Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Budaya Literasi Melalui Cerita Rakyat dalam Membentuk Sikap Nasionalisme Siswa Sekolah Dasar Siddik Romadhan; Suttrisno
Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.154 KB) | DOI: 10.32665/jurmia.v1i1.206

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh budaya literasi kearifan lokal Madura melalui cerita rakyat dalam membentuk sikap nasionalisme siswa Sekolah Dasar. Budaya literasi kearifan lokal ditandai dengan masyarakatnya yang literat, yang memiliki peradaban tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali, mengkaji dan memperoleh budaya litersi kearifan lokal madura melalui cerita rakyat dalam membentuk sikap nasionalisme siswa Sekolah Dasar. Pendekatan dalam penelitian ini merupakan pendekatan pengembangan yang mengembangkan bahan ajar yang mengikuti desain nonequivalent control grub design model 4-D. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Nyabakan Barat I Kecamatan Batang-Batang, Kab Sumenep. Teknik analisis data meliputi, analisis validitas bahan ajar, analisis kepraktisan bahan ajar (keterlaksanaan pembelajaran bahan ajar,  respon siswa dan guru), Analisis Keefektifan Pembelajaran (tes kempampuan nasionalisme, uji normalitas, uji homogenitas dan uji efektifitas penggunaan bahan ajar). Data hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: hasil uji validasi bahan ajar sangat valid rata-rata nilai yang diperoleh >0,80 dengan sedikit revisi. Hasil analisisi keeftifan melalui uji-t untuk pretest kelompok kontrol dan eksperimen thitung =5,767 > ttabel = 1,668. Terdapat perbedaan terhadap kemapuan sikap nasionalisme siswa kelas IV SD Negeri Nyabakan Barat I.
Upaya Peningkatan Motivasi dan Kreatifitas serta Skill Menulis Teks Narasi dengan Tekhnik Parafrase Wacana Dialog Pada Siswa Sekolah Dasar Eko Adi Sumitro; Siddik Romadhan
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 4 NO 2 OKTOBER 2021
Publisher : IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v4i2.2079

Abstract

The review in this study is to expand students' movement and storytelling abilities for 5th grade students of SDN Totosan II in learning how to create an account using the exchange conversation summary method. This test model is a vehicle homeroom activity research model. The subjects of this study were fifth grade students of SD Totosan in Batang-Batang District. The sources of information used are: places and events, witnesses, and notes. Data collection techniques were carried out by observation (observation), interviews, writing tests/assignments, and document analysis. Implementation begins through the initial survey, cycle I, cycle II, up to cycle III. Some cycles consist of four stages, namely: (1) action planning; (2) implementation of actions; (3) action observation; and (4) analysis and reflection. Based on the results of the study, it was proven that the application of the paraphrasing technique of dialogue discourse was able to increase student activity during the learning process and at the same time be able to improve students' narrative writing skills.
PERAN PRAMUKA DALAM MENUMBUHKEMBANGKAN KARAKTER MASYARAKAT: THE ROLE OF SCOUTS IN BUILDING COMMUNITY CHARACTER Siddik Romadhan; Eko Adi Sumitro
KHIDMATUNA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Al Fithrah Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v2i1.413

Abstract

Gerakan pramuka merupakan organisasi gerakan kepanduan Nasional Indonesia untuk lembaga pendidikan non formal yang mengadakan kegiatan kepramukaan. Kegiatan pramuka sebaga alat pembinaan anggota pramuka untuk menyalurkan kemampuan bakat dan minatnya yang sangat penting dilaksanakan. Pembentukan karakter yang sangat berbeda sangat memungkinkan dikembangkan dalam setiap kegiatan individu. Salah satu tujuan gerakan pramuka yaitu menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air dan rasa  kepedulian terhadap  bangsa, kepedulian terhadap sesama hidup dan alam seisinya. Kepedulian hidup yaitu sesama masyarakat, misalnya memberi pelatihan tentang cara mendaur ulang sampah plastik atau gotong-royong membuat tempat sampah di daerah sekitar. Upaya pendidikan melalui adanya kepramukaan  yang ada di Indonesia sasaran utamanya  meningkatkan sumber daya kaum muda dalam mewujudkan masyarakat yang mandani dan melestarikan keutuhan. Hal ini, tim PKM universitas wiraraja kerjasama dengan UKK Pramuka universitas wiraraja untuk membantuk mensukseskan peran pramuka dalam menumbuhkembangkan karakter masyarakat khususnya masyarakat batang-batang. Tim PKM ini sebelumnya sudah pernah melakukan observasi secara langsung tentang keadaan dilingkungan masyarakat. Dengan adanya peran pramuka dilingkungan masyarakat dapat membantu melestarikan lingkungan sekitar. Kata Kunci: Pramuka, Karakter, Masyarakat
Pengembangan Bahan Ajar Budaya Literasi Melalui Cerita Rakyat dalam Membentuk Sikap Nasionalisme Siswa Sekolah Dasar Siddik Romadhan; Suttrisno
Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jurmia.v1i1.206

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh budaya literasi kearifan lokal Madura melalui cerita rakyat dalam membentuk sikap nasionalisme siswa Sekolah Dasar. Budaya literasi kearifan lokal ditandai dengan masyarakatnya yang literat, yang memiliki peradaban tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali, mengkaji dan memperoleh budaya litersi kearifan lokal madura melalui cerita rakyat dalam membentuk sikap nasionalisme siswa Sekolah Dasar. Pendekatan dalam penelitian ini merupakan pendekatan pengembangan yang mengembangkan bahan ajar yang mengikuti desain nonequivalent control grub design model 4-D. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Nyabakan Barat I Kecamatan Batang-Batang, Kab Sumenep. Teknik analisis data meliputi, analisis validitas bahan ajar, analisis kepraktisan bahan ajar (keterlaksanaan pembelajaran bahan ajar,  respon siswa dan guru), Analisis Keefektifan Pembelajaran (tes kempampuan nasionalisme, uji normalitas, uji homogenitas dan uji efektifitas penggunaan bahan ajar). Data hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: hasil uji validasi bahan ajar sangat valid rata-rata nilai yang diperoleh >0,80 dengan sedikit revisi. Hasil analisisi keeftifan melalui uji-t untuk pretest kelompok kontrol dan eksperimen thitung =5,767 > ttabel = 1,668. Terdapat perbedaan terhadap kemapuan sikap nasionalisme siswa kelas IV SD Negeri Nyabakan Barat I.
Upaya Peningkatan Motivasi dan Kreatifitas serta Skill Menulis Teks Narasi dengan Tekhnik Parafrase Wacana Dialog Pada Siswa Sekolah Dasar Eko Adi Sumitro; Siddik Romadhan
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 4 No. 2 (2021): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v4i2.2079

Abstract

The review in this study is to expand students' movement and storytelling abilities for 5th grade students of SDN Totosan II in learning how to create an account using the exchange conversation summary method. This test model is a vehicle homeroom activity research model. The subjects of this study were fifth grade students of SD Totosan in Batang-Batang District. The sources of information used are: places and events, witnesses, and notes. Data collection techniques were carried out by observation (observation), interviews, writing tests/assignments, and document analysis. Implementation begins through the initial survey, cycle I, cycle II, up to cycle III. Some cycles consist of four stages, namely: (1) action planning; (2) implementation of actions; (3) action observation; and (4) analysis and reflection. Based on the results of the study, it was proven that the application of the paraphrasing technique of dialogue discourse was able to increase student activity during the learning process and at the same time be able to improve students' narrative writing skills.
Efektivitas Model PBL Berbantuan Tangga Pintar terhadap Hasil Matematika Siswa Kelas III Amaliya Ayu Faradila; Anang Hadi Cahyono; Siddik Romadhan
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran problem based learning berbantuan media tangga pintar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III pada materi satuan pengukuran panjang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) dan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa yang terbagi dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji independent sample t-test dan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi pada kelas eksperimen. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning berbantuan media tangga pintar efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
Development of Pedagogic Competencies of PGMI Teachers in Improving the Quality of Learning in Islamic Elementary Schools Siddik Romadhan
Journal of Islamic Elementary Education Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Islamic Elementary Education
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/islamentary.v4i1.1663

Abstract

This study examines the development of pedagogical competence of PGMI teachers in improving the quality of learning in Islamic Elementary Schools. Pedagogical competence is a crucial aspect that determines the effectiveness of teaching and learning processes, particularly in integrating academic content with Islamic values. This research aims to analyze how the development of teachers’ pedagogical competence contributes to enhancing learning quality. The study employs a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and documentation, and analyzed using an interactive model involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the development of pedagogical competence significantly improves teachers’ ability to design systematic and student-centered learning, implement innovative teaching methods, and conduct comprehensive evaluations. It also enhances students’ engagement, participation, and learning outcomes. Furthermore, the integration of Islamic values within the learning process contributes to the formation of students’ character. However, several challenges remain, including limited access to professional development, administrative workload, and uneven distribution of training opportunities. The study concludes that strengthening pedagogical competence is essential for improving the quality of learning in Islamic Elementary Schools. Therefore, continuous professional development, institutional support, and effective educational policies are required to ensure sustainable improvement in teaching practices.
PKM Edukasi Menulis Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung Berbasis Fenomena Sampah untuk Meningkatkan Literasi SDGs Siswa Sekolah Dasar Mikhael Klemens Kedang; Siddik Romadhan; Blandina Seko Bani
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v4i1.5153

Abstract

One of the global issues in achieving the Sustainable Development Goals (SDGs) in education and environmental sustainability is waste management. In the educational context, students’ ability to understand and communicate environmental issues through literacy activities remains relatively low. This Community Service Program (PkM) aimed to improve students’ SDGs literacy through education on writing main ideas and supporting ideas based on waste-related phenomena.The program employed an experiential learning approach consisting of four stages: (1) introducing students to environmental issues related to the types, impacts, and management of waste (concrete experience); (2) identifying organic and inorganic waste (reflective observation); (3) discovering creative products made from waste materials (abstract conceptualization); and (4) practicing paragraph writing containing main ideas and supporting ideas based on the previous activities (active experimentation). The target participants were fourth-grade students of SD Sikumana 2 in Kupang City, East Nusa Tenggara (NTT). The results of the community service activity showed that students were able to understand the concepts of main ideas and supporting ideas more effectively through contextual and experience-based learning. Most students succeeded in composing coherent, well-structured, and environmentally relevant paragraphs. In addition, students demonstrated increased ecological awareness through maintaining school cleanliness and identifying simple forms of waste management.Therefore, this activity was effective in integrating language literacy and environmental literacy based on the SDGs in elementary school learning. The implications of this activity highlight the importance of strengthening contextual and environment-based learning to develop students’ literacy skills and environmental awareness from an early age.