Claim Missing Document
Check
Articles

VISUALISASI HASIL TELEAUSKULTASI SINYAL JANTUNG MELALUI ANDROID Kurnia, Lassa Nusti; Jusak, Jusak; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Auskultasi adalah pemeriksaan kinerja organ tubuh seperti jantung dengan cara mendengarkan suara yang di akibatkan oleh vibrasi yang berasal dari proses kerja jantung. Stetoskop merupakan alat yang digunakan pada proses pemeriksaan auskultasi. Sedangkan teleauskultasi adalah pemeriksaan jantung dengan alat yang sama, tetapi pemantauan hasilnya dilakukan secara wireless atau jarak jauh. Penelitian yang saat ini ada adalah mentransmisikan hasil auskultasi sinyal jantung dari satu node transmitter ke receiver dapat dilakukan melalui media perantara bluetooth. Bandwith yang dimiliki bluetooth memungkinkan untuk mentransmisi data auskultasi sinyal jantung. Dikarenakan bluetooth versi 3.0 terbaru yang telah diratifikasi melalui standar IEEE 802.15 pada tahun 2009 memiliki kecepatan maksimum 24 Mbps dan beroperasi pada frekuensi tidak berlisensi (ISM band) 2.4 – 2.485 GHz (Jusak, 2013). Salah satu receiver yang dapat diterima oleh media transmisi bluetooth adalah end device bersistem operasi android. Free platform-nya menjadikan android dapat dibentuk dan diprogram sesuai dengan keinginan. Serta dapat menampilkan hasil transmisi sinyal auskultasi yang diteruskan oleh bluetooth melalui aplikasi yang dibuat. Keyword: auskultasi, teleauskultasi, bluetooth, android OS, jantung
IDENTIFIKASI SUARA MANUSIA BERDASARKAN JENIS KELAMIN MENGGUNAKAN EKSTRAKSI CIRI SHORT TIME FOURIER TRANSFORM Tandiallo, Joseph Masarani; Rasmana, Susijanto Tri; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suara manusia adalah salah satu dari banyak jenis sinyal. Karena berbentuk sebuah sinyal, maka perkembangan teknologi saat ini memungkinkan sebuah alat atau perangkat dapat mengenali suara manusia. Salah satu metode perhitungan untuk pengolahan sinyal yang sering digunakan adalah Transormasi Fourier. Short Time Fourier Transform (STFT), merupakan pengembangan dari transformasi Fourier, yang menambahkan fungsi window, sehingga sinyal dapat direpresentasikan dalam domain waktu dan frekuensi. Pada penelitian ini, metode STFT digunakan untuk mengekstraksi fitur-fitur yang terdapat pada suara manusia seperti amplitudo, frekuensi, dan waktu. Ciri - ciri ini kemudian akan dilatih, kemudian diuji atau diidentifikasi untuk mengetahui jenis kelamin dari suara tersebut menggunakan salah satu model jaringan saraf tiruan yaitu backpropagation. Adapun persentase dari hasil penelitian ini adalah sistem dapat mengidentifikasi suara laki-laki sebesar 86% dan suara perempuan sebesar 86%.
MONITORING JUMLAH KENDARAAN UNTUK MENGETAHUI KONDISI ARUS PADA JALAN TOL Hermawan, Adji; Harianto, Harianto; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan jalan tol sudah tentu disambut baik bagi masyarakat, khususnya yang sering memanfaatkan jalur bebas hambatan saat berpegian menuju kota-kota ataupun luar pulau. Kemacetan panjang yang begitu menyiksa saat melintas jalur umum, terutama pada arus mudik dan balik, diharapkan tak terjadi lagi mengingat pengendara memiliki pilihan jalur, dan kemacetan saat ini sendiri meningkat dari tahun ke tahun, Pada tugas akhir ini merancang sebuah monitoring jumlah kendaraan untuk mengetahui kondisi arus pada jalan tol. Dengan menggunakan sensor metal detector untuk mengetahui kondisi masuk dan keluar, kemudian microcontroller akan berfungsi untuk mengetahui jumlah kendaraan yang masuk dan keluar dengan menghitung (counter) kemudian hasil dari perhitungan tersebut akan di masukkan ke LCD yang bisa di ketahui pada gerbang tol. Hasil dari monitoring menunjukan bahwa beberapa kondisi akan diketahui seperti lancar (0-30%), ramai lancar (36-80%), dan padat (81-100%). Faktor kemacetan yang disebabkan oleh perbedaan kecepatan kendaraan diabaikan, karena pada jalan tol ada standarisasi minimum kecepatan sehingga faktor kecepatan tidak berpangaruh.
METODE ADAPTIVE THRESHOLDING UNTUK DENOISING PADA DISCRETE WAVELET TRANSFORM Firdaus, Deddy Mohammad; Jusak, Jusak; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses thresholding merupakan salah satu proses pre processing yang penting dalam penelitian wavelet transform. Pada beberapa penelitian proses thresholding dilakukan secara manual. Mengingat pentingnya proses thresholding, pada penelitian ini  mempelajari proses thresholding sebagai bagian dari proses pengolahan sinyal suara jantung PCG. Telah dilakukan proses denoising pada sinyal jantung PCG yang diberi noise Gaussian dengan nilai -3 dB, -2 dB, -1dB dan 1dB, menggunakan Discrete Wavelet Transform, guna mencari energi normalisasi pada sinyal. Menggunakan  mother wavelet Daubechies orde 2 dan 7. Penelitian ini membuat dan menerapkan adaptive thresholding dengan pencarian nilai thresholding sesuai karakteristik sinyal masukan. Proses denoising menerapkan metode soft thresholding dan hard thresholding. Hasilnya nilai threshold mampu dan sesuai untuk mengurangi sinyal yang telah ditambahkan noise, hal ini dibuktikan nilai SNR yang meningkat dan nilai MSE terus mengecil dari nilai SNR input. Hasil denoising dengan metode soft thresholding maupun hard thresholding menunjukkan bahwa nilai energi normalisasi tertinggi terletak pada nilai koefisien detail D9, range frekuensi untuk D9 adalah antara 46.88 Hz hingga 93.75 Hz.
IMPLEMENTASI BLIND SOURCE SEPARATION (BSS) UNTUK DENOISING SINYAL PCG (PHONOCARDIOGRAM) Nizar, Muhammad; Jusak, Jusak; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya hasil sinyal PCG dari pasien  yang direkam, membantu ahli medis dapat mendengar kembali, menganalisis dan mengolah data tersebut sesuai dengan kebutuhan. Dokter dapat menganalisis sinyal suara jantung manusia dengan lebih baik jika noise dalam sinyal suara jantung tersebut dihilangkan. Salah satu metode dalam pemisahan sinyal suara adalah Blind Source Separation (BSS). BSS adalah suatu cara untuk memisahkan sinyal tercampur menjadi sejumlah sinyal pembentuknya, tanpa informasi mengenai jumlah sumber sinyal. Mengingat pentingnya proses denoising pada sebuah sinyal PCG, maka pada penelitian ini mempelajari proses blind source separation sebagai bagian dari proses pengolahan sinyal PCG. Berdasarkan hasil pengukuran nilai mean square error (MSE) untuk kedua metode didaptkan bahwa hasil dari MSE untuk kedua metode kedua metode (ICA dan DWT)  tidak berbeda signifikan antara satu sama lain, yang artinya bahwa kedua metode tersebut dapat berfungsi dengan baik pada  untuk proses denoising sinyal jantung PCG dan didapatkan selisih MSE antara ICA dan DWT untuk SNR 5 dB sebesar 0,2 , untuk SNR 10 dB sebesar 0 SNR 15 dB sebesar 0,08 , dan untuk SNR 20 dB sebesar 0,02. Kata Kunci: Blind Source Separation, ICA, Phonocardiogram.
EKSTRAKSI CIRI DAN IDENTIFIKASI SINYAL SUARA JANTUNG S1 DAN S2 PHONOCARDIOGRAM (PCG) MENGGUNAKAN METODE WAVELET PACKET TRANSFORM Viranda, Rizkyana Surya; Jusak, Jusak; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya hasil sinyal PCG dari pasien yang direkam, membantu dokter dapat mendengarkan kembali, menganalisis dan mengolah data sesuai dengan kebutuhan. Dokter mendiagnosa pasien penyakit jantung menggunakan stetoskop untuk mendengarkan suara jantung teknik ini dinamakan Teknik Auskultasi. Teknik yang digunakan terkadang kurang akurat karena banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan.Oleh karena masalah di atas, maka dibutuhkan cara untuk memudahkan mendiagnosis suara jantung yang sudah terekam lalu menganalisa dan mengolah sinyal jantung hingga mendapatkan hasil yang diinginkan. Pada penelitian ini mempelajari proses ekstraksi dan mengidentifikasi sinyal S1 dan S2 menggunakan metode Wavelet Packet Transform dengan 3 frekuensi sampling sinyal jantung berbeda yaitu 8kHz, 44.1kHz dan 48kHz serta Mother Wavelet Biorthogonal 6.8. Dari hasil perhitungan Shannon Envelope untuk ketiga subjek pada frekuensi sampling 8kHz interval rata-rata S1 ke S2 adalah 0.01399s, S1 ke S1 adalah 0.03945s, S2 ke S2 adalah 0.04126s dan S2 ke S1 adalah 0.02544s. Pada frekuensi sampling 44.1kHz interval rata-rata S1 ke S2 adalah 0.00201s, S1 ke S1 adalah 0.00598s, S2 ke S2 adalah 0.00600s dan S2 ke S1 adalah 0.00398s untuk ketiga subjek. Sedangkan pada frekuensi sampling 48kHz untuk ketiga subjek interval rata-rata S1 dan S2 adalah 0.00230s, S1 ke S1 adalah 0.00651s, S2 ke S2 adalah 0.00649s dan S2 ke S1 adalah 0.00419s.
KENDALI PERGERAKAN ROBOT SEPAK BOLA DENGAN PID KONTROL Prastyawan, Afif Wahyu; Harianto, Harianto; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMobile robot adalah robot yang mempunyai aktuator berupa roda yang berfungsi untuk menggerakkan seluruh badan robot menuju ke suatu titik tertentu.  Salah satu contoh mobile robot yaitu, mobile robot object tracking. Dimana robot tersebut mempunyai cara kerja yaitu, robot akan mengikuti suatu benda tertentu sesuai yang diperintahkan.Untuk itu pengendalian sebuah mobile robot, maka memerlukan pengaturan posisi dan kecepatan motor yang baik, yaitu diperlukan kendali PID yang berfungsi untuk mengendalikan posisi dan kecepatan motor DC, karena robot harus dapat bergerak cepat dan tepat untuk mencapai objek atau tujuan yang diinginkan.Mobile robot ini tak lepas dari penerapan sistem kontrol kendali cerdas pada plant yaitu kendali pergerakan pada Mobile robot yang berbasis PID (Propotional Integral Derivatif). Karena itulah kendali PID diperlukan disini yaitu untuk mengendalikan posisi dan kecepatan motor DC Kata kunci : Mobile robot, tracking, PID.
OTOMASI SISTEM GREENHOUSE BERBASIS MIKROKONTROLER Al Gaufiqy, Muh Harist; Rasmana, Susijanto Tri; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Greenhouse (Greenhouse) is a home or building which large scale or small  made by paranet, glass, plastic UV Filter for filter light entering the greenhouse, the function of the greenhouse are abele to monitor the temperature and humidity, monitoring, lighting and watering plants automatically ,for generally implants in the greenhouse are hydroponic plants. For urban areas that have hot temperatures and low humidity obviously, for this condition greenhouse can be a solution to control temperature and humidity. In this study the greenhouse system that regulates the temperature and humidity of the room according to the needs of the plant. The system is flexible for setting point in accordance with the terms of the temperature and humidity range of plants. Actucator used is chasing the fan 12 V DC, waterpump and humidifier are controlled by on off system with the time of the achievement of set point for temperature and humidity parameters. Based on the results of the final test on this study to decrease the temperature of 1oC-3oC  which tested  as many as 30 times with an average error percentage 1,12%. And for testing the moisture percentage error of 0% with increasing humidity up to 30%.Humidity oversoot data reaches 12%. And for temperature is bale to decrease 1oC only. Average time overshoot occurs within 4 minutes. Average time rise time humidity occurs within 3 minutes, the average time settling time humidity occurs within 3 minutes 30 seconds. For the highest overshoot temperature is 1oC. The average time the temperature overshoot occurs in a duration of 4 minutes 70 seconds, the average time temperatures rise time occurs within the duration of 5 minutes 50 seconds, an average settling time temperature occurs within 3 minutes. Keyword:Greenhouse otomation, DHT11, Humidifier, Microcontroller 
TRANSMISI SINYAL ECG (ELECTROCARDIOGRAPH) MENGGUNAKAN MEDIA WIRELESS ZIGBEE DENGAN TOPOLOGI MESH Harianto, Gaguk; Jusak, Jusak; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Heart disease can be experienced by Anybody and sometimes can not be detected, and therefore need to examination conducted by a specialist to prevent heart disease. Electrocardiograph (ECG) is a signal which is formed as a result of the electrical activity of the heart muscle that is taken by placing the electrodes. Electrocardiograph produced can indicate the frequency, rhythm, axis, mark realization mark hypertrophy (enlargement), and signs of ischemic on heart, it would be very helpful for the physician to be able to determine the cardiac condition of the patient so that it can be taken medical early.In this study, cardiac auscultation signal transmission through the transmission of wireless with mesh topology on wireless sensor networks built. Quality of service is used in this research included the probability of loss, delay of data received and the throughput number of cardiac auscultation signal that transmitted.Based on the result of research, the results of cardiac auscultation signal transmission using point to point and use a mesh topology with baudrate 115200 shows that the position and number of nodes affect the transmission of data that set by serial communication, thus directly affects the amount of packet loss, delay and throughput data.
Sistem Parkir Robot Otomatis menggunakan AGV Khoirul, Mochammad; Harianto, Harianto; Puspasari, Ira
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi saat ini yang dihadapi dalam sebuah parkiran pada pusat perbelanjaan, hotel, kantor, dan apartemen rata – rata adalah susahnya mencari tempat parkir yang kosong, tidak teraturnya penataan mobil saat parkir dan kecelakaan yang terjadi diparkiran seperti menabrak mobil yang lain atau menabrak pagar pembatas karena pengemudi belum begitu handal atau mengantuk, sehingga banyak sekali terjadi komplain kepada pihak pengelola gedung tersebut agar bisa mengutamakan kenyamanan dan keamanan pengunjung dalam hal memarkirkan kendaraannya, banyak sekali teknologi yang sudah ada hanya mengutamakan kenyamanan dipintu masuk dan pintu keluar saja, tapi dalam parkiran tersebut belum ada sistem yang bisa memudahkan pengunjung untuk mencari tempat parkiran yang kosong dan bisa mengatur tempat parkir mobil agar tidak semerawut jadi tempat parkir bisa memuat sesuai kapasitas, yang ada sekarang hanya mengatur secara manual yaitu menugaskan petugas parkir dibeberapa titik, tetapi dengan itu saja tidak akan maksimal karena jumlah pengunjung lebih banyak dari pada penjaga sehingga masih banyak pengunjung yang tidak bisa dilayani, untuk menambah personil pun akan membutuhkan banyak sekali biaya yang akan dikeluarkan oleh pengelola gedung. Untuk itu dibutuhkan sebuah sistem parkiran yang bisa mengurangi permasalahan tersebut tanpa harus mengubah tempat parkir yang sudah ada, agar pengunjung bisa merasa nyaman dan aman, di era teknologi robot semakin berkembang kita bisa menggunakan teknologi tersebut untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dan bisa meminimalisir masalah yang terjadi disebuah pusat-pusat perbelanjaan dan lain-lain, pada tugas akhir ini kita bisa menggunakan sistem robot AGV (Autometed Guide Vehicle) sebagai pemandu mobil menuju ketempat parkir yang kosong