Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efek Antihiperkolesterol dan Antihiperglikemik Daun Ceremai (Phyllantus acidus (L.) Skeels) pada Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) Hiperkolesterol Diabetes: Antihypercholesterol and Antihyperglicemic Effect of Ceremai Leaf (Phyllantus acidus (L.) Skeels) Extract on Hypercholesterolemia Diabetes White Male Mice (Rattus norvegicus) Dermiati tatto; Niluh Puspita Dewi; Feiverin Tibe
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 3 No. 2 (2017): (October 2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.138 KB) | DOI: 10.22487/j24428744.0.v0.i0.8769

Abstract

Daun Ceremai (Phyllantus acidus (L.) Skeels) merupakan tanaman yang diyakini memiliki khasiat antihiperglikemik dan antihiperkolesterol serta didukung oleh sejumlah penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa daun ceremai mengandung senyawa kimia yang memiliki efek sebagai antihiperglikemik dan antihiperkolesterol. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan untuk mengetahui efek serta dosis efektif ekstrak daun ceremai dalam menurunkan kadar gula darah dan kolesterol total darah pada hewan uji tikus putih jantan model hiperkolesterolemia diabetes yang diinduksi pakan tinggi lemak dan streptozotocin dosis 30 mg/KgBB. Penelitian dilakukan menggunakan 40 ekor hewan uji yang dikelompokkan dalam 8 kelompok dengan perlakuan yaitu kelompok kontrol normal, kontrol positif simvastatin, kontrol positif metformin, kontrol negatif dan 4 kelompok uji dengan variasi dosis ekstrak masing-masing 50 mg/KgBB, 100mg/KgBB, 200 mg/KgBB dan 400 mg/KgBB. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak daun ceremai memiliki efek antihiperglikemik dan antihiperkolesterol secara bersama-sama terhadap tikus putih jantan model hiperkolesterol diabetes dengan dosis efektif 200 mg/KgBB.
Uji Efek Ekstrak Etanol Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill) URB) sebagai Antihiperkolester WAYAN WAYAN; Joni Tandi; Sri Mulyani Sabang; Feiverin Tibe
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.216 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.87

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan uji efek ekstrak etanol bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill) Urb) sebagai antihiperkolesterolemia pada tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan kemampuan ekstrak bawang dayak dalam hiperkolesterolemia pada tikus putih, serta menentukan dosis yang efektif dalam menurunkan kadar kolesterol. Ekstrak bawang dayak diekstraksi secara meserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Pada penelitian ini digunakan 25 ekor tikus putih yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Pengukuran dilakukan dengan 4 kali pengukuran yaitu pengukuran awal sebelum diberi pakan, pengukuran sesudah diberi pakan diet kolesterol tinggi dan pengukuran hari ke 7 dan 14 setelah diberi ekstrak bawang dayak selama 14 hari. Kelompok I sebagai kelompok kontrol negative diberi Na CMC 0,5%, kelompok II sebagai kelompok kontrol positif diberi simvastatin 10 mg, kelempok III,IV dan V diberi ekstrak bawang dayak dengan masing-masing dosis 50 mg/dl BB, dosis 100 mg/dl BB dan dosis 150 mg/kg BB. Data penurunan kadar kolesterol darah total dianalisis dengan menggunakan uji statistik ANOVA. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan ekstrak bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill) Urb) terbukti mampu menurunkan hiperkolesterolemia pada tikus putih yaitu pada dosis 100 mg/dlBB.