Aktivitas dan hasil belajar ilmu pengetahuan alam (IPA) peserta didik SMPN 23 Mataram tergolong masih rendah. Proporsi peserta didik yang mendapat nilai diatas kriteria ketuntasan minimal (KKM)ÃÂ adalahÃÂ 42,86%,ÃÂ dan sebanyak 57.14% peserta didik lainnya mendapatkan nilai di bawah KKM,ÃÂ denganÃÂ rata-rataÃÂ nilaiÃÂ 69. Salah satu penyebabnya adalah pembelajaran konvensional yang selama ini diimplementasikan kurangÃÂ mengeksplorasi wawasan, sikap, tidak menarik, membuat peserta didikÃÂ seringÃÂ mengalamiÃÂ kesulitanÃÂ dalam memahamiÃÂ konsepÃÂ karenaÃÂ kurangnya keterlibatanÃÂ peserta didikÃÂ secaraÃÂ aktif mencobakanÃÂ atauÃÂ menelitiÃÂ suatu rancanganÃÂ percobaanÃÂ danÃÂ menarik kesimpulan dan apa yang telah dicobakan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik di SMPN 23 Mataram melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) melalui 2 siklus. Peningkatan hasil belajar ditentukan berdasarkan adanya kenaikan pada rata-rata hasil belajar, pencapaian daya serap dan ketuntasan belajar. Kenaikan mengacu pada perbandingan antara nilai pada kondisi awal, siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dapat meingkatkan hasil belajar IPA peserta didik di SMPN 23 Mataram. Rata-rata hasil belajar meningkat dari 69 (kondisi awal), menjadi 73 (siklus I) dan 78 (siklus II). Peningkatan juga terjadi pada pencapaian daya serap dan ketuntasan belajar. Pencapaian daya serap meningkat dari 69.43% menjadi 73.33% dan 78.33%. Adapaun ketuntasan belajar mengalami peningkatan dari 42.86% menjadi 57.14% dan 85.71%.