Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RESPONS TERHADAP TUTURAN SARKASME DITINJAU DARI ASPEK GENDER DENGAN DISCOURSE COMPLETION TASK (DCT) Sri Devi S.; Akram Budiman Yusuf; Munirah Munirah
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 5, No 2 (2022): JURNAL KREDO VOLUME 5 NO 2 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v5i2.6485

Abstract

Jenis penelitian deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengetahui respons terhadap tuturan sarkasme jika ditinjau dari aspek gender. Sampel dalam penelitian ini dipilih dari populasi yang relatif besar yaitu warga universita Muhammadiyah Makassar. Sampel dipilih dengan non-probability sampling dengan teknik teknik purposive sampling. Teknik ini digunakan berdasarkan karakteristik populasi dan metode penelitian yang digunakan. Adapun besaran sampel yang dipilih secara insidentil yaitu 30 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini memakai teknik survei dengan instrumen yang digunakan dalam teknik survei ini adalah Discourse Completion Task (DCT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons terhadap tuturan sarkasme ditinjau dari aspek gender sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan perhitungan statistik uji independent sample t-test dengan menggunakan bantuan SPSS ditemukan data dari variabel gender, laki-laki yang berkata kasar kepada perempuan dilihat dari mean difference yaitu sebesar 2.8667. Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa perempuan akan selalu mendominasi keadaan dan respons perempuan terhadap tuturan sarkasme itu apapun jenis kelaminnya akan selalu lebih besar.
TELAAH TINDAK TUTUR ILOKUSI GURU DALAM INTERAKSI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Akram Budiman Yusuf; Abdul Karim Mahmut; Sri Devi S.
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KREDO VOLUME 4 NO 2 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v4i2.5939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk ilokusi pendidik yang terdapat saat proses pengajaran bahasa Indonesia di SMPN 1 Makassar, dan (2) memaparkan manfaat ilokusi pendidik saat pengajaran bahasa Indonesia di SMPN 1 Makassar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan rancangan deskriptif. Bentuk data yang ditelaah dalam penelitian ini adalah ilokusi wicara pendidik dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Makassar. Data penelitian yang digunakan berupa instrumen manusia, peneliti sendiri dengan alat pedoman pengumpulan data. Analisis data dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan / verifikasi. Berdasarkan temuan penelitian yang telah dilakukan ditemukan dalam bentuk bentuk dan fungsi. Pertama, bentuk ilokusi dalam pembelajaran guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Makassar ada tiga; (1) kalimat imperatif, yang terdiri dari (a) permintaan kalimat imperatif, (b) perizinan kalimat imperatif, (c) kalimat imperatif ajakan, (d) kalimat imperatif errands, dan (e) larangan kalimat imperatif , (2) kalimat interogatif, yang terdiri dari (a) total kalimat interogatif, dan (b) kalimat interogatif parsial, (3) kalimat deklaratif yang terdiri dari (a) kalimat deklaratif aktif, dan (b) kalimat deklaratif pasif. Kedua, fungsi ilokusi guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Makassar ada tiga; (1) fungsi tegas, terdiri dari (a) menyatakan, (b) mengusulkan, (c) membual, (d) mengeluh, (e) melaporkan, (f) menyetujui, dan (g) memprotes, (2) arahan fungsi, yang terdiri dari (a) permintaan, (b) larangan, (c) perizinan, (d) pertanyaan berikut, (e) mengikuti perintah dan (f) tindakan nasihat, dan (3) fungsi ekspresif yang terdiri dari ( a) salam, (b) terima kasih, (d) permintaan maaf, dan (e) pujian. Berdasarkan hasil tersebut, maka disarankan kepada (1) guru bahasa dan sastra Indonesia, dapat dijadikan rujukan dalam pembelajaran keterampilan berbahasa khususnya keterampilan berbicara (2) pemerhati pendidikan bahasa Indonesia, dapat dijadikan masukan untuk pembelajaran bahasa di sekolah dan perguruan tinggi, (3) peneliti, disarankan untuk melakukan studi tentang bentuk dan fungsi, pada berbagai bahasa dan konteks yang berbeda. Saran yang dikemukakan berkaitan dengan bentuk dan fungsinya yang disesuaikan dengan situasi tertentu