Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Bimtek Harga Pokok Penjualan Produk Bank Sampah Berkah Abadi Limbungan Rumbai Pekanbaru Wardi, Jeni; Putri, Gusmarila Eka; Liviawati, Liviawati
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 5 No. 2 (2021): Penguatan Kompetensi, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat di Era New Normal
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v5i2.622

Abstract

Bank Sampah yang ada di Kelurahan Limbungan Kecamatan Rumbai Pesisir tepatnya di RW 09 yaitu Bank Sampah Berkah Abadi yang diketuai oleh Bapak Ibnu Hajar juga belum bisa menghitung harga pokok produk kerajinan tangan dari bahan sampah dan pupuk kompos yang telah dihasilkan oleh ibu-ibu pengurus bank sampah tersebut. Dalam hal ini, informasi tersebut kami dapatkan ketika kami melakukan pelatihan kemasan produk dan pemasaran online pada hari Sabtu Tanggal 19 September 2020 yang lalu bertempat di rumah ketua bank sampah berkah abadi. Ketika ibu-ibu peserta pelatihan di minta untuk memposting produk-produk mereka ke instagram dan marketplace facebook mereka kesulitan dalam memberi harga yang layak untuk produk tersebut, padahal harga sangat menentukan dalam hal penjualan barang termasuk bagaimana menghitung harga pokok yang layak supaya penjualan produk tersebut tidak menimbulkan kerugian. Untuk itu kami tim bank sampah LPPM UNILAK bermaksud ingin membantu pengelola bank sampah berkah abadi ini untuk menghitung harga pokok produk yang efektif sehingga usaha dan bisnis bank sampah bisa menghasilkan keuntungan yang layak melalui bimbingan teknis penghitungan harga pokok produk.Adapun solusi atas permasalahan mitra maka kami tim PKM LPPM UNILAK akan melakukan hal sebagai berikut: Tim akan memberikan bimbingan teknis tentang penghitungan harga pokok penjualan produk dengan menyiapkan narasumber yang memiliki kompetensi yang sesuai dalam hal ini dosen akuntansi. Tim akan melakukan simulasi dengan seluruh peserta untuk menentukan modal dan harga jual produk.
Daya Saing Produk Melalui Pelatihan Harga Pokok Produk Bank Sampah Raziq Damai Bersih Pekanbaru Wardi, Jeni; Putri, Gusmarila Eka; Liviawati, Liviawati
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 5 No. 3 (2021): Inovasi Pelatihan, Pemberdayaan, dan Adaptasi Masyarakat pada Masa Pandemi
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v5i3.682

Abstract

Kami telah melakukan kunjungan ke Bank Sampah Raziq Damai Bersih pada tanggal 5 Maret 2021 yang lalu yang mana bank sampah tersebut terletak di Kelurahan Lembah Damai Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Berdasarkan hasil wawancara kami dengan ketua bank sampah nya yaitu ibu Azniwati kami dapatkan informasi bahwa bank sampah ini berdiri belum sampai 1 tahun namun pengurus bank sampah sudah menerima masyarakat untuk menabung sampah. Hanya saja sampah tersebut belum di olah menjadi produk, untuk itu tim pkm fekon melakukan kolaborasi dengan LPPM dan mitra yaitu pengelola Bank Sampah Berkah Abadi yang memberikan pelatihan pengolahan sampah organic (menjadi pupuk kompos) dan pengolahan sampah anorganik (menjadi produk rumah tangga).Tim pkm Fekon memberikan pelatihan harga pokok produk untuk produk-produk yang akan dihasilkan oleh mereka nanti nya, sehingga pengelola Bank Sampah Raziq Damai Bersih mendapatkan ilmu yang komplit dari rangkaian kegiatan ini (keterampilan mengolah sampah menjadi produk bernilai jual, serta mendapatkan pengetahuan menghitung harga pokok produk tersebut). Harga sangat menentukan dalam hal penjualan barang termasuk bagaimana menghitung harga pokok yang layak supaya penjualan produk tersebut tidak menimbulkan kerugian. Untuk itu kami tim pkm apbf fekon unilak bermaksud ingin membantu pengelola bank sampah Raziq Damai Bersih untuk menghitung harga pokok produk yang efektif sehingga usaha dan bisnis bank sampah bisa menghasilkan keuntungan yang layak yaitu melalui pelatihan penghitungan harga pokok produk. Tim PKM APBF FEKON UNILAK menyiapkan narasumber yang memiliki kompetensi terkait pelatihan tersebut yaitu dosen akuntansi. Tim melakukan praktek dan simulasi dengan seluruh peserta agar pelatihan ini lebih efektif dan bermanfaat bagi pengurus bank sampah Raziq Damai Bersih. Hasil dari kegiatan pengabdian ini ditemukan bahwa pengelola Bank Sampah Raziq Damai Bersih pada awalnya memang belum memahami dengan baik cara menghitung harga pokok produk, namun ketika diberikan pengetahuan, pendampingan dan praktek penghitungan harga pokok (simulasi harga pokok produk yang dihasilkan pada saat kegiatan) akhirnya pengelola bank sampah ini mulai mengerti.
PENINGKATAN KREATIFITAS KELOMPOK REMAJA PUTRI DALAM MENGELOLA KAIN PERCA PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI ELSA COLLECTION KOTA PEKANBARU Wiyati, Rita; Maryanti, Sri; Putri, Gusmarila Eka
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 7 No. 1 (2023): Transformasi Digital, Penguatan Kapasitas, dan Akselerasi Pemberdayaan Masyarak
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v7i1.799

Abstract

Alat pelindung diri (masker) sangat dibutuhkan oleh masyarakat mengingat penyebaran covid 19 saat ini semakin bertambah. Dan pemerintah mewajibkan bagi siapun yang beraktivitas diluar rumah menjalankan 3M (menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai Masker). Dengan memakai masker sebagai pelindung diri maka kelompok remaja putri kelurahan labuhbaru timur terdorong untuk berkreasi membuat masker. Tujuan dari diadakannya pengabdian kepada masyarakat ini adalah diharapkan mitra dapat mengelola kain perca menajdi produk masker dan dapat mendiversifikasi produk menjadi produk masker dengan berbagai model. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan mengadakan pelatihan, penyuluhan tentang pentingnya pemanfaatan kain perca , membuka wawasan mitra untuk memanfaatkan adanya peluang usaha. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat pada Remaja Putri RT02 diKelurahan Labuhbaru Timur di masa PPKM masih belum optimal, hal ini ditunjukkan oleh kehadiran mitra hanya beberapa remaja putri saja. Dari pelaksanaan tersebut tim Pengabdian Kepada Masyarakat memberikan motivasi dan pelatihan membuat masker serta dompet dengan maksimal dan berdasarkan kuisioner pre test dan hasil post test ada peningkatan sekitar 20% tentang pemahaman remaja putri dalam mengikuti pelatihan memanfaatkan kain perca dikreasikan menjadi masker dan dompet.
Optimalisasi Organisasi dan Pengelolaan Bank Sampah Raziq Damai Bersih Pekanbaru Wardi, Jeni; Liviawati, Liviawati; Putri, Gusmarila Eka
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 6 No. 1 (2022): Penguatan Kapasitas Masyarakat melalui Inovasi Pelayanan, Pendidikan, dan Pembe
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v6i1.872

Abstract

Pada semester lalu kami TIM PKM UNILAK telah melakukan pelatihan kepada pengelola bank sampah Raziq Damai Bersih untuk menghitung harga pokok produk yang efektif sehingga usaha dan bisnis bank sampah bisa menghasilkan keuntungan yang layak yaitu melalui pelatihan penghitungan harga pokok produk. Bank Sampah Raziq Damai Bersih terletak di Kelurahan Lembah Damai Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Dan berdasarkan hasil diskusi kami pada pelatihan yang lalu masih terdapat permasalahan di Bank Sampah ini yaitu: Belum adanya bagan organisasi standart di Bank Sampah ini karena kepengurusan bank sampah yang dibentuk hanya sebagai syarat berdirinya Bank Sampah di lingkungan RT/RW dan Belum adanya Flowchart atau bagan alur yang menggambarkan pengelolaan Bank Sampah yang efektif dan efesien, sehingga Bank Sampah Raziq Damai Bersih ini masih belum berjalan optimal dan kurangnya motivasi dalam pengelolaan operasional sehari-hari Bank Sampah yang efektif dan efesien. Adapun solusi yang kami berikan atas masalah yang ada pada mitra adalah kami akan membuatkan bagan struktur organisasi agar pengelola dan pengurus Bank Sampah Riziq damai bersih dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai struktur organisasi yang ada, Tim juga akan membuatkan bagan flowchart siklus penerimaan sampah dari nasabah mulai dari awal sampai akhir yang bertujuan untuk efektif dan efesienya operasional Bank Sampah serta Tim akan melakukan diskusi/FGD dan pendampingan terkait optimalisasi struktur organisasi dan pengelolaan operasional Bank Sampah Riziq Damai Bersih yang efektif dan efesien. Hasil kegiatan pengabdian pada bank sampah Raziq Damai Bersih ini berjalan lancar dengan melakukan group discussion antara tim pkm dan pengelola bank sampah. Hasil group discussion tersebut menghasilkan rancangan struktur organisasi, flowchart operasional bank sampah, serta membantu pengelola merumuskan visi misi bank sampah Raziq Damai Bersih.
PEMANFAATAN KOMODITI UBI SEBAGAI ANEKA VARIAN MAKANAN DALAM USAHA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DIKELURAHAN RUMBAI BUKIT- KECAMATAN RUMBAI Liviawati, Liviawati; Putri, Gusmarila Eka; Wardi, Jeni
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 6 No. 3 (2022): Penguatan Kompetensi, Pendidikan, dan Pemberdayaan untuk Mendorong Kemandirian
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v6i3.1051

Abstract

Rumbai Bukit adalah desa binaan Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning dengan ditandai penanda tanganan MOU No. 025/FE/Ks/2022 tentang Kerjasama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Lurah Rumbai Bukit. Hasil penggalian potensi alam di Rumbai Bukit ditemukan informasi bahwa adanya potensi ubi kayu, pepaya, kelapa sawit, ikan patin, ikan lele, dll. Sedangkan potensi kreatifitas yang ditemukan adalah kerajinan piring lidi dari limbah sawit, pengolahan nugget patin, kerupuk ikan patin, hasil rajutan. Salah satu hasil komoditi pertanian yang cukup melimpah berupa tanaman ubi kayu yang selama ini hanya dijual murah kepada pengumpul. Padahal kemudian pengumpul mendapatkan untung yang cukup lumayan dengan menjualnya kembali kepada pedagang di pasar. Petani ubi kayu seharusnya bisa memangkas rantai distribusi tersebut dengan menjualnya langsung kepada pedangang di pasar atau dapat membuat produk olahan dari bahan ubi kayu sehingga akan mengangkat nilai jual dari ubi kayu olahan ini. Selama ini belum ada pengolahan lebih lanjut yang dilakukan petani ubi menjadi sebuah produk baru yang bernilai jual tinggi, sehingga harga ubi kayu yang rendah berdampak kepada penghasilan yang diterima mereka. Kemudian berdasarkan diskusi yang dilakukan ibu-ibu di Rumbai Bukit kebanyakan hanyalah ibu rumah tangga biasa. Ibu-ibu ini hanya mengandalkan suami sebagai tulang punggung untuk menopang perekomian keluarga.
MANAJEMEN PENGELOLAAN ZERO WASTE DI SMK MUDA PEKANBARU Wardi, Jeni; Liviawati, Liviawati; Putri, Gusmarila Eka
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 7 No. 1 (2023): Transformasi Digital, Penguatan Kapasitas, dan Akselerasi Pemberdayaan Masyarak
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v7i1.1264

Abstract

Budaya pengelolaan sampah harus diedukasi sejak dini dan di setiap lapisan masyarakat. Oleh karena itu, perlu gerakan dari berbagai elemen termasuk perguruan tinggi serta lembaga pendidikan lain dalam upaya penanggulangan sampah. Berdasarkan hal ini Kami tim pengabdian dosen FEB unilak berupaya untuk memberikan edukasi dan menumbuhkan budaya pengelolaan sampah melalui gerakan zero waste. Tempat pengabdian kami sebagai mitra dalam hal ini adalah SMK Muhamadiyah 2 Pekanbaru yang mempunyai Misi Menumbuh kembangkan budaya hidup hemat energi, cinta kebersihan, dan keindahan serta kelestarian lingkungan bagi seluruh warga sekolahnya. Berdasarkan rincian permasalahan yang dihadapi mitra, maka kami Tim PKM FEB unilak memberikan solusi melalui kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dengan cara Memberikan edukasi tentang penanganan sampah sejak dini melalui penyampaian materi oleh TIM PKM FEB unilak terkait gerakan zero waste, optimalisasi fasilitas yang ada di sekolah sebagai cikal bakal bank sampah yang sesuai dengan sifat dan jenis sampah dengan membuatkan bagan flowchart siklus penerimaan sampah dari siswa/nasabah mulai dari awal sampai akhir yang bertujuan untuk efektif dan efesiensi operasional Bank Sampah. Merealisasikan gerakan zero waste melalui kegiatan sosialisasi pembersihan, pemilahan, dan penanggulangan sampah sesuai prinsip 3R (reduce, reuse, dan recycle).