Ahmat Harahap
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : JAPB

EVALUASI KEBIJAKAN TEPAT SASARAN BERAS SEJAHTERA (RASTRA) DI DESA HAYUP KECAMATAN HARUAI KABUPATEN TABALONG Milni Bila Fiyati; Safrul Rijali; Ahmat Harahap
JAPB Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan suatu permasalah yang sangat krusial yang dihadapi oleh suatu bangsa atau negara. Hal ini sudah menjadi suatu isu publik yang harus diambil alih oleh pemerintah yang memiliki otoritas dalam membuat kebijakan. Oleh karena itu negara harus memberikan intervensi melalui kebijakannya untuk mencegah kejadian-kejadian yang tidak diharapkan. Untuk mengatasi dan mengurangi kemiskinan tersebut salah satu kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah ialah dengan menerapkan program beras sejahtera (rastra). Keberadaan peraturan (kebijakan publik) tersebut perlu adanya sebuah evaluasi kebijakan publik. Sehingga relevansi keberadaannya (kebijakan publik) tersebut dapat dinilai sejauhmana keberhasilannya. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi kebijakan tepat sasaran beras sejahtera (Rastra) di Desa Hayup Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong dan untuk mengetahui faktor penghambat dalam evaluasi kebijakan tepat sasaran beras sejahtera (Rastra) di Desa Hayup Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong. Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini adalah: Observasi; Wawancara; Dokmentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa evaluasi kebijakan tepat sasaran beras sejahtera (Rastra) di desa Hayup kecamatan Haruai kabupaten Tabalong sudah cukup baik, dan faktor penghambat dalam pelaksanaan evaluasi kebijakan tepat rastra ini yaitu faktor psikologis, ekonomis, teknis, politis, dan SDM evaluasinya, namun yang paling menonjol dan paling terlihat adalah faktor ekonomisnya. Kata kunci : Evaluasi, Kebijakan, Tepat Sasaran, Rastra
EFEKTIVITAS PENERAPAN ABSENSI FINGER PRINT DALAM RANGKA MENINGKATKAN DISIPLIN PEGAWAI PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TABALONG Madonna Maningke; Budi Setiawati; Ahmat Harahap
JAPB Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan penggunaan absensi finger print serta menjelaskan dan menganalisis faktor-faktor yang menjadi penghambat efektivitas penerapan absensi finger print dalam rangka meningkatkan disiplin pegawai pada kantor kementerian agama kabupaten Tabalong. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dilakukan dalam situasi alamiah, tetapi didahului oleh intervensi dari. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi dilapangan. Dengan penelitian ini untuk keperluan analisis data, penulis tidak menggunakan teknik statistik, dalam arti tidak terikat kepada skor dan skala. Jadi, data yang diperolah dari responden di analisis dan diolah secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik-teknik persentase yang bersumber dari (Muhammad.Ali.1987.5). Dengan sampel yang diambil berjumlah 45 orang. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa efektivitas penerapan finger print dalam rangka meningkatkan disiplin pegawai di kantor departement agama kabupaten Tabalong di lihat dari hasil angket yang sudah di olah dapat di kategorikan efektif (62 %). Faktor yang menghambat penghambat efektivitas penerapan absensi finger print dalam rangka meningkatkan disiplin pegawai pada kantor kementerian agama kabupaten Tabalong antara lain kurangnya kesadaran aparatur sipil negeri (ASN), keterlambatan pada saat mengidentifikasi objek, listrik tidak stabil, jam dan tanggal kadang tidak sesuai serta mesin finger print nyala dan hidup kembali sendiri. Kata Kunci : Efektivitas, Penerapan, Absensi Finger Print, Disiplin
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP DISIPLIN PEGAWAI PADA KECAMATAN MUARA UYA KABUPATEN TABALONG Noor Fadiah; Budi Setiawati; Ahmat Harahap
JAPB Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya kepemimpinan merupakan suatu hal yang wajib dimiliki oleh seorang pemimpin, dimana gaya inilah yang memberikan karakter kepada pemimpin itu sendiri, sering sekali terdapat pemimpin yang dalam pekerjaannya tidak sesuai dengan kehendak pegawainya. Sehingga pemimpin perlu mencari solusi serta pendekatan yang seperti apa yang harus iya lakukan kepada pegawainya supaya pegawainya dapat meningkatkan disiplin.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap disiplin dalam meningkatkan disiplin pegawai pada kantor Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara mengajukan kuesioner atau angket kepada responden yang berjumlah 30 orang kemudian dianalisa menggunakan aplikasi windows SPSS versi 23.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh signifikan gaya kepemimpinan transformasional terhadap disiplin kerja sebesar 0,758 dengan tingkat signifikan 0,0000 ( P<0,05 ). Kata Kunci :KepemimpinanTransformasional, DisiplinKerja.
PENERAPAN APLIKASI SISTEM KEUANGAN DESA (SISKEUDES) DI DESA NALUI KECAMATAN JARO KABUPATEN TABALONG Radha Norliani; Ahmat Harahap; Eddy Suriyani
JAPB Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi siskeudes merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh BPKP dalam rangka meningkatkan trasparansi dan akuntabilitas keuangan desa. Aplikasi siskeudes baru- baru ini diterapkan di Kabupaten Tabalong dan Desa Nalui menjadi salah satu Desa yang menggunakan aplikasi siskeudes dalam melakukan proses pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Nalui Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan aplikasi siskeudes di Desa Nalui Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong, Menggunakan tipe penelitian Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model interaktif dari Milles Huberman yaitu Reduksi Data, Penyajian Data dan Verifikasi Data dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penerapan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) di Desa Nalui Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong, telah berhasil diterapkan. Penelitian ini menggunakan fitur-fitur aplikasi sikeudes sebagai indikator aplikasi siskeudes yaitu (1) sesuai regulasi yang berlaku,(2) memudahkan tata kelola keuangan desa, (3) kemudahan menggunakan aplikasi (user friendly),(4) Buit in Internal Control, (5) kesinambungan (mainternance) dan (6) didukung oleh tutorial penggunaan yang di uji dengan proses pengelolaan keuangan desa yaitu perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban serta pengawasan Kata Kunci : Penerapan Aplikasi Siskeudes, Proses Pengelolaan Keuangan Desa
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM KAMPUNG KB DILIHAT DARI ASPEK BINA KELUARGA BALITA (BKB) DI DESA NAWIN KECAMATAN HARUAI KABUPATEN TABALONG Yeni Alpionita; Jauhar Arifin; Ahmat Harahap
JAPB Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui perkembangan balita, (2) untuk mengetahui kegiatan BKB (penyuluhan dan bermain dengan alat Permainan Edukatif (APE), untuk mengetahui hubungan kegiatan penyuluhan dengan pertumbuhan dan perkembangan balita dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dengan responden berjumlah 30 Teknik analisa data yang digunakan menggunakan model analisis interaktif dengan tiga prosedur yaitu: (1) pengumpulan data, (2)kondensasi data, (3)penyajian data. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, teknik pengumpulan data melalui (1) Wawancara, wawancara yang dilakukan dengan Kepala Desa, PLKB dan masyarakat setempat dengan berbagai pertanyaan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap program Kampung KB dilihat dari Aspek Bina Keluarga Balita (BKB) di Desa Nawin Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong dalam mmeberikan perkembangan dan pelayanan pada kegiatan BKB dinilai Cukup Baik. Walaupun ada terdapat kendalan dalam kegiatan BKB, kendala tersebut : yaitu (1) dana/anggaran, (2) kesadaran masyarakat. Dari banyaknya tanggapan dari para informan yang memberikan tanggapan Cukup Baik. Artinya kegiatan mengenai Kampung KB sudah terpenuhi. Kata Kunci: Persepsi, Stimulasi Tumbuh Kembang Balita, Program Kampung KB
PERAN KEPALA DESA SEBAGAI MOTIVATOR DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI DIKANTOR DESA KAPAR KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG Andi Marsis; Ahmat Harahap
JAPB Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terkait dengan masalah peran kepala desa sebagai motivator dalam meningkatkan disiplin kerja, masih bisa kita degar ataupun kita rasakan adanya kepala desa yang belum berperan kepada pegawainya maupun terhadap masyarakatnya, bahkan ada juga seorang kepala desa yang jarang berada dikantor.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengatuhui peran kepala desa sebagai motivator Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai dikantor Desa Kapar Kecamatan Murung Pudak Kabupten Tabaolng. Jenis dan Pendekatan yang digunakan adalah Kualitatif, yaitu dengan mendeskripsikan fenomena yang ada dengan menganalisis beberapa kasus yang terjadi.Teknik Pengumpulan Data yang digunakan adalah wawancara kepada orang yang dipandang tau tentang sosial dengan jumblah informan 5 orang terdiri dari 3 pegwai, 2 masyarakat. Teknik Analisis Data yaitu Teknik analisis data mengunakan model interatif. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa peran Kepala Desa sebagai motivator dalam meningkatkan Disiplin kerja Pegawai di kantor Desa Kapar Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong dapat di Kategorikan Cukup Baik. Kata Kunci : Peran Kepala Desa, Motivator, Disiplin Kerja
EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) DI KELURAHAN BELIMBING RAYA KECAMATAN MURUNG PUDAK Nafikri Aswar; Ahmat Harahap
JAPB Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) merupakan bentuk kegiatan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan, dengan menyediakan pembangunan drainase dan perbaikan jalan. Tujuan hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi program KOTAKU dari aspek kegiatan akses jalan lingkungan dan tersedianya drainase di lingkungan permukiman perumahan di RT. II dan RT. III. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis data wawancara menurut Miles, Huberman & Saldana (2014) teori yang digunakan menurut Bridgman & Devis (2000) dengan model evaluasi sumatif yaitu setelah diimplementasikan guna mengukur dampak nyata dari suatu pembangunan yaitu 1) input, 2) Proses, 3) Output (hasil), 4) Outcome (dampak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kebijakan program (KOTAKU) Di Kelurahan Belimbing Raya Kecamatan Murung Pudak dapat di katagorikan berdampak dengan hasil bobot 4 dikarenakan dalam kegiatan program KOTAKU sudah berjalan dengan baik dan berdampak bagi masyarakat hanya saja diperlukan lebih efektif dan efesien dalam proses perkembangan pembangunan penyusunan rencana kegiatan sehingga saat pembangunan tidak terkendala. Kata kunci: Evaluasi Kebijakan, Program KOTAKU
DISIPLIN KERJA PETUGAS JAGA DALAM MEMBINA WBP (WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN) PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB TANJUNG KABUPATEN TABALONG Muhammad Rizky Akbar; Susiani Susiani; Ahmat Harahap
JAPB Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya petugas jaga disamping mempunyai tugas menjaga agar tidak terjadi pelarian maupun gangguan keamanan dan tata tertib di Lapas, juga mempunyai tugas membina WBP untuk menjadi lebih baik. Lokasi penelitian diKantor Lapas Kelas IIB Tanjung Kabupaten Tabalong. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui 1) Disiplin Kerja Petugas Jaga Dalam Membina WBP, 2) Faktor – Faktor penghambat Disiplin Kerja Petugas Jaga Dalam Membina WBP. Penelitian mengunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan wawancara. dan Analisis secara deskriptif kualitatif dengan kriteria pengukuran berdasarkan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukan Disiplin Kerja Petugas Jaga Dalam WBP Pada Lapas Kelas IIB Tanjung Kabupaten Tabalong dikategorikan “Disiplin” (97%) dan Faktor penghambat disiplin kerja indikator Sering terlambatnya pegawai masuk kantor atau pulang lebih cepat dari jam yang sudah ditentukan, Menurunnya semangat dan gairah kerja, Berkembangnya rasa tidak puas dan saling melempar tanggungjawab, Penyelesaian pekerjaan yang lambat (karena pegawai lebih sering mengobrol) dari pada bekerja, Tidak terlaksananya supervise dan WASKAT (pengawasan yang melekat dari atasan) yang baik, Sering terjadinya konflik antar pegawai dan pimpinan organisasi merupakan 6 Faktor Penghambat Disiplin Kerja Petugas Jaga Dalam Membina WBP Pada Lapas Kelas IIB Tanjung Kabupaten Tabalong dalam menjalanan tugasnya dan hasil rekapitulasi yang sudah diolah dikategorikan “Menghambat” (86%). Kata kunci : Disiplin Kerja, Sumber Daya Manusia, Membina
EFEKTIVITAS WAJIB PAJAK DALAM PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DILIHAT DARI KEPATUHAN MASYARAKAT DI DESA MASINTAN KECAMATAN KELUA KABUPATEN TABALONG Mika Irianti; Ahmat Harahap
JAPB Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas Wajib Pajak Dalam Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Dilihat Dari Kepatuhan Masyarakat Di Desa Masintan Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong untuk meningkatkan dalam pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan terhadap masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Wajib Pajak Dalam Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Dilihat Dari Kepatuhan Masyarakat Di Desa Masintan Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 991 Wajib pajak. pengambilan Sampel diambil berdasarkan merujuk kepada Teknik Ukuran Sampel Krejcie dan Morgan., sampel yang digunakan berjumlah 300 Wajib Pajak. Sedangkan metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah : 1) Metode Kuesioner/Angket, 2) Dokumentasi. Analisis data yang digunakan ialah menggunakan Tabulasi dengan menggunakan frekuensi yang dikemukakan oleh Muhammad Ali (1985:184). Hasil penelitian tentang Efektivitas Wajib Pajak Dalam Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Dilihat Dari Kepatuhan Masyarakat Di Desa Masintan Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong. Dapat disimpulkan Tidak Efektif. Hal ini dilihat dari rekapitulasi dengan hasil 30%. Kata Kunci: Efektivitas, pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan, Kepatuhan Masyarakat
ANALISIS KOMPETENSI PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PETUGAS PADA KANTOR BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KABUPATEN TABALONG Nurhidayah Nurhidayah; Ahmat Harahap
JAPB Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : lppm.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor terpenting, karena tanpa adanya peran dari sumber daya manusia yang berkompeten, segala aktifitas dalam suatu instansi tidak akan dapat terlaksana secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Bagaimanakah Kompetensi Petugas Pemadam Kebakaran Pada Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan deskriptif kualitatif, metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner (angket) dengan teknik sampling jenuh sebanyak 30 responden. Analisis data menggunakan teknik analisis sederhana dengan persentasi (%) sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh Muhammad Ali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi petugas pemadam kebakaran pada Kantor BPBD Tabalong berdasarkan dari 3 indikator kompetensi adalah 55,55% termasuk dalam kategori “cukup berkompeten”, yang mana, petugas sudah dibekali pengetahuan tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) pemadaman kebakaran, hampir semua petugas sudah mahir dalam mengoperasikan sarana prasarana pemadaman kebakaran, dan petugas mempunyai tanggungjawab, integritas yang tinggi, sikap profesional serta kekompakkan dan solidaritas bekerja dalam tim, namun dalam pengaturan waktu tempuh kelokasi, masyarakat mengatakan kinerja mereka belum optimal atau dikatakan sering lambat datang kelokasi kebakaran. Untuk itu pada indikator keterampilan lebih di optimalkan lagi keterampilan petugasnya dalam mengatur waktu sehingga dapat memperoleh hasil kerja yang maksimal dan masyarakat merasa puas. Kata kunci: Kompetensi, Petugas Pemadam Kebakaran, Kinerja