A.A.Bagus Oka Khrisna Surya
Politeknik Transportasi Darat Bali

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisa Faktor Pemilihan Moda Transportasi Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process Sugiyanto Sugiyanto; I Wayan Arnaya; Stefanus Sylvan Ryanto; A.A.Bagus Oka Khrisna Surya
Jurnal Teknologi Transportasi dan Logistik Vol. 2 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltrada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52920/jttl.v2i`1.18

Abstract

Ketersediaan transportasi darat khususnya kendaraan pribadi di Bali terus menunjukan peningkatan seiring dengan perputaran roda perekonomian, ketersediaan transprortasi selain memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Bali juga memberikan dampak negatif salah satunya adalah kemacetan. Program Bus Trans Sarbagita sebagai salah satu bentuk transportasi masal hadir untuk menjawab persoalan kemacetan di Bali malah kurang mendapat sambutan yang baik untuk itu perlu diketahui faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi minat masyarakat Bali dalam memilih moda transportasi antara kendaraan pribadi dan transportasi masal agar dapat meningkatkan minat masyrakat Bali untuk menggunakan moda transportasi masal secara efektif.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi pelaku perjalanan dalam pemilihan moda antara transportasi masal dan kendaraan pribadi menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP) dengan studi exploratif dengan responden pengguna moda yang dipandang sebagai expert dalam sudut pandang pemilihan moda transportasi.Hasil analisis diperoleh bahwa keselamatan (28,3%) menjadi faktor utama dalam pemilihan moda transportasi yang diikuti oleh faktor keamanan (23,3%), kehandalan (12,3%), kenyamanan (11,7%), kebersihan (10,2%), aksesibilitas (8,4%), dan biaya (5,8%) untuk solusi kendaraan pribadi (74.4% ) menjadi moda transportasi teroilih dibandimgkan dengan kendaraan umum (25.6%.) berdasarkan faktor – faktor tersebut.