Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Putusan Tentang Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penadahan Listiana Listiana; Elly Sudarti
PAMPAS: Journal of Criminal Law Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/pampas.v1i1.8372

Abstract

ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis putusan dalam tindak pidana penadahan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Keputusan Pengadilan Negeri Sarolangun menunjukkan dalam penjatuhan pidana, hakim belum menerapkan ketentuan sanksi pidana yang terdapat dalam Undang-Undang secara maksimal. Hal ini dapat dilihat dari pemidanaan yang dijatuhkan terhadap pelaku penadahan kurang dari 1 (satu) tahun penjara, sementara ancaman maksimal dari tindak pidana penadahan adalah 4 (empat) tahun penjara. Hal ini mengakibatkan pemidanaan tidak akan memberikan efek jera bagi pelaku. ABSTRACT This article aims to find out and analyze the verdict of criminal offence. The research methods is normative research. The Sarolangun District Court's decision shows that in a criminal sentence, the judge did not apply the provisions of criminal sanctions contained in the law to the maximum. This can be seen from the punishment imposed on perpetrators of detention of less than 1 (one) year in prison, while the maximum threat of criminal offense is 4 (four) years in prison. This resulted in the punishment will not give a deterrent effect for the offender.
IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN JENIS SERANGGA PADA TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI GAMPONG SUKAMULIA KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR Azwir Azwir; Jalaluddin Jalaluddin; Rubiah Rubiah; Listiana Listiana
Prosiding Seminar Nasional USM Vol 2, No 1 (2019): Semnas Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2076.844 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Jenis-jenis serangga yang terdapat pada tanaman jagung (Zea mays L.) di Gampong Sukamulia Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. 2) Tingkat keanekaragaman jenis serangga pada tanaman jagung (Zea mays L.) di Gampong Sukamulia Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 26 s/d 28 Februari 2018. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah  penelitian  deskriptif eksploratif dengan metode survei. Untuk mendapatkan data dalam penelitian ini, penulis melakukan dengan cara capture re cpture yaitu tangkap, tandai, lepaskan dan tangkap kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman jenis serangga pada tanaman jagung (Zea mays L.) ditemukan jenis kupu-kupu (Graphium agamemnon, Mycalesis horsfieldii dan Hypolimnas misippus) sebanyak 27 individu (8%), populasi belalang (Melanoplus differentialis dan Atractomorpha crenulata) sebanyak 74 individu (22%), capung (Pantala flavescens, Orthetrum sabina dan Crocothemis servilia) sebanyak 42 individu (12%), walang sangit (Leptocorisa acuta) sebanyak 43 individu (13%), kepik hijau (Nezara viridula) sebanyak 70 individu (21%), semut hitam (Dolichoderus thoracicus) sebanyak 68 individu (20%) dan ulat bulu (Macrothylacia rubi) sebanyak 13 individu (4%). Keanekargaaman serangga yang berhasil diperoleh meliputi 5 ordo, 10 famili, 13 spesies dan 253 individu. Kelimpahan serangga paling banyak ditemukan dari ordo Hemiptera, famili Pentatomidae dengan jumlah 70 individu sedangkan yang paling sedikit ditemukan adalah dari ordo Lepidoptera famili Lasiocampidae dengan jumlah 5 individu.
Urgensi Pendidikan Multikultural di Sekolah dan Masyarakat Indonesia sebagai Bentuk Keragaman Budaya Aina Wirda; Amalia Rhoma Dhoni; Devi Aulia Ulva; Fatmawati Fatmawati; Listiana Listiana; Putri Fauziah Banani
YASIN Vol 3 No 1 (2023): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v3i1.797

Abstract

The study is in the background by the pluralistic and pluralistic societies of diverse ethnic, cultural, language, culture, religion and class societies. Each community group has different characteristics and interests. In this study the author uses qualitative analyses that go through the phases of data collection, classify, connect with existing theories and problems, and then draw conclusions to determine the outcome. Learning multiculturalism may be a precaution for prejudice and conflict between groups, for through multicultural studies students learn to appreciate different ethnic cultures, assess their strengths and deficiencies, and eventually they will accept that there is no perfect culture and absolutely no benefit. Multicultural education could be a tool for Indonesia to preserve the unity of the nation.