawanan sosial-politik. Harapan baru dari penataan aspek pembangunan ekonomi yang dicanangkan oleh Orde Baru kemudian, tidak lain untuk mengatasi kelangkaan-kelangkaan sumber daya yang ada dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. Asumsi yang melandasi harapan baru ini, tidak lain bahwa kemacetan pembangunan, sebagaimana pada masa Orde Lama adalah adanya kelangkaan modal. Untuk itu sangat beralasan bila kebijakan politik untuk pembangunan ekonomi, diarahkan pada aspek pertumbuhan. Mengikuti asumsi itu pula, ditegaskan bahwa dengan pertumbuhan ekomomi yang mantap, pembangunan di bidang politik, sosial, dan budaya akan tumbuh secara simultan mengikuti pertumbuhan ekonomi nasional.Namun setidak-setidaknya semenjak satu setengah dasa warsa terakhir ini, dimana tingkat pertumbuhan ekonomi nasional mencapai (mendekati) tujuh persen, justru masalah sosial, politik, keadilan, dan pemerataan semakin manajam. Kesenjangan sosial pun semakin menunjukkan gejalanya yang jauh dari harapan dan asumsi di atas. Mengapa terjadi demikian ?. Tulisan berikut ini, sejauh mungkin berupaya menjelaskan kerangka paradigma-teoritik dari kebijakan pembangunan ekonomi di masa Orde Baru ini, serta beberapa implikasinya.