Nurhidayanto, Nurhidayanto
AMIK Cipta Darma Surakarta

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH MANAJEMEN SUMBER BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DENGAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS SEBAGAI VARIABEL MODERASI DI AMIK CIPTA DARMA SURAKARTA Nurhidayanto, Nurhidayanto
AMONG MAKARTI Vol 8, No 1 (2015): AMONG MAKARTI
Publisher : Jurnal Ilmiah Among Makarti, STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v8i1.112

Abstract

 AbstrakPenelitian deskriptif korelasional ini mencoba memperoleh gambaran secara cermat mengenai fakta-fakta yang berkaitan dengan variabel manajemen sumber belajar (X1), kemampuan berpikir kritis (X2), kemampuan bahasa Inggris (X3) serta prestasi belajar (Y) serta mendeteksi sejauh mana variasi-variasi pada suatu variabel berkaitan/berkorelasi dengan variasi-variasi pada satu atau lebih variabel yang lain. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dimana data yang berupa angka – angka dari sampel penelitian 158 mahasiswa (dari populasi 294 pada taraf kesalahan 5% ) Peneliti juga menganalisa secara kualitatif terhadap beberapa data kasus yang menyimpang dari dugaan atau hipotesa penelitian. Kata Kunci      : Manajemen Sumber Belajar, Prestasi Belajar,   Kemampuan Berfikir Kritis,                            Kemampuan Bahasa Inggris
THE RELATION BETWEEN STUDENTS’ IT VOCABULARY MASTERY AND THE STUDENTS’ ACHIEVEMENT OF ENGLISH I AT AMIK CIPTA DARMA SURAKARTA Nurhidayanto Nurhidayanto
Jurnal Ilmiah IT CIDA: Diseminasi Teknologi Informasi Vol 1, No 1: Desember 2015
Publisher : STMIK Amikom Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.671 KB) | DOI: 10.55635/jic.v1i1.7

Abstract

This research was aimed at investigating the relation between AMIK Cipta Darma Surakarta students’ IT vocabulary mastery and their final achievement of English I –to find whether or not they have linear or opposite relation. This research was a correlational-descriptive one. It was descriptive for it tried to get a detailed description about related facts of students’ IT vocabulary mastery (X) and of English I learning achievement (Y); and it was correlational since it detected how closed the dependent variable to the independent variable. This research approach was quantitative i.e. the numeric data of the 149 population students (at 5% df) were statistically analyzed –to analyze whether or not the students’ IT vocabulary mastery (X) influenced the students’ English I learning achievement (Y). In addition, some cases that violated from the research hypothesis (taken from open/close ended interview) were qualitatively analyzed. The analysis done yielded 1) that the students’ IT vocabulary mastery (X) had relation to students’ English I learning achievement (Y) as seen at the value of rcalculation > rtable (0,68 > 0,176) with p value < α (0,000 < 0,05); 2) that the regression equation was Y = 30,71 + 0,62X –meaning that if the variable of students’ IT vocabulary mastery had a constant value, the students’ achievement of English I would increase 30,71; and 3) that every increasement   on the students’ IT vocabulary mastery (X) would increase the value of students’ English I learning achievement (Y) in 0,62. In practise, when the student has a score of 50 in the IT vocabulary test, s/he will achive 61,71 in her/his English I Achievement. Key words: Information Technolog, Learning Achievement, Vocabulary Mastery 
Sosialisasi Penggunaan Media Sosial yang Aman dari Bahaya Phising di Masjid Al Huda Pandeyan Saputro, Indrawan Ady; Sugiarto, Lilik; Nugraha, Febrianta Surya; Nurhidayanto, Nurhidayanto
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v4i1.3146

Abstract

  Ancaman penyebaran tindak kejahatan phishing melalui platform media sosial semakin menjadi-jadi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dampak dari kejahatan phishing dapat mencakup kerugian baik secara materiil, finansial, maupun psikologis. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan guna melindungi diri dari potensi serangan phishing yang dapat terjadi. Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah melalui kegiatan sosialisasi tentang penggunaan media sosial di Masjid Al Huda Pandeyan, bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada jamaah dari risiko phishing. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menciptakan lingkungan di mana para jamaah dapat menggunakan media sosial dengan bijak dan aman, serta terhindar dari potensi bahaya kejahatan siber, termasuk phishing. Jumlah peserta dalam kegiatan sosialisasi sebanyak 25 peserta. Pendekatan yang diadopsi dalam sosialisasi ini melibatkan metode ceramah dan diskusi. Dari hasil kegiatan sosialisasi ini, bahwa sosialisasi yang telah dilakukan pada jamaah Masjid Al Huda Pandeyan mendapatkan respons positif. Dari hasil kuisioner 32% peserta menilai bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan "baik" dan 68% menilai kegiatan tersebut "Sangat baik". Mayoritas peserta, yang sebagian besar adalah pengguna media sosial, merespon kegiatan tersebut dengan baik.     The threat of spreading phishing crimes through social media platforms is increasingly being carried out by irresponsible parties. The impact of phishing crimes can include material, financial, or psychological losses. Therefore, it is very important to take precautionary steps to protect yourself from potential phishing attacks that can occur. One method that can be applied is through socialization activities about the use of social media at Masjid Al Huda Pandeyan, aimed at providing protection to worshippers from the risk of phishing. The main goal of this activity is to create an environment where pilgrims can use social media wisely and safely, and avoid the potential dangers of cybercrime, including phishing. The number of participants in the socialization activity was 25 participants. The approach adopted in this socialization involves the method of lectures and discussions. From the results of this socialization activity, that the socialization that has been carried out at the Al Huda Pandeyan Mosque congregation received a positive response. From the results of the questionnaire, 32% of participants rated the activity "good" and 68% rated it "very good". The majority of participants, most of whom were social media users, responded well to the event.
Sosialisasi Penggunaan Media Sosial yang Aman dari Bahaya Phising di Masjid Al Huda Pandeyan Saputro, Indrawan Ady; Sugiarto, Lilik; Nugraha, Febrianta Surya; Nurhidayanto, Nurhidayanto
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v4i1.3146

Abstract

  Ancaman penyebaran tindak kejahatan phishing melalui platform media sosial semakin menjadi-jadi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dampak dari kejahatan phishing dapat mencakup kerugian baik secara materiil, finansial, maupun psikologis. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan guna melindungi diri dari potensi serangan phishing yang dapat terjadi. Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah melalui kegiatan sosialisasi tentang penggunaan media sosial di Masjid Al Huda Pandeyan, bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada jamaah dari risiko phishing. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menciptakan lingkungan di mana para jamaah dapat menggunakan media sosial dengan bijak dan aman, serta terhindar dari potensi bahaya kejahatan siber, termasuk phishing. Jumlah peserta dalam kegiatan sosialisasi sebanyak 25 peserta. Pendekatan yang diadopsi dalam sosialisasi ini melibatkan metode ceramah dan diskusi. Dari hasil kegiatan sosialisasi ini, bahwa sosialisasi yang telah dilakukan pada jamaah Masjid Al Huda Pandeyan mendapatkan respons positif. Dari hasil kuisioner 32% peserta menilai bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan "baik" dan 68% menilai kegiatan tersebut "Sangat baik". Mayoritas peserta, yang sebagian besar adalah pengguna media sosial, merespon kegiatan tersebut dengan baik.     The threat of spreading phishing crimes through social media platforms is increasingly being carried out by irresponsible parties. The impact of phishing crimes can include material, financial, or psychological losses. Therefore, it is very important to take precautionary steps to protect yourself from potential phishing attacks that can occur. One method that can be applied is through socialization activities about the use of social media at Masjid Al Huda Pandeyan, aimed at providing protection to worshippers from the risk of phishing. The main goal of this activity is to create an environment where pilgrims can use social media wisely and safely, and avoid the potential dangers of cybercrime, including phishing. The number of participants in the socialization activity was 25 participants. The approach adopted in this socialization involves the method of lectures and discussions. From the results of this socialization activity, that the socialization that has been carried out at the Al Huda Pandeyan Mosque congregation received a positive response. From the results of the questionnaire, 32% of participants rated the activity "good" and 68% rated it "very good". The majority of participants, most of whom were social media users, responded well to the event.
PELATIHAN DIGITALISASI DATA UNTUK MEWUJUDKAN TATA KELOLA MASJID YANG TRANSPARAN DAN EFEKTIF: STUDI KASUS MASJID AL-IKHLAS KLATEN Robi Wariyanto Abdullah, Robi Wariyanto Abdullah; Miftakhurrokhmat, Miftakhurrokhmat; Lilik Sugiarto, Lilik Sugiarto; Nurhidayanto, Nurhidayanto
Abdi Teknoyasa Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid Al-Ikhlas Klaten menghadapi permasalahan dalam pengelolaan administrasi dan keuangan, seperti keterbatasan akses informasi, rendahnya transparansi, serta tingginya risiko kesalahan pencatatan. Keterbatasan akses informasi dan pencatatan keuangan manual menimbulkan tantangan transparansi dan risiko kesalahan data Untuk mengatasi kondisi tersebut, kegiatan pengabdian ini menawarkan solusi berupa digitalisasi data administrasi dan keuangan melalui pelatihan penggunaan sistem informasi masjid. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi konsep digitalisasi, pelatihan teknis dengan pendekatan partisipatif yang dilengkapi uji coba sistem digital, serta pendampingan implementasi pada pengurus dan jamaah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengoperasikan sistem pencatatan keuangan dan jadwal kegiatan secara digital, memahami pentingnya transparansi, serta mengusulkan pengembangan fitur tambahan seperti pencatatan inventaris. Berdasarkan hasil evaluasi, pelatihan diikuti oleh 25 peserta dan memperoleh skor rata-rata 4,1–4,7 dari skala 5, yang menunjukkan peningkatan kompetensi peserta secara signifikan Pelatihan ini memberikan dampak positif bagi mitra, yaitu meningkatnya kemampuan pengelolaan administrasi secara akuntabel dan terbukanya peluang replikasi sistem pada masjid lain. Program ini meningkatkan keterampilan pengurus dalam mengoperasikan sistem digital, memperkuat akuntabilitas, dan mendorong replikasi ke masjid lain , Pengembangan lebih lanjut tetap diperlukan untuk menyesuaikan fitur dengan kebutuhan pengguna