Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

STRATEGI PENYELESAIAN PEMBIAYAAN BERMASALAH PADA BANK SYARIAH Mariya Ulpah
Madani Syari'ah Vol 3 No 3 (2020): Madani Syari'ah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.047 KB) | DOI: 10.51476/madanisyari'ah.v3i3.152

Abstract

Tulisan ini membahas tentang strategi penyelesaian pembiayaan bermasalah pada Bank Syariah. Bank Syariah sebagai lembaga keuangan yang saat ini mengalami perkembangan yang begitu pesat, dalam memberikan pembiayaan kepada nasabah tidak bisa terlepas dari berbagai risiko salah satunya adalah pembiayaan bermasalah yang berakibat menurunnya tingkat kesehatan likuditas bank, dan juga berpengaruh pada menurunnya tingkat kepercayaan nasabah yang menitipkan uangnya. Dalam hal pembiayaan macet pihak bank perlu melakukan penyelamatan, sehingga tidak akan menimbulkan kerugian. Penyelamatan yang dilakukan apakah dengan memberikan keringanan berupa jangka waktu atau angsuran terutama bagi pembiayaan terkena musibah atau melakukan penyitaan bagi pembiayaan yang sengaja lalai untuk membayar. Terhadap pembiayaan yang mengalami kemacetan sebaiknya dilakukan penyelamatan sehingga bank tidak mengalami kerugian. Namun bila tidak dimungkinkan melakukan penyelamatan maka langkah yang ditempuh selanjutnya adalah proses penyelesaian, dapat melalui Arbitrase, Pengadilan maupun badan hukum terkait dengan penyelesaian pembiayaan.
Konsep Pembiayaan dalam Perbankan Syariah Mariya Ulpah
Madani Syari'ah Vol 3 No 2 (2020): Madani Syari'ah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.824 KB) | DOI: 10.51476/madanisyari'ah.v3i2.208

Abstract

Tulisan ini membahas tentang konsep pembiayaan dalam perbankan syari’ah. Pembiayaan syariah berarti lembaga pembiayaan selaku Shahibul Maal menaruh kepercayaan kepada seseorang untuk melaksanakan amanah yang diberikan. Dana tersebut harus digunakan dengan benar, adil, dan harus disertai dengan ikatan dan syarat-syarat yang jelas dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Dalam pelaksanaan pembiayaan, bank syari’ah harus memenuhi dua aspek yang sangat penting, yaitu aspek syar’i, di mana dalam setiap realisasi pembiayaan kepada para nasabah bank syari’ah harus tetap perpedoman pada syari’at Islam dan aspek ekonomi yakni tetap mempertimbangkan perolehan keuntungan, baik bagi bank syari’ah maupun bagi nasabah bank syari’ah.
STRATEGI PEMASARAN SALES FUNDING BANK BNI SYARIAH CABANG TANGERANG DALAM MENAMBAH JUMLAH NASABAH Mariya Ulpah
Madani Syari'ah Vol 4 No 1 (2021): Madani Syari'ah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.633 KB) | DOI: 10.51476/madanisyari'ah.v4i1.231

Abstract

Bank BNI Syariah Tangerang sebagai salah satu lembaga keuangan syariah yang terus melakukan strategi pemasaran dalam upaya mensyiarkan perbankan syariah dan tentu menambah jumlah nasabah, terutama bagian sales funding. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran sales funding BNI Syariah dalam upaya menambah jumlah nasabah tiga tahun terakhir yang sesuai dengan perencanaan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan oleh sales funding Bank BNI Syariah cabang Tangerang terbukti efektif, ini terlihat oleh data yang ada bahwa jumlah nasabah Bank BNI Syariah cabang Tangerang dalam tiga tahun terakhir mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Tetapi walaupun demikian strategi marketing sales funding Bank BNI Syariah harus lebih inovatif lagi agar nasabah BNI Syariah cabang Tangerang mengalami kenaikan terus dari tahun ke tahun.
MANAJEMEN BANK SAMPAH KRISSAN DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT Mariya Ulpah; Imam Mahfud
Madani Syari'ah Vol 5 No 1 (2022): Madani Syari'ah : Jurnal Pemikiran Perbankan Syari'ah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/madanisyari'ah.v5i1.348

Abstract

Permasalahan yang sangat krusial di perkotaan salah satunya adalah tentang penanggulangan sampah. Sampah menjadi salah satu sumber penyakit, oleh sebab itu harus ada upaya untuk menanggulangi sampah. Penelitian ini membahas tentang manajemen Bank sampah dalam pemberdayaan ekonomi warga Karang Tengah, Ciledug Tangerang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pengelolaan Bank Sampah Krissan dalam pemberdayaan ekonomi warga sekitar. Metode penelitian dalam tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian kualitatif lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung ke pemilik atau ketua Bank Sampah Krissan, Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Temuan hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa manajemen pengelolaan yang di terapkan pada Bank Sampah Krissan dalam upaya pemberdayaan ekonomi warga sekitar sangatlah berdampak positif dan mampu menambah pendapatan ekonomi warga sekitar. Bank sampah Krissan ini dapat menyadarkan dan mengubah pandangan warga sekitar bahwa jika dikelola dengan baik sampah dapat mengasilkan nilai ekonomis, dengan adanya bank sampah warga menjadi lebih peduli dengan lingkungan sekitar dan meningkatkan sosialisasi yang erat antar warga.
IMPLEMENTASI AKAD TABARRU PADA ASURANSI SYARIAH PERSPEKTIF FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL Mariya Ulpah
Syar'ie : Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 4 No 2 (2021): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.293 KB) | DOI: 10.51476/syar'ie.v4i2.273

Abstract

Asuransi syariah sebagai lembaga keuangan syariah yang berkembang dengan baik di Indonesia, keberadaan akad tabarru di dalam asuransi syariah menjadi sangat penting untuk menjawab pertanyaan seputar ketidakjelasan (kegharar-an) asuransi, Fatwa DSN-MUI No. 21/DSNMUI/X/2001 telah menjelaskan tentang pedoman Asuransi Syariah dan kemudian disusul dengan Fatwa Dewan Syari’ah Nasional No:53/DSNMUI/III/2006 tentang akad Tabarru pada asuransi syari’ah. Penelitian ini membahas implementasi akad tabarru di asuransi syariah dalam persfektif Fatwa Dewan Syariah Nasional mulai dari mekanisme dana tabarru, investasi dana tabarru dan pembagian hasilnya, sampai kepada proses klaim asuransi syariah.
INVESTASI WAKAF UANG: STUDI KASUS PADA DOMPET DHUAFA DAN AL AZHAR PEDULI UMAT Mariya Ulpah; Asep Saepudin Jahar
ISLAMINOMICS: JOURNAL OF ISLAMIC ECONOMICS, BUSINESS AND FINANCE Vol 9, No 2 (2019): ISLAMINOMICS: Journal of Islamic Economics, Business and Finance
Publisher : STES Islamic Village

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47903/ji.v9i2.88

Abstract

This study attempts to investigate the innovation model of cash waqf investment at business sectors. Various Investment has been conducting by the waqf board such as: Dompet Dhuafa through its subsidiary Tabung Wakaf Indonesia and Al-Azhar Peduli Umat. By conducting interview to many parties and documentation study this study finds that cash waqf contributes to improvement many sectors related to the poor such as: building health facilities, educational program, and economic program development for the needy.
Pengelolaan Investasi Wakaf Uang Berdasarkan UU No. 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf Dan Aplikasinya Di Dompet Dhuafa, Al Azhar Mariya Ulpah; Muhammad Syaki Ramadhan
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 2 No 2 (2019): Syar'ie
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakaf merupakan pranata keagamaan yang memiliki potensi dan manfaat ekonomi yang perlu dikelola secara efisien untuk kepentingan ibadah dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Wakaf merupakan salah satu sumber kekuatan ekonomi umat Islam yang kini cukup mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Gagasan mengenai wakaf terhadap benda bergerak termasuk surat berharga, bahkan wakaf uang baru mengemuka pada tahun 2002. Munculnya wacana mengenai wakaf uang tersebut seiring dengan berkembangnya sistem ekonomi syari’ah yang mulai muncul sejak dekade 1980 dan baru berkembang pada tahun 1992 diawali dengan terbentuknya Bank Muamalat Indonesia (BMI) yang merupakan sebagai pelopor berdirinya Bank Syari’ah di Indonesia. wakaf uang merupakan suatu produk baru dalam sejarah perekonomian Islam. Tampaknya gagasan tersebut secara ekonomi sangat potensial untuk dikembangkan di Indonesia, sebagaimana lahirnya Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf, menambah deretan ruang lingkup wakaf yang tidak hanya meliputi benda-benda wakaf tidak bergerak saja, melainkan meliputi benda wakaf bergerak baik segi berwujud maupun yang tidak berwujud seperti uang, logam mulia, hak sewa, transportasi dan benda bergerak lainnya. Wakaf produktif daapt didefinisikan sebagai proses pengelolaan benda wakaf untuk menghasilkan barang dan jasa yang maksimum dengan modal yang minimum.Kata Kunci: Wakaf, Produktif, Ekonomi, Syariah, Investasi
IMPLEMENTASI AKAD TABARRU PADA ASURANSI SYARIAH PERSPEKTIF FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL Mariya Ulpah
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 4 No 2 (2021): Syar'ie
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asuransi syariah sebagai lembaga keuangan syariah yang berkembang dengan baik di Indonesia, keberadaan akad tabarru di dalam asuransi syariah menjadi sangat penting untuk menjawab pertanyaan seputar ketidakjelasan (kegharar-an) asuransi, Fatwa DSN-MUI No. 21/DSNMUI/X/2001 telah menjelaskan tentang pedoman Asuransi Syariah dan kemudian disusul dengan Fatwa Dewan Syari’ah Nasional No:53/DSNMUI/III/2006 tentang akad Tabarru pada asuransi syari’ah. Penelitian ini membahas implementasi akad tabarru di asuransi syariah dalam persfektif Fatwa Dewan Syariah Nasional mulai dari mekanisme dana tabarru, investasi dana tabarru dan pembagian hasilnya, sampai kepada proses klaim asuransi syariah.
PENDISTRIBUSIAN DANA ZAKAT DI BAZNAS KOTA TANGERANG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Rizal Renaldi; Mariya Ulpah
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 5 No 2 (2022): Syar'ie
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v5i2.381

Abstract

Pada masa pandemi covid-19 banyak sekali masyarakat yang terdampak dalam masalah perekonomian, baik itu terkena PHK akibat pengurangan karyawan bagi yang bekerja di sebuah instansi atau wirausahawan yang omsetnya mengalami penurunan bahkan tutup usahanya akibat pandemi covid-19, fenomena tersebut membuat banyak masyarakat yang menjadi mustahik karena penghasilannya tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Baznas sebagai lembaga zakat yang berperan untuk mengurangi kemiskinan harus mendistribukan dana zakat kepada orang yang berhak menerima dana zakat itu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pendistribusian dana zakat pada masa pandemi covid-19 di Baznas Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif lapangan dengan teknik analisis data berdasarkan data primer dan sekunder. Data primer penulis dapatkan dengan instrumen observasi dan wawancara dengan pihak terkait, sedangkan data sekunder penulis dapatkan dari buku, jurnal, data lembaga dan lainnya. Kesimpulan yang penulis dapatkan tentang pola pendistribuan dana zakat di Baznas Kota Tangerang pada masa pandemi adalah dengan pola konsumtif dan produktif. Di masa pandemi Baznas berperan dalam membantu mustahiq yang terkena dampak pandemi covid-19 dan memberikan solusi masalah ekonomi dengan pola pendistribusian zakat produktif, mekanismenya adalah dengan pemberian modal usaha bergulir untuk mustahik yang berpotensi untuk menjalankan sebuah usaha. Dalam pendistribusian dana zakat kepada mustahik telah sesuai dengan keputusan Ketua Badan Amil Zakat nasional Nomor 64 Tahun 2019 tentang Pedoman Pelaksanaan Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat di Lingkungan Badan Amil Zakat Nasional dan Surat Keputusan Dewan Pertimbangan Badan Amil Zakat Nasional No. 001/DP-BAZNAS/XXI/2010 tentang Pedoman Pengumpulan dan Pentasyarufan Zakat, Infak dan Sedekah pada Badan Amil zakat Nasional. Untuk mendapatkan bantuan mustahik bisa mendatangi kantor BAZNAS Kota Tangerang dan petugas amil akan melihat studi kelayakan calon mustahik. Pada masa pandemi covid-19 Baznas lebih memprioritaskan kepada mustahik yang terdampak akibat pandemi.
TRANSAKSI JUAL BELI SISTEM INDEN DI PT GLOBAL MAR INTERINDO DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Zaennab Finia; Mariya Ulpah
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 6 No 1 (2023): Syar'ie
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v6i1.479

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang transaksi jual beli sistem inden dalam perspektif hukum ekonomi Islam studi di PT Global Mar Interindo. Dalam transaksi jual beli sistem inden ini tidak berbeda jauh dengan jual beli biasa, yang membedakan hanyalah pada ketersediaan barangnya saja yang belum ada bentuk wujudnya, yakni dengan sistem pesanan. Jenis penelitian ini, adalah penelitian lapangan. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumenter. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian, meliputi proses mengumpulkan data, menyeleksi, menganalisis, serta menyimpulkan data. Temuan dalam penelitian ini, bahwa dalam jual beli sistem inden di PT Global Mar Interindo masih ada permasalahan, seperti tidak terlaksananya perjanjian waktu penyerahan, karena pihak marketing belum sepenuhnya jujur dalam memberikan kejelasan waktu penyerahan barang inden kepada pembeli. Selain itu, terkadang terdapat pula ketidaksesuaian pada barang pesanan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, bahwa transaksi jual beli sistem inden dalam perspektif hukum Islam studi di PT Global Mar Interindo, telah sesuai dengan rukun jual beli salam. Tetapi pada syarat jual beli salam, terdapat salah satu syarat yang belum terpenuhi, yakni estimasi barang inden yang dipesan tidak memiliki kejelasan waktu. Selain itu, jika dianalisis dari segi akad khiyar, telah sesuai dikarenakan pada transaksi jual beli inden ini terdapat barang yang memiliki cacat, maka PT Global Mar Interindo akan menggantikan dengan barang yang baru. Maka, hukum pelaksanaan jual beli inden ini jika dikaitkan dengan akad salam diperbolehkan, selama rukun dan syaratnya terpenuhi. Sebaiknya pihak penjual akan lebih terbuka kepada penjual dalam hal apapun, agar tidak terjadi kesalahpahaman dikemudian hari. Kata Kunci: Jual Beli, Jual Beli Inden, Hukum Islam, PT. Global Mar Interindo.