Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Media Murottal Animasi Dalam Pembelajaran Tajwid: Upaya Peningkatan Semangat Santri TPA Darunnizam di Masa Pandemi Covid-19 Feni Mardika
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 (2020)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.393 KB) | DOI: 10.31958/atjpi.v1i1.2539

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media murattal animasi dalam pembelajaran tajwid di TPA Darunnizam di Jorong Kapuah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan mengikuti prosedur yang terdiri dari: 1) define dengan melakukan wawancara dengan guru TPA untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan siswa,2) design menyiapkan prototipe media murattal animasi serta aplikasi yang  digunakan, serta 3)  develop  melakukan  uji  valiadasi  dan  kelayakan  produk. Berdasarkan hasil validasi dan kelayakan   media murottal animasi yang sudah dirancang terbukti layak digunakan dalam pembelajaran tajwid di TPA Darunnizam hal ini terbukti dari hasil validasi berada pada kategori valid.. Dengan kata lain, media murottal animasi layak menjadi media pembelajaran tajwid bagi santri TPA khususnya TPA Darunnizam dan hasil validasi media murottal animasi berada pada kategori sangat valid. AbstractThis research aims to develop an animation murottal media in learning tajwid at TPA Darunnizam in Jorong Kapuah. The method used was research and development (R & D). The development procedure consisted of three phases: define, design, and develop. At define phase, the  researcher conducted interviews with Qur’an educational teachers. At design phase, the researcher constructed the prototype of the murottal media. Last, at develop phase, the researcher conducted validation test to determine the worthiness of the products. Based on the results received, animation murottal media has proved worthy to be used in learning tajwid  at TPA Darunnizam as  the results of validation was perfectly valid based on validators’ judgments. In other words,  animation murottal media deserves to be a tajwid learning media for the students especially at TPA Darunnizam.
Pendidikan Multikultural Perspektif Islam Feni Mardika
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v3i1.4033

Abstract

Pendidikan multikultural dalam perspektif Islam dilaporkan dalam tulisan ini. Penulisan yang dilakukan bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pendidikan multikultural ditinjau dari sudut pandang Agama Islam. Penelitian ini diteliti menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Dari penelitian dapat dipahami bahwa  dalam pandangan Islam, pendidikan multikultural memiliki dasar yang kuat. Meskipun dalam Islam terdapat pemisahan antara laki-laki dan perempuan, hanya dilakukan untuk mencegah pelanggaran moral. Sehingga dengan demikian pemisahan yang seperti ini tidak termasuk ke dalam tindakan diskriminatif  Islam memahami dan menerima keragaman. Sesuai dengan penjelasan dari salah satu ayat dalam Al-Qur’an, Islam telah memberikan dasar bagi terlaksananya pendidikan multikultural. Dengan demikian, pendidikan multikultural dalam pandangan Islam menjadi salah satu solusi yang sangat tepat digunakan untuk memperbaiki tatanan sosial-masyarakat yang mulai etnosentris dan individualis.
PENGEMBANGAN E-MODUL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM INTEGRATIF DENGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM PADA TEMA SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA STUDI DI SMPIT QURRATA A’YUN BATUSANGKAR TAHUN 2021 Susi Herawati; Feni Mardika; Silvia Susrizal; Adripen Adripen; Eliwatis Eliwatis
Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jrtie.v5i1.2195

Abstract

The purpose of this study is to develop an integrated Islamic education learning e-module with natural science on the theme of the circulatory system in humans that is valid and practical. The development method used is the research and development method with the ADDIE development model consisting of the analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. At the analysis stage, data obtained that Islamic religious Education learning has not been integrated with natural sciences. The design stage is carried out by designing a product in the form of an integrative e-module for Islamic Religious Education subjects with natural science subjects on the theme of the human circulatory system. The development stage is the product validation stage by the validator with a score of 0,754 in the “valid” category. The implementation phase was carried out on six of student grade VIII of SMP IT Qurrata A’yun Batusangkar with a score of 0,894 in the “very practical” category. The evaluation stage is carried out to improve the product in accordance with expert input and suggestion. Based on the result of the validity and practicality of the product with valid and practical categories, it can be concluded that the integrated e-module of Islamic religious education learning with natural science on the theme of the human circulatory system can be used in learning.Keywords: E-module, Islamic religious education, Integrative.
Pengembangan Media Murottal Animasi Dalam Pembelajaran Tajwid: Upaya Peningkatan Semangat Santri TPA Darunnizam di Masa Pandemi Covid-19 Feni Mardika
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 (2020)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v1i0.2539

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media murattal animasi dalam pembelajaran tajwid di TPA Darunnizam di Jorong Kapuah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan mengikuti prosedur yang terdiri dari: 1) define dengan melakukan wawancara dengan guru TPA untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan siswa,2) design menyiapkan prototipe media murattal animasi serta aplikasi yang  digunakan, serta 3)  develop  melakukan  uji  valiadasi  dan  kelayakan  produk. Berdasarkan hasil validasi dan kelayakan   media murottal animasi yang sudah dirancang terbukti layak digunakan dalam pembelajaran tajwid di TPA Darunnizam hal ini terbukti dari hasil validasi berada pada kategori valid.. Dengan kata lain, media murottal animasi layak menjadi media pembelajaran tajwid bagi santri TPA khususnya TPA Darunnizam dan hasil validasi media murottal animasi berada pada kategori sangat valid. AbstractThis research aims to develop an animation murottal media in learning tajwid at TPA Darunnizam in Jorong Kapuah. The method used was research and development (R & D). The development procedure consisted of three phases: define, design, and develop. At define phase, the  researcher conducted interviews with Qur’an educational teachers. At design phase, the researcher constructed the prototype of the murottal media. Last, at develop phase, the researcher conducted validation test to determine the worthiness of the products. Based on the results received, animation murottal media has proved worthy to be used in learning tajwid  at TPA Darunnizam as  the results of validation was perfectly valid based on validators’ judgments. In other words,  animation murottal media deserves to be a tajwid learning media for the students especially at TPA Darunnizam.
Pendidikan Multikultural Perspektif Islam Feni Mardika
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v3i1.4033

Abstract

Pendidikan multikultural dalam perspektif Islam dilaporkan dalam tulisan ini. Penulisan yang dilakukan bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pendidikan multikultural ditinjau dari sudut pandang Agama Islam. Penelitian ini diteliti menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Dari penelitian dapat dipahami bahwa  dalam pandangan Islam, pendidikan multikultural memiliki dasar yang kuat. Meskipun dalam Islam terdapat pemisahan antara laki-laki dan perempuan, hanya dilakukan untuk mencegah pelanggaran moral. Sehingga dengan demikian pemisahan yang seperti ini tidak termasuk ke dalam tindakan diskriminatif  Islam memahami dan menerima keragaman. Sesuai dengan penjelasan dari salah satu ayat dalam Al-Qur’an, Islam telah memberikan dasar bagi terlaksananya pendidikan multikultural. Dengan demikian, pendidikan multikultural dalam pandangan Islam menjadi salah satu solusi yang sangat tepat digunakan untuk memperbaiki tatanan sosial-masyarakat yang mulai etnosentris dan individualis.