Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Fenomena Verbal Bullying Dengan Komunikasi Interpersonal di Lingkup Pelajar Allya Mahira; Nina Yuliana
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 5 (2023): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10262300

Abstract

This research discusses the relationship between Interpersonal Communication and the phenomenon of verbal bullying among students. It examines the impact of verbal bullying on the students' socialization process. The research is descriptive and employs symbolic interactionist theory. The method used is qualitative, gathering data through interviews with informants. The study concludes that verbal bullying can impact students' interpersonal communication. Interpersonal communication is identified as a key element in preventing bullying cases. Understanding each other better, enhancing empathy, and being mindful of the impact of words in interactions are crucial steps in reducing potentially bullying situations.
Peran Komunikasi yang Efektif sebagai Kunci menuju Kesuksesan Seorang Putri Juniawan Raihany Nur Zahra; Nina Yuliana
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 5 (2023): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10285888

Abstract

Communication is the most important key to building good relationships with each other. Effective communication relies heavily on an individual's skills in sending and receiving messages. Effective communication is an activity of conveying meaning (message) from one person to another, and this activity is mutually beneficial. Effective communication is a problem faced by Indonesian society today. They are not yet accustomed to an effective communication culture and lack the ability to listen in communication, so they often express their opinions to solve problems rather than having opinions to solve them. This research used a qualitative descriptive research method and also conducted interviews with resource persons. In this research, the researcher took the example of a successful communicator in her field, namely a junior daughter. Putri Juniawan is now someone who is successful in her career. By relying on his courage and public speaking, he was able to establish very extensive relationships with several companies. Active listening ability refers to an active comprehension process to obtain information and the speaker's attitude, the aim of which is to understand the conversation objectively.
Pengaruh Media Sosial Instagram terhadap Konstruksi Realitas Sosial pada Komunitas Mahasiswa Untirta Dennis Dita Praditia; Nina Yuliana
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, khususnya bagi generasi muda. Di antara beragam platform media sosial yang ada, Instagram menjadi salah satu yang paling populer, khususnya di kalangan mahasiswa untirta. Media ini tidak hanya digunakan sebagai wadah berbagi foto dan video, tetapi juga sebagai ruang untuk interaksi sosial, ekspresi diri, serta pencarian dan penerimaan informasi. Namun, di balik fungsinya yang beragam, terdapat pertanyaan mendalam mengenai sejauh mana pengaruh Instagram dalam membentuk realitas sosial komunitas mahasiswa untirta. Penelitian menggunakan pendekatan fenomenologi, yaitu cara membangun pemahaman terhadap realitas yang dialami oleh seseorang, pemahaman tersebut dibangun dari subjek yang menjalani aktivitas di kehidupannya . Fokus pada pendekatan fenomenologi yaitu bagaimana subjek memaknai pengalaman pribadinya yang berkaitan dengan fenomena tertentu, pengalaman yang dimaksudkan bukanlah pengalaman biasa, namun pengalaman yang berkaitan dengan struktur kesadaran individu baik secara langsung maupun tidak langsung . Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan oleh peneliti dengan membagi berdasarkan kategorisasi yaitu identitas fans di media sosial, konstuksi identitas perempuan fans F.C. Barcelona, dan fanatisme fans F.C. Barcelona menunjukkan bahwa sebagai fans perempuan F.C. Barcelona, narasumber ingin dilihat sebagai individu yang benar-benar mendukung F.C Barcalona.
Pengaruh Estetika Visual dalam Video Musik K-Pop Aespa Terhadap Persepsi Merek di Kalangan Gen-Z Fanti Juliana Nurwahyuni; Nina Yuliana
MISTER: Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 1 No. 3b (2024): JULI (Tambahan)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v1i3b.1741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana estetika visual dalam video musik K-Pop, dengan fokus pada grup Aespa, mempengaruhi persepsi merek di kalangan Generasi Z. K-Pop telah berkembang menjadi fenomena budaya global yang memikat jutaan penggemar dengan gaya musik yang menarik dan estetika visual yang mengesankan. Elemen visual seperti kostum, make-up, set, koreografi, hingga pengaturan warna video juga akan memengaruhi persepsi Aespa oleh Gen-Z. Dengan menganalisis elemen-elemen visual yang digunakan dalam video musik Aespa dan bagaimana elemen-elemen tersebut diterima oleh audiens Gen-Z, penulis dapat menyampaikan bahwa estetika visual akan penting dalam penyampaian pesan serta merek supaya dapat memengaruhi persepsi audiens terutama Gen-Z.
POLA KOMUNIKASI NON VERBAL DALAM INTERAKSI KELUARGA ABBOTT PADA FILM “A QUIET PLACE” Shafira Aulia Mirati; Nina Yuliana
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 1 No. 5 (2023): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v1i5.1263

Abstract

Abstrak Komunikasi nonverbal merujuk pada cara komunikasi individu yang tidak bergantung pada penggunaan kata-kata atau bahasa lisan. Fenomena ini melibatkan sejumlah elemen yang beragam, yang berperan dalam mentransmisikan pesan, mengungkapkan emosi, serta menyampaikan informasi tanpa bergantung pada kata-kata. Aspek-aspek tersebut mencakup pergerakan tubuh, ekspresi wajah, kontak mata, bahasa tubuh, intonasi suara, dan berbagai faktor lain yang turut berkontribusi dalam proses komunikatif. Dalam film “A Quiet Place”, interaksi yang dilakukan oleh karakter utama yaitu keluarga Abbott menggunakan komunikasi non verbal seperti bahasa isyarat dan gerakan tubuh karena karakter-karakternya harus menjaga ketenangan untuk menghindari bahaya. Dengan metode penelitian kualitatif deskriptif, peneliti mengumpulkan data analisis pola komunikasi non verbal dalam interaksi keluarga Abbott pada film “A Quiet Place” ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi pada film dengan tujuan mengidentifikasi dan menganalisis pola komunikasi non-verbal yang digunakan oleh karakter dalam film "A Quiet Place". Hasil penelitiannya mencakup bagaimana interaksi yang didapatkan keluarga Abbott pada film “A Quiet Place” tersampaikan satu sama lain melalui komunikasi non verbal.