Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Ekonomi Usaha Tani Jagung di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura Daniel A. Dawan; Jack H. Syauta; Oscar Wambrauw
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1474.527 KB) | DOI: 10.55264/jumabis.v3i2.56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan jagung selama satu kali musim panen serta menguji pengaruh bibit, pupuk dan luas lahan terhadap produksi jagung di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi lapangan dan kepustakaan. Hasil analisis tingkat pendapatan menunjukkan bahwa usaha tani jagung layak dikembangkan oleh petani. Secara simultan faktor bibit, pupuk dan luas lahan berpengaruh signifikan terhadap produksi jagung. Secara parsial faktor bibit dan luas lahan berpengaruh signifikan terhadap produksi jangung dan faktor pupuk berpengaruh signifikan tetapi negatif terhadap produksi jagung.
Analisis Pengaruh Faktor Produksi Terhadap Produksi Jagung di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura Daniel Dawan; Helena Rumanasen
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.187 KB) | DOI: 10.55264/jumabis.v2i2.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Apakah factor produksi yang terdiri dari luas lahan, bibit dan pupuk berpengaruh secara simultan terhadap produksi jagung di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. 2) Apakah factor produksi yang terdiri dari luas lahan, bibit dan pupuk secara parsial berpengaruh terhadap produksi jagung di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. 3) Variabel manakah yang berpengaruh dominant terhadap produksi jagung di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani jagung yang berdomisili di Kelurahan Koya Barat yang terdiri dari 73 KK. sampel yang akan digunakan adalah 42 orang petani jagung yang ada di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Metode yang digunakan adalah penyebaran kuesioner. Sedangkan model analisisnya adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, secara simultan, variabel luas lahan (X1), bibit (X2) dan pupuk (X3) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap produksi jagung di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami variabel secara simultan variabel luas lahan (X1), bibit (X2) dan pupuk (X3) memberikan kontribusi sebesar (94%) terhadap produksi jagung. Luas lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi jagung, artinya setiap luas lahan bertambah maka produksi jagung akan semakin meningkat. Variabel bibit berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi jagung, artinya setiap bibit bertambah maka produksi jagung akan bertambah pula. Serta variable pupuk berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi jagung. Serta secara dominant dapat diketahui bahwa variabel luas lahan (X1) memiliki pengaruh yang dominan terhadap produksi jagung di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami dengan memiliki nilai korelasi parsial sebesar 0,676 atau 67,6%.
Analisis Financial Usaha Tani Sawi (Studi pada Petani Sawi di Kampung Jaifuri Sakanto Kabupaten Keerom) Daniel Dawan
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.323 KB) | DOI: 10.55264/jumabis.v4i1.61

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah Untuk menganalisis tingkat pendapatan petani sawi di Kampung Jaifuri. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif yang mana dengan maksud untuk memperkuat data penelitian. Penulis menggunakan teknik total sampling, maka sampel dalam penelitian adalah 10 orang petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Hasil rata – rata dari 5 Informan pada biaya tetap Rp. 100.000, biaya variabel yaitu Rp. 506.000, dan volume penjualan usaha tani sawi di Kampung Jaifuri per satu kali panen Rp. 3.000.000. (2) Rata-rata tingkat pendapatan petani per satu kali panen yaitu Rp. 2.394.000. merupakan hasil rata-rata dari 5 (lima) responden penelitian selaku petani sawi di Kampung Jaifuri. (3) Rata-rata tingkat kelayakaan usaha tani sawi di Kampung Jaifuri adalah 4,62 berada pada kategori layak. Atau petani bisa mendapatkan keuntungan dari usaha tani yang dijalankan.
Analisis Rencana Strategi Pembangunan Kampung (RESPEK) Terhadap Kinerja Kampung (Studi Pada Kampung Asey Kecil Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura Provinsi Papua) Daniel Dawan
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.843 KB) | DOI: 10.55264/jumabis.v2i2.23

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1). Memahami peran masing-masing komponen kampung dalam pelaksanaan Rencana Strategi Pembangunan Kampung (Respek) di Kampung Asey Kecil Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura. 2). Memahami hakekat dari masing-masing komponen kampung terhadap implementasi program Rencana Strategi Pembangunan Kampung (RESPEK), di Kampung Asey Kecil Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. 3). Untuk mengetahui apakah Rencana Strategi Pembangunan Kampung (RESPEK), memberikan perubahan melalui kinerja kampung.Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Lokasi penelitian pada Kampung Asey Kecil Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura. Hasil penelitian menunjukan bahwa Analisis Rencana Strategi Pembangunan Kampung (RESPEK), telah memberikan dampak nyata terhadap pembangunan kampung, khususnya Kampung Asey Kecil, baik dari segi sarana prasarana (pendidikan,pelayanan kesehatan), infrastruktur (pembuatan bak air bersih, listrik, jalan, MK serta peningkatan makanan dan gizi. Keberhasilan RESPEK tidak terlepas dari strategi pembangunan yang diterapkan diantaranya adalah Pendekatan Budaya Lokal, Pendekatan Strategi Partnership serta Pendekatan Partisipatory dengan adanya pendekatan tersebut mampu menjawab persoalan pembangunan kampung, dan telah memberikan dampak nyata terhadap pembangunan kampung. Komponen kampung sangat berperan serta dalam program pembangunan kampung, yang dicanangkan Pemerintah Daerah Provinsi Papua sesuai dengan Undang-undang Otonomi Daerah Nomor 22 Tahun 1999 serta Undang-undang Otonomi Khusus Nomor 21 Tahun 2001 bagi Provinsi Papua yang memberikan kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota dan Kabuapten serta masyarakat dapat mengatur dan mengurus dirinya sendiri.
ANALISIS TINGKAT PENDAPATAN PETANI COKLAT (CACAO) DI KAMPUNG WEMBY DISTRIK ARSO TIMUR KABUPATEN KEEROM Daniel A. Dawan
JOURNAL KOPERASI DAN MANAJEMEN Vol 2 No 01 (2021): JOURNAL KOPERASI DAN MANAJEMEN
Publisher : STIEKOP MALANG PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose– Tujuan Penelitian adalah Untuk mengetahui tingkat pendapatan petani coklat di dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat pendapatan petani coklat Kampung Wemby Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom. Design/methodology/approach – Penelitian ini menggunakan metode Studi Lapangan (field study). Study pustaka (libraryresearch) untuk mendapatkan hasil dari tujuan penelitian ini. Sehingga Hasil Penelitian menunjukan bahwaDenganmenggunakan laporan laba rugi,analisis R/C Ratio dan BEP untuk mengetahui tingkat pendapatan petani coklat. Findings – ditemutkan bahwa Dari perhitungan laba rugi responden ke-1 mendapatkan laba bersih sebesar Rp.3.525.000,-.Sedangkan untuk perhitungan R/C Ratio responden ke-1 mendapat Rp.3,0,-dan untuk BEP petani responden ke1 sebesar Rp.89.552,2. Serta Faktor-faktor yang mempengaruhi usaha tani perkebunan Coklat di Kampung Wemby adalah 1) Tenaga Kerja 2) Bibit 3) Lahan 4) Harga jual. Research limitations/implications – penelitian ini hanya bersifat lokal sehingga perlu diperluas objek penelitian sehingga mampu penggeneralisasi hasil penelitian tersebut. Originality/value – dalam penelitian ini menunjukan faktor-faktor yang mempengaruhi dalampengembangan usaha tani petani coklat di Kampung Wemby Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom.
Adopsi Agriculture Pratices Dan Pengaruhnya Terhadap Produktifitas Serta Pendapatan Usahatani Jagung Di Koya Barat Distrik Muaratami Kota Jayapura Daniel A. Dawan; Agustinus Numberi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.8339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencapai tujuan penelitian tertentu, yaitu menentukan sejauh mana penerapan praktik pertanian yang baik dan mengkaji dampaknya terhadap produktivitas dan pendapatan yang terkait dengan usahatani jagung di Koya Barat, Distrik Muaratami, Kota Jayapura. Selain itu, penelitian ini juga berupaya mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi penerapan praktik tersebut dan dampak selanjutnya terhadap produktivitas dan pendapatan usahatani jagung di wilayah yang sama. Penelitian ini akan dilakukan oleh penulis di wilayah yang dihuni oleh Petani Jagung di Koya Barat, yang terletak di Distrik Muaratami Kota Jayapura. Koya Barat merupakan wilayah yang memiliki potensi besar untuk budidaya tanaman pangan jangka panjang dan jangka pendek, yang dapat berperan penting dalam meningkatkan pendapatan pertanian. Selain itu, penting untuk menentukan pendapatan dengan menghitung selisih antara pendapatan yang diperoleh dari pertanian jagung dan total biaya yang terkait dengan operasi pertanian jagung. Sukirmo (2006: 6) mendefinisikan faktor produksi sebagai unsur-unsur yang terdapat di alam maupun buatan manusia yang berfungsi untuk memperlancar terciptanya barang dan jasa. Faktor-faktor yang terlibat dalam produksi dapat diuraikan sebagai berikut: (a) Lingkungan alam, (b) Tenaga kerja, (c) Sumber daya keuangan, (d) Pengetahuan dan keterampilan khusus. Oleh karena itu, petani perlu mendapatkan bimbingan tentang pemanfaatan teknologi secara efektif. Metode penelitian yang akan digunakan penulis sebagai alat penelitian adalah pendekatan analisis data kuantitatif. Pendekatan ini meliputi berbagai elemen, termasuk biaya, laporan laba rugi, analisis rasio R/C, dan penentuan Titik Impas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara spesifik mengenai Biaya Produksi yang terkait dengan Usaha Tani Jagung memerlukan total biaya produksi sebesar Rp13.890.000, di samping biaya operasional sebesar Rp24.520.000. Volume produksi pada Usaha Tani Jagung menghasilkan hasil penjualan sebesar Rp69.000.000, dalam kurun waktu tiga bulan. Hasil yang diperoleh dari perhitungan L/R (Laba Rugi) menunjukkan Laba sebesar Rp30.590.000, dalam kurun waktu 3 Bulan, dengan Rasio Laba per Bulan yang sesuai dihitung sebesar 10.196.667. Hasil perhitungan Rasio R/C menunjukkan bahwa nilai Rasio R/C melebihi 1 (R/C > 1) dalam konteks Usaha Tani Jagung. Hal ini menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh lebih kecil dari biaya yang dikeluarkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa mereka beroperasi secara menguntungkan. Nilai rata-rata R/C Ratio yang diamati adalah sebesar Rp. 1.796. Hal ini menunjukkan bahwa setiap Rp. 1,00 yang dikeluarkan untuk biaya, diperoleh pendapatan sebesar Rp. 1.796, sehingga menghasilkan laba. Nilai Break Event Point (BEP) menggambarkan nilai Harga Break Event Point (BEP Rp) di samping nilai Unit Break Event Point (BEP Q). Dalam konteks ini, responden melaporkan nilai BEP rupiah sebesar 16.016. Selain itu, BEP Unit dikuantifikasi sebesar 0,8008, sementara BEP Unit lainnya tercatat sebesar 1,007. Jika Petani berhasil menjual lebih dari 1.007 unit, mereka akan berada dalam posisi untung. Sebaliknya, jika penjualan mereka turun di bawah ambang batas 1.007 unit, mereka pasti akan menghadapi kerugian.